SEBELUM PETAKA MENERPA Ditulis oleh: Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafrudin hafizhahullah Teguh hati, istiqamah berada di jalan-Nya merupakan dambaan setiap insan beriman. Kekhawatiran tergelincir meniti jalan hidup ini, menyempal dari barisan orang-orang nan kukuh di atas tauhid, menjadikan diri tak berasa aman. Tumbuh ketakutan akan syirik atau nifak bercokol pada diri. Betapa tidak. Seorang nabi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Khalilu Ar-Rahman (kekasih Ar-Rahman) dan imam orang-orang yang hanif (lurus) di jalan-Nya, Ibrahim ‘alaihissalam pun tetap memohon kepada Rabbnya agar dijauhkan dari penyelewengan ...
Sebelum Petaka Menerpa
Prinsip dan Ciri-ciri Syi’ah dan Rafidhah
PRINSIP DAN CIRI-CIRI SYI’AH DAN RAFIDHAH Al Ustadz Muhammad Afifuddin as sidawy Dari sekelumit fakta sejarah kita dapat menyimpulkan adanya ciri khas pada syi’ah yang dari situ dapat diketahui bahwa seseorang memiliki paham Syi’ah atau Rafidhah. Di antaranya adalah: Lebih mengutamakan Ali bin Abi Thalib dalam hal keutamaan dari pada Utsman bin Affan. Ini adalah pemahaman syi’ah yang ringan, pelakunya tidak dihukumi sesat. Yang dihukumi sesat adalah yang mendahulukan Ali di atas Abu Bakar dan Umar dalam hal keutamaannya ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 2
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM – 2 Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah Muhammad Al-Imam berkata dalam Al-Ibanah hal. 83 (pada cetakan baru di hal. 96 –pent): رأي الجماعة من العلماء في الفتنة أكثر صوابا من رأي العالم الواحد. “Pendapat sekelompok ulama dalam masa fitnah lebih banyak benarnya dibandingkan pendapat seorang ulama saja.” Saya katakan: Ini tidak bersifat mutlak, jadi terkadang seorang ulama lebih dekat kepada kebenaran dibandingkan sekelompok besar ulama. Dan hendaknya kita menjadikan teladan ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 1
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah Saya menjumpai kesalahan-kesalahan dan celah-celah pada kitab Al-Ibanah tulisan Muhammad Al-Imam, sementara manusia banyak yang berdalil dengan apa yang dipaparkan oleh penulis dalam kitabnya tersebut, terlebih lagi ketika menghadapi perselisihan. Maka saya ingin menjelaskan issinya. Dan saya memulai menjelaskan kritikan-kritikan padanya maka saya ingin menyebutkan dua perkara, maka saya katakan dan hanya Allah saja yang memberi taufiq: Pertama: Sesungguhnya kitab tersebut telah membuat senang sebagian ...
Bolehkah Tempat Usaha Yang Padanya Terjadi Campur Baur Antara Pria dan Wanita
BOLEHKAH TEMPAT USAHA YANG PADANYA TERJADI CAMPUR BAUR ANTARA PRIA DAN WANITA Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah Pertanyaan: Semoga Allah memberkahi Anda wahai syaikh kami, pertanyaan ke-15: Di tempat kami di negeri timur Asia terdapat rumah-rumah makan yang kebiasaannya para pengunjungnya dari kalangan pria dan wanita sehingga seringnya terjadi ikhtilath dan sebagian kemungkaran. Maka apakah pemilik rumah-rumah makan tersebut berdosa atasnya dan apakah hal itu teranggap saling membantu dalam dosa dan permusuhan? Jawaban: Jika dia benar-benar seorang muslim ...
