BOLEHKAH MENGUMPULKAN KESALAHAN SEORANG DAI UNTUK MEMBANTAHNYA Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Apa yang dilakukan oleh salah seorang penuntut ilmu berupa mencari-cari kesalahan sebagian dai, mengumpulkannya, dan mengeluarkannya dalam kaset dengan mengkhususkan setiap dai dalam sebuah kaset yang menyebutkan kesalahan-kesalahannya dan kekeliruan-kekeliruannya, apakah ini semua termasuk manhaj yang benar? Jawaban: Jika hal itu tujuannya adalah untuk menjelaskan kebenaran dan menjelaskan kesalahan, maka ini merupakan perkara yang baik, ini termasuk bagian dari mendakwahkan agama Allah, yaitu dengan kita menjelaskan kesalahan-kesalahan ...
Bolehkah Mengumpulkan Kesalahan Seorang Dai Untuk Membantahnya
Nasehat Buat Muhammad Al-Imam
NASEHAT BUAT MUHAMMAD AL-IMAM Asy-Syaikh Abul Abbas Yasin bin Ali Al-Adny hafizhahullah بسم الله الرحمن الرحيم والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن والاه. Berangkat dari sabda Rasulullah shallallahu alaihi was sallam: “Agama adalah nasehat.” Maka berikut ini tiga nasehat yang kami tujukan kepada Muhammad bin Abdillah Al-Imam. Kami berharap kepada Allah agar nasehat ini diterima. Nasehat pertama: Ketahuilah bahwa dosa-dosa merupakan tirai yang menghalangi seorang hamba dari Allah Ta’ala, dan meninggalkan semua yang menjauhkan ...
Kajian Salafiyah Indonesia Sabtu-Ahad 28-29 Shafar 1436H
Berikut Rekaman Kajian Ilmiyah yang di adakan di beberapa Tempat di Indonesia 1. Tangerang *Al Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’abduh hafizhahullah Rabu, 25 Shafar 1436H – 17/12/2014M Mushala Al Abrar Perum Tigaraksa Tangerang 1. Istiqamah di Atas Manhaj Salaf Download di Sini ************************************************** 2. Karawang * Al Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’abduh hafizhahullah Kamis, 26 Shafar 1436H – 18/12/2014M Ma’had Tamaamul Minnah, Klari – Kerawang 1. Sesi Satu Ikhlaskan Niat Download di Sini 2. Sesi Dua Ikhlaskan Niat Download di ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 6
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM ~ 6 Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah Muhammad Al-Imam berkata dalam Al-Ibanah hal. 168 (pada cetakan baru di hal. 187 –pent): ومرادنا من هذا البيان والإيضاح أن يعلم أن الإمام من المجرحين لا يقطع بجرحه في حق أي شخص من الأشخاص إلا أن يظهر منه ما لا يدفع، وأن يصير الجرح غير معارض من قبل أهل العلم. “Maksud kami dari penjelasan dan penerangan ini adalah agar diketahui bahwa seorang imam ...
Bantahan Terhadap Pihak Yang Menyamakan Antara: Watsiqoh Muhammad Al Imam dengan Fitnah Pemaksaan Keyakinan Bahwa Al-Qur’an Adalah Makhluq
BANTAHAN TERHADAP PIHAK YANG MENYAMAKAN antara: WATSIQAH MUHAMMAD AL-IMAM, dengan FITNAH PEMAKSAAN KEYAKINAN BAHWA AL-QUR’AN ADALAH MAKHLUQ (pada masa al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah) Asy-Syaikh Abul Abbas Yasin bin Ali Al-Adny hafizhahullah بسم الله الرحمن الرحيم، والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن والاه. أما بعد: Telah muncul kekacauan yang aneh, perkara yang membingungkan, dan kerancuan yang mengherankan dari sebagian orang –semoga Allah memberikan taufiq kepada kita dan mereka– yaitu berkaitan dengan “Watsiqah” (Surat Perjanjian Damai) yang ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 5
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM ~ 5 Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah 11. Muhammad Al-Imam berkata dalam Al-Ibanah hal. 160 (pada cetakan baru di hal. 178 –pent): الفرق بين الغيرة على الحق وبين العدوان على العلماء والفضلاء. “Perbedaan antara kecemburuan dalam rangka membela kebenaran dengan permusuhan terhadap para ulama yang mulia.” Saya katakan: Penulis tidak menyebutkan kepada kita apa perbedaan dari dua perkara tersebut. perbedaan antara dua perkara tersebut adalah bahwasanya mengkritik berbagai kesalahan dan ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 4
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM ~ 4 Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah 8. Muhammad Al-Imam berkata dalam Al-Ibanah hal. 131 (pada cetakan baru di hal. 148 –pent): ليحذر طلاب العلم -الذين يقفزون إلى مرتقى صعب وهو النقد والرد- من التساهل في توثيق المعلومات، وعليهم إيرادها بنصها وذكر مصدرها. “Hendaklah para penuntut ilmu –yang mendaki jalan terjal yaitu kritikan dan bantahan– hendaknya berhati-hati dari sikap bermudah-mudahan dalam memastikan kevalidan data-data yang dijadikan sebagai bukti, dan hendaknya ...
Membungkus Keharaman, Membenarkan Kebatilan
MEMBUNGKUS KEHARAMAN, MEMBENARKAN KEBATILAN Ditulis oleh: Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak Seorang muslim jangan pernah merasa aman dari penyimpangan dalam hidupnya. Seorang muslim harus senantiasa introspeksi diri serta menimbang setiap amal dan perbuatannya dengan syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jangan sampai dia teperdaya serta terlena dengan makar dan tipu daya Iblis la’natullah ‘alaih. Iblis adalah makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang terlaknat dan terkutuk. Permusuhannya kepada bani Adam sangatlah besar. Sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk menjadikan Iblis sebagai musuh disertai minta ...
Kritikan Ilmiyah Terhadap Kitab Al-Ibanah Karya Muhammad Al Imam ~ Bagian 3
KRITIKAN ILMIYAH TERHADAP KITAB AL-IBANAH KARYA MUHAMMAD AL-IMAM – 3 Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah 5. Muhammad Al-Imam berkata dalam Al-Ibanah hal. 115 (pada cetakan baru di hal. 131 –pent): قاعدة: كثرة محاسن العالم مانعة من القدح فيه. “Kaedah: Banyaknya kebaikan seorang ulama menghalangi untuk mencelanya.” Dia juga berkata dalam Al-Ibanah hal. 126 (pada cetakan baru di hal. 143 –pent): العبرة بطريقة أهل الاستقامة لا بهفواتهم وزلاتهم. “Yang menjadi tolak ukur adalah dengan jalan yang ditempuh oleh orang-orang ...
Memaafkan Kesalahan dan Mengubur Dendam
MEMAAFKAN KESALAHAN DAN MENGUBUR DENDAM Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc. Waktu terus berputar dan beragam peristiwa ikut mengiringi derap langkah kehidupan manusia. Adalah kenyataan bahwa problematika hidup bermasyarakat sangatlah kompleks. Yang demikian itu karena masyarakat berikut seluruh lapisannya memiliki karakter dan kepribadian yang tidak sama. Demikian pula tingkat pemahaman tentang agama dan kesiapan untuk menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari pun sangat beragam. Oleh sebab itu, masing-masing individu hendaknya memiliki kesiapan jiwa yang bisa menjadi bekal menghadapi keadaan apapun dengan ...


