NASEHAT UNTUK YANG BANYAK BEGADANG DIMALAM RAMADHAN DAN TIDUR DI SIANGNYA

NASIHAT UNTUK YANG BANYAK BEGADANG DI MALAM RAMADHAN DAN BANYAK TIDUR DI SIANG HARINYA Syaikh Al-Allamah Ibnul Utsaimin rahimahullah ditanya: Pertanyaan: Apa nasihat anda kepada orang yang menghabiskan waktu siang hari Ramadhan dengan tidur dan sedikit berdzikir? Kami mengharapkan nasihat untuk mereka ini kepada perbuatan yang benar, Jazaakallahu khaira? Jawaban: Saya nasihatkan kepada saudaraku semua, dan yang pertama kali saya awali adalah nasihat untuk diriku: Hendaknya kita memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini, saya memohon kepada Allah semoga Dia ...

MENGAPA MAKSIAT DAN KEJELEKAN MASIH TERJADI DIBULAN RAMADHAN PADAHAL SYAITHAN DI BELENGGU?

MENGAPA MAKSIAT DAN KEJELEKKAN MASIH TERJADI DI BULAN RAMADAN PADAHAL SYAITAN DIBELENGGU? Al-Qurthubi rahimahullah berkata: Jika dikatakan bagaimana bisa kita masih melihat banyak kejelekkan dan maksiat-maksiat terjadi di bulan Ramadhan. Kalau seandainya syaitan telah dibelenggu, niscaya hal itu tidak terjadi.? Maka Jawabnya: Sesungguhnya maksiat dan kejelekkan itu akan menjadi sedikit bagi orang yang berpuasa dengan puasa yang dijaga syarat-syaratnya dan memperhatikan adab-adabnya. Atau yang dibelenggu itu adalah sebagian syaitan saja, yaitu syaitan yang sangat jahat, tidak semua syaitan (yang ...

INTROPEKSI DIRI SETELAH BERLALUNYA 10 HARI PERTAMA BULAN RAMADHAN

INTROPEKSI DIRI DI SEPULUH HARI PERTAMA RAMADHAN Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: Maka hendaknya kita semua mengintrospeksi diri-diri kita di sepuluh hari pertama bulan Ramadhan yang telah berlalu. Bagaimana kita menghabiskannya. Apakah kita memakainya untuk menaati Allah Azza wa Jalla dan kita mengambil faedah darinya. Maka barang siapa yang telah berbuat baik padanya atau menjaganya, maka hendaknya ia bersiap-siap bekal dan menyempurnakan (amalan) untuk sisa bulannya. Dan barang siapa yang meremehkan sepuluh hari yang telah lalu, dalam keadaan ...

BERHARGANYA WAKTU

BERHARGANYA WAKTU Al-‘Allamah Muhammad bin Shaleh al-‘Utsaimin rahimahullah berkata: Waktu adalah sesuatu yang paling berharga. Namun di sisi kita sekarang, ia adalah sesuatu yang paling murah nilainya. Banyak waktu-waktu yang kita lalui dengan tanpa faedah, bahkan waktu-waktu itu banyak kita habiskan dalam perkara yang merugikan. Saya tidaklah berbicara tentang satu orang saja, bahkan tentang keumuman kaum muslimin sekarang ini. Sangat disayangkan mereka banyak menghabiskan waktunya dalam kesia-siaan, senda gurau, dan kelalaian. Mereka itu bukanlah orang yang bersungguh-sungguh dalam perkara ...

BESARNYA PAHALA ISTRI YANG MENAATI SUAMINYA

BESARNYA PAHALA ISTRI YANG MENTAATI SUAMINYA Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Fadhilatusy Syaikh, istri yang disebutkan oleh penanya dalam pertanyaannya datang ke sini ingin dan sangat berharap penjelasan Anda, maka mungkin bisa menghibur hatinya dengan menjelaskan pahala yang akan diraihnya jika dia mentaati Allah dengan dia mau mengenakan hijab atau mentaati suaminya pada perkara tersebut? Semoga Allah memberi taufik kepada Anda. Jawaban: Tidak diragukan lagi bahwa dia akan mendapatkan pahala besar dalam mentaati Allah Azza wa Jalla, ...

HUKUM MENELAN MAKANAN DI SELA-SELA GIGI KETIKA BERPUASA

HUKUM MENELAN SISA MAKANAN DI SELA-SELA GIGI KETIKA PUASA Syaikh Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan: Jika masih tersisa sedikit dari makanan diantara gigi orang yang berpuasa, apakah itu tergolong membatalkan puasa jika seorang yang berpuasa menelannya? Jawaban: Alhamdulillah, jika pagi hari seorang yang berpuasa itu mendapati pada giginya ada sedikit sisa makanan, ini tidak berpengaruh pada puasanya. Akan tetapi ia wajib mengeluarkan sisa makanan tersebut dari mulutnya, tidak berpengaruh pada puasanya. ️Kecuali jika ia MENELANNYA, jika ia menelan sesuatu dari sisa ...

