Senang Apabila Saudaranya Mendapatkan Kebaikan

SENANG APABILA SAUDARANYA MENDAPATKAN KEBAIKAN Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. no 13 Bukhari dan Muslim no 45 Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah menjelaskan, وحديث أنس الذي نتكلم الآن فيه يدل على أن المؤمن يسره ما يسر أخاه المؤمن، ويريد لأخيه المؤمن ...

Bahaya Bid’ah

BAHAYA BID’AH Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata, والرسول -عليه الصلاة والسلام- كان يخطب ومن أمامه ليس فيهم أي مبتدع ففي كل خطبه أو جله يقول : ((أما بعد، فإن خير الكلام كلام الله وخير الهدي هدي محمد صلى الله عليه وسلم وشر الأمور محدثاتها Dahulu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah dalam keadaan tidak ada seorang pun ahli bid’ah di hadapan beliau. Namun, pada setiap khutbah beliau atau mayoritasnya, beliau bersabda, “Amma ba’du, sesungguhnya sebaik-baik kalam adalah Kalamullah, ...

Haramnya Menggunjing Kesalahan Pemerintah Dan Bahayanya

HARAMNYA MENGGUNJING KESALAHAN PEMERINTAH DAN BAHAYANYA!! Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, إذا اغتبت الأمير أو الوزير أو الملك معناها أنك تشحن قلوب الرعية على ولاتهم، هذا سبب لنشر الفوضى بين الناس وتمزقهم، واليوم يكون رميا بالكلام، وغدًا يكون رميا بالسهام “Jika engkau menggunjing pemimpin, atau menteri, atau raja; artinya engkau membangkitkan kemarahan hati rakyat terhadap pemerintah mereka. Hal ini akan menyebabkan tersebarnya kekacauan di tengah masyarakat dan memecah belah mereka. Boleh jadi hari ini serangan dilakukan dengan ...

Permisalan Allah Untuk Hari Kiamat

PERMISALAN ALLAH UNTUK HARI KIAMAT Al-Hasan rahimahullah berkata, “Allah mempermisalkan sebuah permisalan, dan sangat sedikit manusia yang mengambil manfaat dan memahaminya. Allah berfirman, أَيَوَدُّ أَحَدُكُمۡ أَن تَكُونَ لَهُۥ جَنَّةٌ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعۡنَابٍ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ لَهُۥ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَأَصَابَهُ ٱلۡكِبَرُ وَلَهُۥ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَآءُ فَأَصَابَهَآ إِعۡصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَٱحۡتَرَقَتۡۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَتَفَكَّرُونَ ‘Adakah salah seorang di antara kalian yang ingin memiliki kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, di sana dia memiliki ...

Hikmah Di Balik Penyebutan Kenikmatan & Azab Akhirat

HIKMAH DI BALIK PENYEBUTAN KENIKMATAN & AZAB AKHIRAT Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, أن عذاب الآخرة أعظم من عذاب الدنيا، كما أن نعيم الآخرة أكمل من نعيم الدنيا Azab akhirat lebih berat daripada azab dunia, sebagaimana kenikmatan akhirat juga lebih sempurna daripada kenikmatan dunia. ولكن الله سبحانه وتعالى يري عباده نموذجا من هذا، ومن هذا، لأنه لا يستقيم فهم الوعيد، ولا فهم الوعد، إلا بمشاهدة نموذج من ذلك Akan tetapi, Allah subhanahu wa ta’ala memperlihatkan beberapa contoh tentang ...

Yang Terhalang Dari Keberkahan Ilmu

YANG TERHALANGI DARI KEBERKAHAN ILMU Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: “ما من إنسان في الغالب أعطي الجدل إلا حرم بركة العلم ؛ لأن غالب من أوتي الجدل يريد بذلك نصرة قوله فقط. وبذلك يحرم بركة العلم Tidak ada orang yang suka perdebatan–pada umumnya–kecuali terhalangi dari berkahnya ilmu. Sebab, mayoritas orang yang suka debat hanyalah ingin membela pendapatnya. Oleh karena itu, dia terhalangi dari berkahnya ilmu. أما من أراد الحق ؛ فإن الحق سهل قريب ، لا يحتاج إلى ...

Tidak Meremehkan Kebaikan Walau Sekedar Menampakan Wajah Nan Berseri

TIDAK MEREMEHKAN KEBAIKAN WALAU SEKADAR MENAMPAKKAN WAJAH NAN BERSERI Sahabat yang mulia, Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu menyebutkan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan pesan kepadaku, لا تحقرن من المعرف شيئا ولو أن تلقى أخاك بوجه طليق “Jangan meremehkan satu pun perbuatan yang ma’ruf (baik), walau sekadar menampakkan wajah nan berseri saat bertemu saudaramu.” (HR. Muslim, no. 2626) Menurut Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah (seorang ulama terkemuka Saudi Arabia yang telah wafat beberapa tahun silam), bahwa yang dimaksud ...

Merasa Cukup dengan Pemberian Allah

Merasa Cukup dengan Pemberian Allah subhanahu wa ta’ala Menurut agama, orang yang kaya bukan yang melimpah hartanya. Orang yang kaya adalah yang hatinya merasa cukup dengan pemberian Allah subhanahu wa ta’ala (qana’ah). Orang yang hatinya selalu rakus dengan dunia tidak akan pernah merasakan kebahagiaan. Ia selalu melihat kepada orang yang lebih tinggi darinya dalam urusan dunia. Akhirnya, ia meremehkan nikmat Allah subhanahu wa ta’ala. Dalam kalbunya tumbuh rasa hasad dan iri terhadap orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ...

Bersemangat Untuk Bermajlis Dengan Orang Saleh Supaya Bisa Meniru Akhlak Mulia

BERSEMANGAT UNTUK BERMAJELIS DENGAN ORANG SALEH SUPAYA BISA MENIRU AKHLAK MULIA Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, ‏الأخلاق ⁩ تكون بالاكتساب وتكون بالجبلة وهذا شيء مشاهد فكثيرا ما يصاحب الإنسان شخصاً فيجلس إليه ويكتسب منه خلقه ولو كان دونه في المرتبة أو في السن Akhlak ada yang bisa diperoleh dengan usaha dan ada yang memang sudah menjadi watak dasar. Hal ini adalah sesuatu yang bisa disaksikan. Betapa banyak orang memiliki akhlak mulia disebabkan dia sering menyertai dan duduk ...

Di Antara Buah Ketakwaan

DI ANTARA BUAH KETAKWAAN Allah berfirman, يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ تَتَّقُوا اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّكُمْ فُرْقَانًا وَّيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ “Hai orang-orang beriman, jika kalian bertakwa kepada Allah, Allah akan memberikan kepada kalian furqan. Demikian pula kami akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian dan mengampuni (dosa-dosa) kalian. Dan Allah mempunyai karunia yang agung. (Al-Anfal: 29) Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, ‏من اتّقى الله بفعل أوامره، وترك زواجره، وُفّق لمعرفة الحق من الباطل “Barang siapa bertakwa kepada Allah ...

© 1441 / 2020 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.