MENGAPA MENGUSAP KHUF DISEBUTKAN DALAM MASALAH-MASALAH AQIDAH Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Fadhilatus Syaikh, apakah para shahabat berbeda pendapat dalam masalah mengusap khuf (sepatu yang menutupi mata kaki –pent), dan jika hal ini benar maka kenapa masalah ini diletakkan pada masalah-masalah aqidah, jika para shahabat berbeda pendapat padanya? Asy-Syaikh: Saya tidak mengetahui kalau para shahabat berbeda pendapat pada masalah mengusaf khuf, bahkan ini termasuk masalah ijma’ di kalangan Ahlus Sunnah, dan tidak ada yang menyelisihinya kecuali Syi’ah Rafidhah. Sedangkan ...
Mengapa Mengusap Khuf Disebutkan Dalam Masalah-Masalah Aqidah
Kapankah Wanita Haid Diwajibkan Mengqadha’ Shalat
KAPANKAH WANITA HAIDH DIWAJIBKAN MENGQADHA’ SHALAT Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Fadhilatus Syaikh yang semoga diberi taufik oleh Allah, jika seorang wanita mengalami haidh pada awal waktu Zhuhur, apakah dia harus menqadha’ shalat? Asy-Syaikh: Tidak, dia hanya wajib mengqadha’ jika mengalami haidh di akhir waktu shalat. Jika dia mengalami haidh di akhir waktu shalat sementara dia belum mengerjakan shalat, maka dia wajib mengqadha’. Adapun jika dia mengalami haidh di awal waktu, sementara waktunya panjang, dia boleh mengakhirkan shalat, namun ...
BOLEHKAH ORANG YANG JUNUB, BERWUDHU SAJA JIKA AIR SANGAT DINGIN
BOLEHKAH ORANG YANG JUNUB, BERWUDHU SAJA JIKA AIR SANGAT DINGIN Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda, penanya mengatakan: “Saya mengalami junub, sementara saya tidak memiliki air panas, maka saya membasuh kemaluan dengan air dingin, lalu saya berwudhu dengan air dingin tersebut dan tidak bertayamum, kemudian saya mengerjakan shalat. Apakah perbuatan saya tersebut benar? Asy-Syaikh: Yang wajib adalah dengan engkau mandi dengan air, kecuali jika engkau mengkhawatirkan bahaya karena air yang sangat dingin dan engkau ...
BOLEHKAH MENGATAKAN BAHWA UMAT ISLAM ADALAH UMAT YANG TERBELAKANG
BOLEHKAH MENGATAKAN BAHWA UMAT ISLAM ADALAH UMAT YANG TERBELAKANG Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda wahai Shahibul Fadhilah, penanya ini mengatakan: “Ada orang yang mengatakan bahwa umat Islam adalah orang-orang yang terbelakang atau mengalami kemunduran, atau menyebut mereka sebagai teroris atau orang-orang radikal, apa hukumnya bagi ucapan-ucapan semacam ini dan apa hukumnya bagi orang yang menuduhkan sifat-sifat tersebut kepada umat Islam?” Asy-Syaikh: Ini adalah seperti ucapan orang-orang munafik terdahulu yang mengatakan: “Kita tidak melihat ...
KAPANKAH SESEORANG BOLEH DITAHDZIR?
KAPANKAH SESEORANG BOLEH DITAHDZIR? Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Apakah menjelaskan kesalahan-kesalahan para dai artinya mentahdzir mereka dan kapankah seseorang boleh ditahdzir? Asy-Syaikh: Pertama kita wajib untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan kesalahan-kesalahan itu, kita definisikan terlebih dahulu, karena banyak manusia pada hari ini mengatakan kepada siapa saja yang tidak sependapat dengan mereka: “Dia salah.” Sikap semacam ini tidak benar. Kesalahan adalah menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jadi siapa saja yang menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah maka dia telah salah. Adapun ...
