ADAB DIRI PADA LISAN, TETANGGA DAN TAMU Rasul yang mulia Shalallahu’alaihi wa sallam memberikan banyak pelajaran, nasihat, dan pesan kebaikan kepada umat beliau dalam hadits-haditsnya yang agung. Tentang adab Islami kerap pula beliau sampaikan. Di antara hadits yang berbicara tentang adab Islami ini adalah hadits Abu Hurairah radhiyallahuanhu yang dikeluarkan oleh al-Imam al-Bukhari rahimahullah (no. 6018) dan al-Imam Muslim rahimahullah (no. 171 & 172) dalam kitab Shahih keduanya. Abu Hurairah radhiyallahuanhu menyampaikan dari Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam: مَنْ كَانَ ...
Adab Diri Pada Lisan, Tetangga Dan Tamu
Sifat-Sifat Syaitan Dari Jenis Manusia
SIFAT-SIFAT SYAITAN DARI JENIS MANUSIA Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin Rahimahullah Pertanyaan: Wahai Syaikh -semoga Alloh menjaga anda-, Anda telah menjelaskan kepada kami tentang syaithan-syaithan dari kalangan jin. Lalu bagaimana seseorang bisa mengetahui syaitan dari jenis manusia? dan bagaimana membedakannya di antara manusia? Bagaimana pula cara memperingatkan darinya? Serta bagaimana sikap kita dalam bergaul dengannya? Jawaban: Setiap orang yang memerintahkanmu untuk berbuat kejelekan dan perbuatan keji, serta melarangmu dari berbuat kebaikan dan istiqomah MAKA ITULAH SYAITHAN. Ini ...
Bahaya Ketenaran
BAHAYA KETENARAN Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz hafizhahullah [Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi] Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: لَوْ تَعْلَمُوْنَ ذُنُوْبِيْ مَا وَطِئَ عَقِبِيْ اثْنَانِ. “Seandainya kalian mengetahui dosa-dosaku, tidak akan ada orang yang mau berjalan di belakangku (mengikutiku) walaupun cuma dua orang.” (Lihat: Siyar A’lamin Nubala’, I/495 –pent) Ada orang-orang yang terkenal, sebagian mereka ada yang terkenal karena dia seorang qari’ Al-Qur’an, dia terkenal karena bagusnya bacaannya dan karena kemerduan suaranya, sehingga manusia banyak yang mendatanginya. Diantara mereka ...
Akibat Dusta Dan Berteman Dengan Pendusta Walaupun Kuat Hafalannya
AKIBAT DUSTA DAN BERTEMAN DENGAN PENDUSTA WALAUPUN KUAT HAFALANNYA Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhary hafizhahullah Asy-Syadaquny sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa kali yaitu Sulaiman, dia termasuk orang yang paling kuat hafalannya. Bahkan Al-Imam Ahmad mengatakan: “Yang lebih kuat hafalannya dari kami adalah Asy-Syadaquny.” Nama lengkapnya adalah Sulaiman bin Dawud Asy-Syadaquny. Walaupun demikian dia saqith (jatuh kehormatannya dan dibuang riwayatnya) karena dia suka berdusta ketika menyampaikan ucapan manusia. Jadi dia seorang perawi yang muttaham (tertuduh berdusta dalam meriwayatkan hadits karena suka ...
Bagaimana Mensikapi Ustadz Yang Mengatakan Ihya at Turots Tidak Ada Salafnya
BAGAIMANA MENSIKAPI USTADZ YANG MENGATAKAN IHYA AT TUROTS TIDAK ADA SALAFNYA Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizhahullah- Pertanyaan: Bagaimana mensikapi ustadz yang mengatakan bahwa pembahasan masalah ihya ut turats tidak ada salafnya? Jawaban: Pembahasan masalah ISIS juga gak ada salafnya, yang ada pembahasan masalah khawarij. Ndak ada kata-kata DAIS, ISIS di kalangan salaf. Terus ndak boleh membahas masalah ISIS? di kalangan salaf dulu, barakallahufiikum ndak ada parpol. Apa ada parpol? ndak ada, jadi ndak boleh membahas tentang keburukan-keburukan parpol?gak ada ...
