Bolehkah Mendengarkan Berita Yang Diiringi Oleh Musik

BOLEHKAH MENDENGARKAN BERITA YANG DIIRINGI OLEH MUSIK Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Fadhilatus Syaikh –semoga Allah memberi taufik kepada Anda– ada banyak pertanyaan yang intinya satu tema, yaitu telah beredar pada hari-hari ini fatwa tentang bolehnya musik yang sedikit yang mengiringi berita dan program/software tertentu karena hal itu tidak akan mempengaruhi syahwat, bagaimana pendapat Anda tentang fatwa semacam ini? Jawaban: Nabi shallallahu alaihi was sallam telah mengharamkan alat-alat musik dan seruling dan para ulama juga telah berijmak atas perkara ...

Kelemahan Hadits-hadits Yang Menyebutkan Bacaan Basmalah Secara Jahr

KELEMAHAN HADITS-HADITS YANG MENYEBUTKAN BACAAN BASMALAH SECARA JAHR Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata: “Ulama yang mendalam pengetahuannya terhadap hadits telah bersepakat, tidak ada satu pun hadits (sahih, pen.) yang tegas menyebutkan pembacaan basmalah secara jahr. Demikian pula, tidak diketahui ada salah satu kitab sunan yang masyhur—seperti Sunan Abi Dawud, Sunan At-Tirmidzi, Sunan An-Nasa’i—yang membawakan periwayatan basmalah secara jahr. Periwayatan yang menyebutkan secara jahr hanya didapatkan dalam hadits-hadits maudhu’ah (palsu) yang diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi dan Al-Mawardi—dalam Tafsir—dan yang serupa ...

Bolehkah Safar Dengan Keponakan Yang Belum Baligh?

SAFAR DENGAN KEPONAKAN YANG BELUM BALIGH Pertanyaan:  Apakah dibolehkan seorang wanita bepergian dari satu negeri ke negeri lain untuk berobat dengan ditemani anak laki-laki dari saudara perempuannya (keponakan) sementara si anak belum mencapai usia baligh? Asy-Syaikh Al-Muhaddits Abu Abdirrahman Muqbil bin Hadi Al-Wadi‘i Rahimahullah menjawab: “Bila si anak telah mumayyiz maka tidak apa-apa (menjadikannya sebagai mahram dalam safar). Umumnya anak yang telah mencapai usia 12 atau 13 tahun, ia telah mumayyiz. Sehingga tidak apa-apa safar bersamanya bila memang aman ...

Safar Adalah Azab?

SAFAR ADALAH AZAB?  Ditulis oleh:  Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafrudin Pengertian as-safar السَّفَرُ yaitu memisahkan diri dari negeri. Seseorang keluar dari negerinya menuju ke negeri yang lain. Disebut safran سَفْرًا lantaran terambil dari makna al-isfar الْإِسْفَارُ yang mengandung pengertian keluar dan terang, nyata. Seperti disebutkan dalam ungkapan أَسْفَرَ الصُّبْحُ yang bermakna bersinar atau bercahaya. Ada yang menyebutkan pula bahwa secara makna disebut as-safaru–safran karena “membuka perihal akhlak seseorang.” Maksudnya, menjadikan jelas dan nyata keadaannya. Berapa banyak orang yang belum terkuak ...

Apakah Membaca Hadits akan Mendapat Pahala sebagaimana Membaca Al-Qur’an

PAHALA MEMBACA HADITS NABI Telah didapati dalil-dalil tentang pahala yang akan diperoleh orang yang membaca Al-Qur’anul Karim. Yang jadi pertanyaan kami, adakah pahala yang didapatkan dalam membaca hadits-hadits Nabi? Berilah kami jawaban, barakallahu fikum. Jawab:  Samahatusy Syaikh al-Walid al-Imam Abdul Aziz ibnu Abdillah ibnu Baz  menjawab: “Ya, membaca ilmu syar’i seluruhnya ada pahalanya. Mempelajari ilmu dan menuntut ilmu termasuk jalan Al-Qur’an dan termasuk jalan As-Sunnah, sehingga mengandung pahala yang besar. Ilmu itu diambil dari Al-Qur’an dan dari As-Sunnah. Nabi Shalallahu ‘alaihi ...

