Tanda Baiknya Keislaman Seseorang

TANDA BAIKNYA KEISLAMAN SESEORANG ▫️Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: «مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ» “Di antara (tanda) baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat.” (HR. at-Tirmidzi no. 2318, Ibnu Majah no. 3976. at-Tirmidzi berkata, “Hadits hasan.” Hadits dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi no. 2318) ========= Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan: أن من اشتغل بما لا يعنيه فإن إسلامه ليس بذاك الحسن، وهذا يقع كثيرة ...

Karunia Berupa Ilmu Agama

KARUNIA BERUPA ILMU AGAMA Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata, أن الإنسان الذي يَمُنُّ اللهُ عليهِ بالعلمِ؛ فقد مَنّ اللهُ عليه بما هو أعظم من الأموال، والبنين، والزوجات، والقصور، والمراكب، وكل شيء “Seorang yang Allah karuniai ilmu (agama) kepadanya; sungguh, (berarti) Allah telah mengaruniakan kepadanya sesuatu yang lebih berharga daripada harta, keturunan, istri, istana, kendaraan yang mewah, dan segala sesuatu.” 📚 Syarah ...

Berbicara Saat Buang Hajat

Suatu ketika, saat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam sedang buang hajat, beliau disapa oleh salah seorang sahabatnya dengan ucapan salam. Namun, beliau tidak menjawab salam tersebut. Sahabat Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma menceritakan, َ أَنَّ رَجُلًا مَرَّ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبُولُ، فَسَلَّمَ، فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ Seorang laki-laki lewat saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang buang air kecil. Dia pun mengucapkan salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi beliau tidak menjawab salam tersebut.” (HR. Muslim no. 370 dalam “Kitab ...

Wara’ dan Zuhud, Apa Bedanya?

WARA’ DAN ZUHUD, APA BEDANYA? ✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, Zuhud lebih tinggi dari wara’. Bedanya adalah wara’ berarti meninggalkan sesuatu yang bermudarat (terhadap kepentingan akhiratnya), sedangkan zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat (untuk kepentingan akhiratnya). Kesimpulannya, segala urusan terbagi menjadi tiga: 1. Sesuatu yang memudaratkan kepentingan akhirat. 2. Sesuatu yang bermanfaat untuk kepentingan akhirat. 3. Tidak bermudarat, tetapi juga tidak bermanfaat. Wara’ adalah meninggalkan sesuatu yang mendatangkan mudarat terhadap kepentingan akhirat, yakni meninggalkan perkara ...

© 1441 / 2020 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.