Untuk Wanita Yang Keluar Rumah Tanpa Berhijab
UNTUK WANITA YANG KELUAR RUMAH TANPA BERHIJAB Sebuah Nasehat dari Samahatusy Syaikh Al-’Allamah Ibnu Baz Merebaknya kejahatan seksual kian memprihatinkan. Namun sedikit yang menyadari bahwa semua itu bersumber dari tersebarnya kerusakan sebagai akibat dari diumbarnya aurat wanita di tempat-tempat umum. Bocah yang masih ingusan atau kakek yang telah renta bisa menjadi pelaku kejahatan karena mereka secara terus menerus ‘dipaksa’ mengkonsumsi pemandangan yang bukan haknya. Ironisnya, sebagian korban adalah bocah perempuan yang belum mengerti apa-apa. Artikel berikut barangkali bisa menjadi ...
Kesalahan-kesalahan Yang Banyak Tersebar Di umat Islam – Bagian ke-15
KESALAHAN-KESALAHAN YANG BANYAK TERSEBAR DI UMAT ISLAM Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alus Syaikh [Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi] KESALAHAN-KESALAHAN DALAM AKIDAH DAN TAUHID Ketiga: Berbagai Bid’ah Dan Sebagian Hal-hal Yang Terlarang Yang Berkaitan Dengan Tauhid 3. Mengadakan Berbagai Macam Acara Peringatan Bid’ah; Seperti Ulang Tahun, Tahun Baru, Hari Ibu dan Yang Lainnya Hal itu semacam ini terlarang dari 3 sisi: Pertama: Karena merupakan bid’ah yang tidak ada tuntunannya dari syari’at, tetapi manusialah yang mengada-adakannya karena mengikuti hawa nafsu ...
Bolehkah Mengambil Ilmu Kepada Orang Yang Baru Rujuk Dari Penyimpangan?
BOLEHKAH MENGAMBIL ILMU KEPADA ORANG YANG BARU RUJUK DARI PENYIMPANGAN? Al Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah- Pertanyaan: orang yang berilmu namun kemudian menyimpang, kemudian ruju’, bolehkah kita langsung mengambil ilmu darinya? Jawaban: Ya kamu lihat, apa benar ruju’dia, dilihat terlebih dahulu, bukan kemudian, dia taubat, selesai, seakan tidak ada sesuatu yang terjadi, bukan demikian! Dilihat, betul tidak taubatnya, menjadi baik atau tidak pada dirinya, ada perubahan nyata, baru kemudian. Sebagian orang menganggap permainan taubat, mainan. Begitu taubat selesai segalanya sudah. Naam ...
Apakah Benar Pembagian Ulama Menjadi Dua
APAKAH BENAR PEMBAGIAN ULAMA MENJADI DUA Al Ustadz Abu Nasim Mukhtar hafizhahullah Pertanyaan: Apakah benar ada pembagian ulama salafy menjadi dua? Ulama yang membahas bantahan-bantahan dan ulama yang tidak membahas rudud, mohon penjelasannya… Jawaban: Untuk dibagi-bagi seperti ini tidak benar, semua ulama ahlus sunnah pasti membahas tentang rudud, pasti membahas tentang bantahan-bantahan, tetapi ada yang lebih spesialisasi lagi, kan begitu… Semua ulama ahlus sunnah berbicara tentang kesesatan , memperingatkan umat dari kesesatan, tetapi diantara mereka ada yang lebih mengkhususkan diri ...
Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 8
HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Kedelapan ~ Ujub Ujub atau merasa kagum dan bangga dengan diri sendiri menjadikan pelakunya memuliakan dirinya sendiri, sehingga dia merasa senang dan cukup dengan apa yang dia miliki, akibatnya dia menganggap bahwa kebenaran tidak muncul kecuali dari dirinya, seakan-akan dia memang diberi tugas khusus untuk membawanya. Ini merupakan sifat orang-orang kafir sebagaimana firman Allah Ta’ala: فَلَمَّا جَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَرِحُوْا بِمَا عِنْدَهُمْ مِنَ الْعِلْمِ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُوْنَ. ...


