FATWA-FATWA ASY SYAIKH MUQBIL BIN HADY AL WADI’I RAHIMAHULLAH Pertanyaan: Apakah hukum riba dalam keadaan darurat, alasan daruratnya seperti untuk membangun rumah atau mengobati orang sakit? Jawab: Tidak ada alasan darurat dalam hal ini. Riba hukumnya haram. Allah Ta’ala berfirman: يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. [QS. Al Baqarah: 276] Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jauhilah ...
Fatwa-fatwa Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah
Hukum Obat Pencegah Haid
HUKUM OBAT PENCEGAH HAID Tanya: Bolehkah seorang wanita mengonsumsi obat yang bisa mencegah datangnya haid? Jawab: Fadhilatusy Syaikh Muhammad ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjawab, “Apabila wanita yang menggunakan obat pencegah haid tidak mendapati mudarat/bahaya/dampak negatif pada obat tersebut dari sisi kesehatan, maka tidak mengapa menggunakannya, namun dengan syarat harus seizin suaminya—bila ia sudah bersuami—. Akan tetapi, sepanjang yang saya ketahui, obat-obatan pencegah haid tersebut dapat memudaratkan wanita yang menggunakannya. Telah diketahui pula bahwa keluarnya darah haid itu sifatnya alamiah, sementara ...
Petikan Wasiat Emas Asy Syaikh Rabi’ Bin Hady al-Madkhali Hafizhahullahu Ta’ala
PETIKAN WASIAT EMAS ASY-SYAIKH RABI’ BIN HADI AL-MADKHALI HAFIZHAHULLAHU TA’ALABeliau berkata, “Saat ini, banyak terjadi kekacauan, perbincangan, dan obrolan ke sana ke mari yang tidak berfaedah, semua ini menyebabkan kerasnya kalbu. Semoga Allah memberikan taufik kepada kami dan kalian untuk meraih iman yang benar dan beramal amalan yang shalih. Ya ikhwah, saya wasiatkan agar kalian menjalin persaudaraan di antara kalian dan menjauhi sebab-sebab perpecahan dan perselisihan. Janganlah engkau menyebarkan permasalahan yang menyebabkan perselisihan. Jangan sampai syaithan menyeretmu, semata-mata disebabkan saudaramu salah, menyeretmu ...
Audio: Kajian Salafiyah Indonesia Sabtu-Ahad 4 – 5 Dzulqa’da 1435H
1. Jakarta Berikut Rekaman Kajian Ilmiyah di Masjid al Mujahidin Jakarta, Bersama Al Ustadz Usamah Mahri Lc hafizhahullah BAHAYA ISIS & NEO KHAWARIJ TERHADAP NEGARA & KAUM MUSLIMIN Pada Hari Ahad, 5 Dzulqa’da 1435H / 31 Agustus 2014M, Sesi 1 Ustadz Usamah Mahri Lc ~ Download Audio Di Sini Pengarahan Lurah Kemanggisan ~ Download Audio Di Sini Sesi 2 Ustadz Usamah Mahri Lc ~ Download Audio Di Sini Pengarahan Kapolsek Palmerah ~ Download Audio Di Sini Pengarahan Kanit Binmas Polsek Palmerah ~ Download Audio Di Sini Sesi 3 Ustadz Usamah Mahri Lc ~ Download Audio Di Sini Tausiyah ...
Memboikot Istri
MEMBOIKOT ISTRI Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya tentang seorang suami yang memboikot istrinya selama dua tahun, tidak diceraikan serta tidak dipertemukan dengan anak-anaknya. Si suami tidak pula menunaikan kewajiban memberi belanja kepada istrinya tersebut, sementara si istri tidak memiliki kerabat dan tidak ada orang yang memberi infak/belanja kepadanya, hingga keadaannya demikian sulit dan sangat diliputi kesusahan. Ia terputus dari setiap orang kecuali dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Lalu apa hukum syar’i yang berkenaan dengan suami semacam ...
Fatwa-fatwa Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah
FATWA-FATWA ASY SYAIKH MUQBIL BIN HADY AL WADI’I RAHIMAHULLAH Pertanyaan: Apabila jenazah diletakan di arah kiblat masjid, kemudian datang waktu shalat wajib, apakah boleh mereka shalat dalam keadaan seperti ini (yaitu jenazah berada dihadapan mereka)? Jawab: Aku tidak melihat ada larangan dalam hal ini, yaitu jenazah berada di kiblat masjid, kemudian mereka shalat wajib lalu dilanjutkan shalat jenazah. Adapun hadits-hadits yang melarang shalat diatas kuburan dan menghadapnya, maka sesungguhnya beliau bersabda: “Menghadap ke kuburan”, bukan menghadap ke jenazah, ini yang ...
Buah Majlis Ghibah
BUAH MAJLIS GHIBAH Ibnu Qayyim al-Jauziyyah “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (al-Hujurat: 12) Ini termasuk qiyas tamtsili (perumpamaan) yang terbaik. Dalam perumpamaan ini, Allah Subhanahu ...
Wajibkah Mendirikan Negara Islam
WAJIBKAH MENDIRIKAN NEGARA ISLAM Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmy rahimahullah Pertanyaan: Jika usaha mendirikan negara Islam bukan termasuk dakwah Salafiyah, apakah hal ini maksudnya bahwa seorang salafy tidak perlu memikirkan hal tersebut sama sekali dan dia tidak perlu mengangan-angankannya dengan hatinya? Jawaban: Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak memerintahkan kita untuk mendakwahkan agar kita mendirikan negara Islam, tetapi Dia memerintahkan kita untuk mendakwahkan tauhid dan dasar-dasar Islam. Dan siapa saja yang memegang kekuasaan dan kepemimpinan negara, maka jika kita melihat ...
Menghadiahi Minyak Wangi
MENGHADIAHI MINYAK WANGI Tanya: Bolehkah seorang wanita menghadiahkan sebotol minyak wangi kepada wanita lain, padahal wanita yang dihadiahi tersebut biasa keluar rumah dengan memakai minyak wangi? Apakah yang menghadiahi terkena dosa? Jawab: Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah menjawab, “Tidak apa-apa menghadiahkan minyak wangi kepada wanita lain karena hadiah bisa mendatangkan rasa cinta dan orang yang memberi hadiah beroleh pahala. Jika ternyata minyak wangi tersebut dipakai untuk perkara yang haram, dosanya ditanggung si pemakai. Akan tetapi, jika ...
Kebaikan Yang Engkau Dapatkan Dari Musuhmu Lebih Banyak Dibadingkan Dari Teman
KEBAIKAN YANG ENGKAU DAPATKAN DARI MUSUHMU LEBIH BANYAK DIBANDINGKAN DARI TEMAN Fudhail bin Iyyadh rahimahullah berkata: “Kebaikan yang engkau dapatkan dari musuhmu lebih banyak dibandingkan dari temanmu.” Ada yang bertanya: “Bagaimana bisa seperti itu wahai Abu Ali?” Fudhail menjawab: “Sesungguhnya temanmu jika engkau disebut di hadapannya dia mendoakanmu,‘Semoga Allah memberinya keselamatan.’ Sedangkan musuhmu jika engkau disebut di hadapannya maka dia menggibahimu siang dan malam. Padahal musuhmu yang perlu dikasihani itu hakekatnya dia terus memberikan kebaikannya kepadamu. Maka engkau jangan ...


