Kematian adalah Kepastian, Apa Yang Sudah Engkau Siapkan?

KEMATIAN ADALAH KEPASTIAN, APA YANG SUDAH ENGKAU SIAPKAN? Ditulis oleh: Al-Ustadz Abul Abbas Muhammad Ihsan hafizhahullah Kematian adalah sebuah ketetapan. Jika telah datang waktunya, tak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya? Tanda-tanda keagungan dan kebesaran Allah Subhanahu wata’ala tidak terhitung jumlah dan macamnya. Semuanya bisa dikelompokkan menjadi dua bagian, ayat-ayat syar’iyah yang terdapat dalam kitab-kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wasallam, serta ayat-ayat kauniyah yang ada pada makhluk-Nya. Tidaklah Allah Subhanahu wata’ala menunjukkan keagungan dan ...

Tempat Terpencil Bukan Alasan Untuk Tak Berbuat

TEMPAT TERPENCIL BUKAN ALASAN UNTUK TAK BERBUAT *Tim Reportase Majalah Qudwah Saat itu menjelang larut malam. Situasi di Pondok Pesantren Riyadhul Jannah, Bojong, Klapanunggal Bogor dalam Keadaan tegang. Situasi benar-benar darurat. Kaca jendela rumah Pak Maman pecah di lempar masa. Rumah milik kakak kandung Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak yang terletak berdampingan dengan Pondok Pesantren Riyadhul Jannah ini telah menjadi sasaran amuk masa. Beruntung, aparat keamanana dari Polsek Klapanunggal, Bogor dan dua personil anggota Brimob cepat bergerak. Amuk masa yang nyaris ...

Perkara yang Bermanfaat Bagi Seorang yang Telah Mati

PERKARA YANG BERMANFAAT BAGI SEORANG YANG TELAH MATI Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak hafizhahullah Kematian adalah satu perkara yang pasti akan menjemput manusia. Tak seorang pun dapat mengelak darinya. Walau di mana pun, pasti maut menjemputnya. Ketika tiba saatnya malakul maut menjemput, tak ada seorang pun yang bisa menangguhkannya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman: “Setiap jiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. ...

Benarkah Jarh Wa Ta’dil Merupakan Pintu Yang Buruk Bagi Para Penuntut Ilmu

BENARKAH JARH WA TA’DIL MERUPAKAN PINTU YANG BURUK BAGI PARA PENUNTUT ILMU Asy-Syaikh Abu Ammar Ali Al-Hudzaify hafizhahullah *** Muhammad Al-Imam mengatakan: “Wahai segenap ikhwah, yang dituntut dari kita adalah hendaknya kita mewaspadai diri kita, pada hari-hari kita ini telah dibuka sebuah pintu keburukan, apakah pintu tersebut?! Sebuah pintu keburukan yaitu masalah jarh wa ta’dil bagi para penuntut ilmu, masalah jarh wa ta’dil bagi para penuntut ilmu. Para penuntut ilmu butuh untuk menutup pintu ini, pintu jarh wa ta’dil ...

Kisah Dialog Imam Yahya bin Yusuf az Zimmi Dengan Syaithan‏

KISAH DIALOG IMAM YAHYA BIN YUSUF AZ ZIMMI DENGAN SYAITHAN قال الشيخ ربيع: طيب بعض الدعاة يقول لك; هو ما يؤمن بهذا! مثلا ما يقول بوحدة الوجود.. طيب.. ما يعتقد بوحدة الوجود.. طيب.. ما يعتقدها يجوز ولكن يدعو اليها! هو شيطان، هو شيطان- بارك الله فيك-, هو أخبث من هؤلاء الذين يقعون في بدعته، عرفتم؟ Berkata syaikh Rabi’: “Thoyyib, sebagian da’i berkata kepadamu; Dia (yakni tokoh ahli bid’ah) tidak mempercayai ini (yakni kebidahannya). Misalnya, dia tidak mengatakan wihdatul wujud ...