HARUSKAH MENGAKUI DAN MENJELASKAN KESALAHAN YANG TELAH TERSEBAR
HARUSKAH MENGAKUI DAN MENJELASKAN KESALAHAN YANG TELAH TERSEBAR Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Fadhilatus Syaikh, bukankah yang lebih utama bagi seseorang yang berijtihad lalu salah, untuk mengatakan: “Ini dari syetan dan dari diri saya?” Asy-Syaikh: Jika dia mengatakan sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Bakr, maka ini merupakan perkara yang bagus. Ini termasuk bentuk pengumuman dan menjelaskan kekurangan diri serta mengakui kesalahan. Ini merupakan perkara yang bagus. Namun tidak harus, tidak harus baginya untuk mengatakan hal semacam itu. Tetapi dia ...
APAKAH SALAFIYYAH TERMASUK KELOMPOK-KELOMPOK SESAT YANG ADA?
APAKAH SALAFIYYAH TERMASUK KELOMPOK-KELOMPOK SESAT YANG ADA? Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Apakah Salafiyyah termasuk kelompok-kelompok sesat yang ada, dan bolehkan menisbahkan diri kepadanya? Asy-Syaikh: Salafiyah adalah yang asli wahai saudaraku, bukan termasuk kelompok-kelompok yang sesat. Dia yang asli dan apa saja yang menyelisihinya maka itu adalah yang bathil. Memang terkadang disebut dengan kelompok atau golongan, karena Allah Ta’ala berfirman: أُولَئِكَ حِزْبُ اللهِ. “Mereka itulah kelompok/golongan Allah.” (QS. Al-Mujadalah: 22) Kita katakan: memang dia adalah kelompok atau golongan, tetapi ...
BOLEHKAH MEMAKSA WANITA MENIKAH DENGAN PRIA YANG TIDAK DIA SUKAI
BOLEHKAH MEMAKSA WANITA MENIKAH DENGAN PRIA YANG TIDAK DIA SUKAI Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad Al-Madkhaly rahimahullah Penanya: Semoga Allah berbuat baik kepada Anda, ada pertanyaan dari Maroko: “Apa hukum menikahkan wanita dengan pria yang tidak dia sukai?” Asy-Syaikh: Harus ada keridhaan dari wanita tersebut dan tidak boleh bagi walinya untuk menikahkannya dengan seorang pria yang tidak dia sukai. Jadi diteliti keadaan si pria, jika dia seorang yang shalih namun pihak wanita tidak menyukainya, maka hendaknya si wali mengajaknya bermusyawarah ...
BOLEHKAH ISTRI MEMINTAI CERAI KARENA SUAMINYA MENIKAH LAGI
BOLEHKAH ISTRI MEMINTAI CERAI KARENA SUAMINYA MENIKAH LAGI Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Apakah seorang istri berdosa jika dia meminta cerai kepada suami karena suaminya tersebut menikah lagi? Asy-Syaikh: Jika si istri ketika menikah mensyaratkan kepada suaminya agar dia tidak menikah lagi, lalu suaminya melanggar dan menikah lagi, bagi dia berhak melakukan fasakh (membatalkan pernikahannya –pent). Adapun jika dia tidak mensyaratkan, maka dia tidak berhak. Karena dia meminta cerai hanya gara-gara suaminya menikah lagi, padahal suaminya tidak menzhaliminya dan ...
BAGAIMANA SIKAP TERHADAP ORANG YANG ALERGI DENGAN BANTAHAN
BAGAIMANA SIKAP TERHADAP ORANG YANG ALERGI DENGAN BANTAHAN Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pertanyaan kedua: Telah menyebar sikap wara’ dusta (merasa sok berhati-hati –pent) diantara para pemuda, yaitu jika mereka mendengar orang-orang yang menyampaikan nasehat dari kalangan para penuntut ilmu atau ulama dengan cara mentahdzir bid’ah dan orang-orangnya serta manhaj dan hakekat mereka dan membantah mereka, dan terkadang dengan menyebutkan nama-nama sebagian mereka walaupun orangnya telah meninggal, karena masih ada manusia yang tertipu dengannya, dan semua itu dilakukan dalam rangka ...


