MENGAMBIL KEMBALI HADIAH YANG SUDAH DI BERIKAN PADA ORANG LAIN

BOLEHKAH MENGAMBIL KEMBALI HADIAH YANG SUDAH DI BERIKAN PADA ORANG LAIN Asy Syaikh Muhammad bin Hadi al Madkhali حفظه الله Pertanyaan: Ada seseorang yang memberikan hadiah kepada seseorang, yang ternyata setelah dia teliti orang tersebut ahli bid’ah. Apakah boleh dia meminta kembali hadiah tersebut? Jawaban: Tidak boleh! “Seseorang yang menarik kembali pemberiannya bagaikan seekor anjing yang muntah kemudian memakan kembali muntahnya”. Dan jangan sampai kita mendapatkan pemisalan jelek ini. Sekarang mungkin kamu memberinya hadiah, tetapi besok kamu mentahzir dia. ...

Kisah Dialog Antara Istri Seorang Ahli Bid’ah Sesat Jahm bin Shofwan Dan Istri Ahli Hadits Al Makki bin Ibrahim

KISAH DIALOG ANTARA ISTRI SEORANG AHLI BID’AH SESAT JAHM BIN SHOFWAN DAN ISTRI AHLI HADITS AL MAKKI BIN IBRAHIM (GURU AL IMAM BUKHARI) Asy Syaikh Muhammad bin Hadi al Madkhali حفظه الله Dan sungguh istri Jahm bin Sofwan juga berada di atas madzab suaminya yang sesat. Ketika itu, dia masuk menemui istri dari seorang ahli hadits, al Hafidz al Makki bin Ibrohim, yang juga merupakan guru imam al Bukhori. Lalu istri Jahm berkata kepada istri al Makki: “Sungguh kamu ...

Hukum Merendahkan Seorang Wanita Yang Tidak Menyempurnakan Program Belajarnya

HUKUM MERENDAHKAN SEORANG WANITA YANG TIDAK MENYEMPURNAKAN PROGRAM BELAJARNYA Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله Pertanyaan: Apakah boleh sebuah masyarakat memandang remeh seorang Wanita yang tidak meyempurnakan program belajarnya? Jawaban: Tidak, tidak boleh. Perbuatan ini (merendahkan si wanita) tidak dibenarkan. Jika sang Wanita seorang yang bertakwa maka tidak pantas untuk merendahkannya. Dikarenakan bisa saja program pembelajaran tersebut terasa mudah atau bahkan terasa sulit baginya. Tidak semua orang mampu untuk menyelesaikan program pembelajaran. Akan tetapi wanita ...

Wajib Mentahdzir Dengan Menyebut Nama

WAJIB MENTAHDZIR DENGAN MENYEBUT NAMA Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin رحمه الله‎ Pertanyaan: Asy-Syaikh yang mulia, seseorang terjatuh ke dalam berbagai kubangan bid’ah yang beragam di dalam buku-buku dan berbagai ucapannya. Maka apakah dipersyaratkan hujjah itu tegak atasnya untuk menyebutkan nama orang ini atau selainnya sebagai mubtadi’? Jawaban: Apabila orang ini ada dan manusia mengambil ilmu darinya sedangkan ia menyeru kepada bid’ahnya, maka sebuah keharusan untuk menyebutkan namanya. Jika tidak demikian, maka tidak ada perlunya menyebutkan nama. ...

Mentahdzir Dengan Menyebut Nama

MENTAHDZIR DENGAN MENYEBUT NAMA Apabila mubtadi’ adalah seorang yang menyeru kepada bid’ahnya dalam keadaan orang-orang mengambil ilmu darinya dan ia menyeret para pemuda ke dalam kubang penyimpangan, maka yang wajib ialah memperingatkan (mentahdzir) umat darinya dengan menyebutkan namanya. Asy-Syaikh Rabi’ حفظه الله ditanya di dalam Syarh Ushulus Sunnah: Apakah boleh kami para penuntut ilmu diam dari mubtadi’ dan hanya mendidik para pelajar dan pemuda di atas manhaj salaf tanpa menyebutkan mubtadi’ dengan nama-nama mereka? Jawaban: Demi Allah, sudah seharusnya ...