Hukum Melakukan Safar Pada Hari Jum’at

HUKUM MELAKUKAN SAFAR PADA HARI JUM’AT Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah Pertanyaan:  Fadhilatusy Syaikh, apa hukum melakukan safar sebelum shalat jum’at? Jawaban: Safar pada hari jum’at apabila setelah adzan kedua, maka ini tidak boleh. Berdasarkan firman Allah ta’ala: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ) “Wahai orang-orang yang beriman apabila diseru untuk melakukan shalat jum’at, maka bersegeralah untuk mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (Al Jumu’ah : 9). ...

Silsilah Kesalahan-Kesalahan Dalam Thaharah (Bersuci) ~ Bagian 1

SILSILAH KESALAHAN-KESALAHAN DALAM THAHARAH (BERSUCI) Asy Syaikh Shalih bin Abdil Aziz alu Syaikh hafidzahumallahu Kesalahan Pertama: MELAFADZKAN NIAT TATKALA MEMULAI BERWUDHU Ini tidak boleh, dikarenakan niat tempatnya dalam hati. Adapun melafadzkannya, maka ini tidak dilakukan oleh Nabi kita, teladan kita shalallahu ‘alaihi wassalam. Niat yang sesuai syar’i: Yaitu niatan dalam hati seorang yang akan berwudhu “bahwa ini wudhu untuk shalat atau niat wudhu untuk membaca mushaf atau yang semisalnya. Maka ini yang dikatakan niat. Maka niat adalah maksud (keinginan) hati untuk melakukan suatu ...

Kisah Muallaf Suku Terasing Lauje

KISAH MUALLAF LAUJE Bismillahirrahmaanirrahiim. Tak terasa, perjalanan dakwah suku Lauje sudah masuk bulan ke sebelas. Kendala dan rintangan silih berganti menghadang Dakwah terhadap muallaf Lauje. Hanya karena pertolongan Allah semata dakwah ini masih bisa berlanjut hingga sekarang. Walaupun di sana-sini masih banyak kekurangan yang butuh pembenahan. PEMBANGUNAN MASJID SELESAI Pada akhir bulan Sya’ban 1435 lalu, pembangunan masjid muallaf telah berhasil diselesaikan. Segala pujian kesempurnaan tertuju kepada Al-Khaliq, yang hanya karena pertolongan-Nya masjid bisa selesai terbangun. Masjid dengan ukuran 8×8 ...

Syubhat yang Ditebar dan Bantahan Atasnya

SYUBHAT YANG DITEBAR dan BANTAHAN ATASNYA Terkait tuduhan terhadap asy-Syaikh Hani bin Braik hafizhahullah Pertanyaan: “Benarkah asy-Syaikh punya hubungan dengan “AL- JUM’IYYAH AL-KHAIRIYYAH LI TAHFIZH AL-QUR’AN AL-KARIM” di Propinsi Syaurah (Kerajaan Saudi ‘Arabia)? Jawaban asy-Syaikh Hani: “Wahai saudaraku, aku tidak berada di Jum’iyyah tersebut, bukan pula pegawai di situ. Ini adalah DUSTA dan KEBOHONGAN. Cukup ini untuk menjatuhkannya (tuduhan tersebut). Aku adalah imam di sebuah masjid yang berada di bawah Kementrian Wakaf. Sedangkan Jum’iyyah tersebut juga berstatus negeri di ...

Saat Cinta Bersemi di Hati

SAAT CINTA BERSEMI DI HATI Ditulis oleh: Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin Ibnu Qayyim al-Jauziyah Rahimahullah berkata, “Cinta adalah kepergian hati mencari yang dicinta, seraya lisannya terus-menerus menyebut yang dicinta. Adapun lisan senantiasa menyebut yang dicinta, tak ragu lagi karena dirinya tengah dirundung cinta yang teramat sangat, maka ia akan banyak menyebutnya.” (Madariju as-Salikin, 3/15) Cinta yang merasuk ke dalam diri akan mendorong seseorang berkiprah. Melangkah mencari yang dicinta. Berupaya untuk senantiasa memenuhi apa yang diinginkan oleh cintanya. Berusaha agar selalu menuai ...

© 1447 / 2026 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.