Sekte-sekte Syi’ah
SEKTE – SEKTE SYI’AH Ditulis oleh: Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy Syi’ah secara global terbagi menjadi beberapa sekte: Al-Kaisaniyah Pengikut Mukhtar bin Abi Ubaid Ats-Tsaqafiy disebut ‘Kaisaniyah’ karena Mukhtar juga dikenal dengan nama “Kaisan”, ada yang menyebut bahwa dia mengadopsi pemahamannya dari seorang budak milik Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu yang bernama “Kaisan”. Awalnya mereka muncul untuk menuntut balas atas terbunuhnya Al-Husein bin Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, namun pada akhirnya mereka juga terpecah menjadi ragam sekte, ...
Benarkah Tidak Perlu Memperbanyak Membaca Kitab-kitab Manhaj
BENARKAH TIDAK PERLU MEMPERBANYAK MEMBACA KITAB-KITAB MANHAJ Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah Muhammad Al-Imam ditanya pada tanggal 2 Rabi’ Tsany 1434 H ditanya dalam audio yang terekam: Bagaimana seorang penuntut ilmu menkompromikan antara membaca matan-matan ilmiyah dan syarah-syarahnya dengan membaca kitab-kitab manhaj seperti kitab-kitab Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah dan kitab-kitab Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah serta ulama Ahlus Sunnah yang lainnya? Maka Muhammad Al-Imam menjawab dengan mengatakan: إذا أنت تطلب العلم على يد عالم، فخذ بالتوجيهات في التدرج في طلب العلم، ...
Kajian Salafiyyah Indonesia Sabtu-Ahad 20-21 Shafar 1436H
Berikut ini link kajian bersama Asatidzah Salafiyyah, yang di adakan di beberapa tempat di indonesia 1. Purwokerto * Al Ustadz Muhammad bin Umar as Seweed hafizhahullah 1. Sesi Satu “Al Istiadzah Kepada Selain Alloh Termasuk Kesyirikan” Download di Sini 2. Sesi Dua Sesi Tanya Jawab Download di Sini 3. Pembukaan Bayan Rujuk Ustadz Saifuddin Al Ustadz MuhammadRijal, Lc Download di Sini 4. Bayan Rujuk Ust Saifuddin Al Ustadz Saifuddin Zuhril, Lc Download di Sini 5. Tanggapa Bayan Rujuk Ust Saifuddin_Oleh Al Ustadz Muhammad ‘Umar As- Sewed Download ...
Kisah Tobatnya Seorang Ayah
KISAH TOBATNYA SEORANG AYAH Ditulis oleh: Al Ustadz Abdul Mu’thi Sutarman Lc Lelaki ini tinggal di kota Riyadh (ibukota Arab Saudi), hidupnya amburadul dan tidak mengenal Allah kecuali hanya sedikit. Sejak beberapa tahun yang lalu ia tidak pernah masuk masjid dan tidak pernah sujud kepada Allah sama sekali. Akan tetapi Allah berkehendak lain akan bertobat melalui putrinya yang masih kecil. Lelaki itu menceritakan dirinya: dahulu aku biasa begadang sampai waktu shubuh dengan teman-teman yang jelek dalam perkara yang sia-sia ...
Sejarah Syi’ah
SEJARAH SYI’AH Ditulis oleh: Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy Asal kata شِيْعَةٌ diambil dari kata مُشَايَعَة yang berarti مُتَابَعَة dan مُطَاوَعَة (mengikuti dan mentaati), bentuk jama’ahnya adalah شيع (An-Nihayah, karya Ibnu Atsir (2/244). Kata شِيْعَةْ hanya digunakan untuk pengikut dan pembela seseorang, dikatakan فُلَانمِنْشِيْعَةُفُلَان “Fulan termasuk syi’ahnya fulan”, artinya termasuk orang yang mengikutinya. Az-Zabidiy menjelaskan, ”Setiap kaum yang berkumpul di atas suatu perkara adalah syi’ah, setiap orang yang membela seseorang yang lain dan menjadi hizbnya (golongannya) disebut sebagai syi’ahnya . . ...