Kelemahan Hadits Malam Nisfu Sya’ban

KELEMAHAN HADITS MALAM NISFU SYA’BAN Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i رحمه الله Pertanyaan: Ada yang bertanya tentang kedudukan hadits : “Barang siapa yang menghidupkan malam idhul Fitri dan idhul Adha, dan juga (menghidupkan) malam nisfu Sya’ban, maka Allah akan menghidupkan hatinya pada hari ketika hati-hati menjadi mati? Jawaban: Hadits ini tidak benar penyandarannya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. [Kaset rekaman pertanyaan-pertanyaan umum yang beragam] Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=1875 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy ********************************* ضعف حديث عن ليلة ...

Mentahdzir Bid’ah dan Ahli Bid’ah Tanpa Menyebut Nama

MENTAHDZIR BID’AH DAN AHLI BID’AH TANPA MENYEBUT NAMA Asy Syaikh Ahmad bin Yahya an Najmy رحمه الله Pertanyaan: Apa pendapat Anda tentang seseorang yang mentahdzir dari bid’ah dan Ahli bid’ah secara global saja tanpa menyebutkan nama-nama (Ahli bid’ah tersebut)? Jawaban: Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika terjadi sesuatu (yang mungkar) maka Beliau mengatakan : “Mengapa sekelompok orang melakukan demikian”. Perkara ini benar ! Akan tetapi, apakah hadits ini bisa kita terapkan terhadap para tokoh-tokoh kesesatan yang mengajak manusia kepada ...

Shalat Jum’at Bagi Musafir

SHALAT JUM’AT BAGI MUSAFIR Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله Pertanyaan: Penanya mengatakan: Apabila ada sebagian musafir menegakkan shalat jama’ah Jum’at sedang mereka masih berada di jalan. Apakah sah shalatnya? Dan bila tidak sah, apakah mereka harus mengulanginya dengan menunaikan shalat Zhuhur? Jawaban: Pertama: Musafir itu tidak dikenai kewajiban shalat Jum’at. Dan yang tampak bagi saya bahwa shalat para musafir tersebut ditunaikan sendirian (hanya diantara mereka saja). Mereka memperhatikan sendirian, shalat jum’at tersebut sebagai pengganti Zhuhur ...

Hukum Mengambil Upah Bagi Pembekam

HUKUM MENGAMBIL UPAH BAGI PEMBEKAM Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله Pertanyaan: Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan wahai Syaikh kami. ini adalah pertanyaan kelima belas dan terakhir; Seorang wanita dari Tunisia bertanya: Saya biasa membekam sebagian Akhwat dan saya meminta bayaran sebagai ganti pembelian alat-alat yang terpakai. Apakah hukum perbuatan ini? Jawaban: Yang pertama: Wahai anakku dari tunisia, sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu pernah berbekam, dan memberi upah kepada tukang bekam tersebut. Yang kedua: ...

Bolehkah Seorang Dokter Mengambil Hadiah Dari Pasiennya

BOLEHKAH SEORANG DOKTER MENGAMBIL HADIAH DARI PASIENNYA Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله Pertanyaan: Semoga Allah memberkahi anda wahai Syaikh kami, penanya mengatakan: Saya seorang dokter di sebuah rumah sakit negara. Dan sebagian pasien memberiku hadiah-hadiah setelah kesembuhannya. Apakah boleh saya mengambil hadiah tersebut dan apa yang harus saya lakukan terhadap hadiah-hadiah yang telah diberikan kepada saya dahulu bila memang hal itu tidak diperbolehkan sedangkan saya bingung untuk mengembalikannya? Jawaban: Hadiah yang kamu ambil sebelumnya maka ...

© 1447 / 2026 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.