Kisah Sapi Betina (Bagian ke Dua)

KISAH SAPI BETINA (bagian kedua) Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Idral Harits Bani Israil telah merasakan kepahitan akibat banyak bertanya dan menyalahi perintah nabi mereka yang mulia, Musa ‘Alaissalam. Setelah bersusah payah mencarinya, mereka menemukan juga sapi yang mereka ‘inginkan’. Tetapi, apa yang terjadi setelah kasus itu terbongkar? Akhir Peristiwa Allah  Subhanahu wata’ala berfirman, وَإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًا فَادَّارَأْتُمْ فِيهَا ۖ وَاللَّهُ مُخْرِجٌ مَّا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ “Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling menuduh tentang itu. Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan.” (al-Baqarah: 72) ...

Rujuk Kepada Ulama adalah Jalan Keluar dari Fitnah

RUJUK KEPADA ULAMA ADALAH JALAN KELUAR DARI FITNAH Ditulis oleh:  Al-Ustadz Qomar Suaidi Lc Fitnah atau ujian senantiasa hadir dalam perjalanan hidup manusia. Fitnah akan semakin besar ketika manusia jauh dari agamanya. Kembali kepada ulama sebagai orang yang paling mengerti hukum-hukum Allah dan yang paling takut kepada-Nya merupakan jalan yang mesti ditempuh bila ingin keluar dari lingkaran fitnah Fitnah adalah sebuah ungkapan yang sangat ditakuti oleh segenap manusia. Hampir-hampir tak seorang pun kecuali akan berusaha menghindarinya. Begitulah Allah Subhanahu wa ...

Kisah Sapi Betina (Bagian pertama)

KISAH SAPI BETINA (bagian pertama) Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Idral Harits Samiri telah merasakan buah dari kejahatan dan kesesatannya di dunia. Seumur hidupnya, dia selalu berkata kepada orang lain, “Jangan sentuh saya,” karena setiap kali tubuhnya disentuh, dia merasa seperti terbakar. Itulah hukuman bagi orang-orang yang melakukan kesyirikan, bahkan mengajak orang lain ke dalam kesesatan. Menurut ulama, kisah ini terjadi sesudah dihancurkannya patung anak sapi yang disembah oleh sebagian besar bani Israil yang menyertai Nabi Musa ‘Alaihissalam. Hal ...

Mengukur Kejujuran Dalam Mengikuti Kebenaran

MENGUKUR KEJUJURAN DALAM MENGIKUTI KEBENARAN Asy-Syaikh Abdurrahman bin Yahya Al-Mu’allimy Al-Yamany rahimahullah Hendaknya seseorang memikirkan keadaannya bersama hawa nafsu. Anggaplah misalnya telah sampai kepadamu bahwa ada seseorang yang mencela Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, yang lain mencela Dawud alaihis salam, yang ketiga mencela Umar atau Ali radhiyallahu anhuma, yang ketiga mencela imam (ulama) yang engkau ikuti, yang kelima mencela imam yang lain. Ketika itu apakah kemarahanmu kepada mereka dan usahamu untuk menghukum dan memberi pelajaran kepada mereka atau mencela ...

Membingkai Safar Dengan Do’a

MEMBINGKAI SAFAR DENGAN DOA Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar Dari Abu Hurairah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala adalah Dzat Yang Maha Baik dan Allah subhanahu wa ta’ala tidaklah menerima amalan kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan kaum mukminin sebagaimana perintah-Nya kepada segenap Rasul: ‘Wahai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ (Al-Mu’minun: 51) Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman: ...

© 1447 / 2026 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.