HUKUM MEMBACA KISAH FITNAH PERSELISIHAN YANG TERJADI DIANTARA SAHABAT

HUKUM MEMBACA KISAH FITNAH PERSELISIHAN YANG TERJADI DIANTARA SAHABAT Syaikh Ibnul Utsaimin rahimahullah. Pertanyaan: Kami mendengar dari Anda, bahwasanya barang siapa yang takut atas dirinya dari kisah-kisah sahabat dan fitnah-fitnah yang terjadi diantara mereka, sesungguhnya ia tidak akan membacanya. Dan suatu saat saya pernah membaca kisah apa yang terjadi terhadap Al-Husain radhiyallahu ‘anhu. Dan saya bersumpah, seandainya saya hadir ketika itu niscaya saya akan menolong beliau. Apa pendapat Anda tentang hal ini, apakah saya keliru? Jawaban: Saya berpendapat, sebagaimana ...

MANAKAH YANG LEBIH UTAMA KETIKA MEMBACA AL-QUR’AN, SEDIKIT DENGAN TADABBUR ATAUKAH CEPAT DAN BANYAK?

MANAKAH YANG LEBIH UTAMA KETIKA MEMBACA AL-QUR’AN; SEDIKIT DENGAN TADABBUR, ATAUKAH CEPAT DAN BANYAK? Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: «وَقَدِ اخْتَلَفَ النَّاسُ فِي الْأَفْضَلِ مِنَ التَّرْتِيلِ وَقِلَّةِ الْقِرَاءَةِ، أَوِ السُّرْعَةِ مَعَ كَثْرَةِ الْقِرَاءَةِ أَيُّهُمَا أَفْضَلُ عَلَى قَوْلَيْنِ. فَذَهَبَ ابْنُ مَسْعُودٍ وَابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَغَيْرُهُمَا إِلَى أَنَّ التَّرْتِيلَ وَالتَّدَبُّرَ مَعَ قِلَّةِ الْقِرَاءَةِ أَفْضَلُ مِنْ سُرْعَةِ الْقِرَاءَةِ مَعَ كَثْرَتِهَا. وَاحْتَجَّ أَرْبَابُ هَذَا الْقَوْلِ بِأَنَّ الْمَقْصُودَ مِنَ الْقِرَاءَةِ فَهْمُهُ وَتَدَبُّرُهُ، وَالْفِقْهُ فِيهِ وَالْعَمَلُ بِهِ، وَتِلَاوَتُهُ وَحِفْظُهُ وَسِيلَةٌ إِلَى مَعَانِيهِ. كَمَا ...

APAKAH WAJIB MAKAN KURMA BERJUMLAH GANJIL TATKALA BERBUKA?

APAKAH WAJIB MAKAN KURMA BERJUMLAH GANJIL TATKALA BERBUKA? Syaikh Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya: Pertanyaan: Saya pernah mendengar kalau orang yang berpuasa ketika berbuka wajib mengkonsumsi kurma dengan bilangan ganjil, yakni lima, tujuh butir demikian. Apakah ini wajib? Jawaban: Tidak wajib, bahkan sunnah saja tidak untuk seorang insan berbuka dengan bilangan (kurma) ganjil, tiga, lima, tujuh, sembilan. Kecuali pada hari Iedul Fithri, telah pasti bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu tidak berangkat ke shalat Iedul Fithri sampai makan beberapa ...

APAKAH MEMBATALKAN PUASA TATKALA SEORANG YANG BERPUASA MENGATAKAN : SAYA LAPAR ATAU MERASA HAUS?

APAKAH MEMBATALKAN PUASA TATKALA SEORANG YANG BERPUASA MENGATAKAN : SAYA LAPAR ATAU MERASA HAUS? Syaikh kami Al-Allamah Al-Faqih Ahmad an-Najmi rahimahullah ditanya: Pertanyaan: Apa hukumnya kalau seandainya ada seorang insan mengatakan tatkala berpuasa ucapan yang menampakkan kepada orang lain beratnya puasa baginya, seperti mengatakan: Saya lapar, saya merasa lapar dan haus. Apakah ini membatalkan pahala puasa, karena hal itu banyak terdengar dari sebagian orang yang berpuasa? Jawaban: Telah berlalu bahwasanya saya telah katakan: Sesungguhnya puasa itu tidak batal kecuali ...

© 1447 / 2026 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.