APAKAH HAJR TERHADAP SESEORANG HANYA KETIKA DIA SEDANG BERMAKSIAT SAJA

APAKAH HAJR TERHADAP SESEORANG HANYA KETIKA DIA SEDANG BERMAKSIAT SAJA Pertanyaan Keenam Asy-Syaikh Ahmad bin Umar Bazmul hafizhahullah Penanya: Apakah hajr (menjauhi, mendiamkan dan memutus hubungan –pent) terhadap seseorang terkadang dilakukan hanya ketika dia sedang melakukan kemaksiatan saja dan tidak terus-menerus? Asy-Syaikh: Hajr atau pengingkaran dengan hati terkadang dilakukan setelah pengingkaran dengan perkataan, kemudian jika pelaku maksiat tersebut tidak menggubrisnya maka tetap diingkari dengan hati. Jika pelaku maksiat tersebut terus-menerus melakukan kemungkaran maka wajib atas orang yang mengingkarinya untuk ...

© 1442 / 2020 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.
Enable Notifications    OK No thanks