MEMBANTAH KEBATILAN BUKAN DENGAN CARA YANG BATIL PULA
MEMBANTAH KEBATILAN BUKAN DENGAN CARA YANG BATIL PULA
Asy-Syaikh DR Ali bin Yahya Al-Haddady hafizhahullah
إعادة التغريد أو تضمين التغريدة منكرا مسموعا أو مرئيا كالمعازف والنساء العاريات أو بعض الممارسات المحرمة بين الجنسين ونحو ذلك بقصد إنكار المنكر هو منكر في نفسه بل إشاعة منكر
Me-retweet atau memuat ke dalam twit suatu kemungkaran–baik audio maupun visual–seperti alat-alat musik, gambar wanita-wanita yang telanjang, atau tindakan tertentu yang haram dilakukan oleh dua orang yang berlainan jenis kelamin, atau yang semisalnya, dengan maksud untuk mengingkari kemungkaran tersebut, itu adalah kemungkaran pula, bahkan termasuk ikut menyebarkan kemungkaran tersebut.
يجب أن يربأ الدعاة بأنفسهم عنه
Para dai wajib mengentaskan diri dari tindakan ini.
فالدعوة إلى الحق تكون بالحق ورد الباطل أن يجب أن ينزه عن الباطل
Dakwah mengajak kepada kebenaran harus dilakukan dengan cara yang benar pula. Membantah kebatilan wajib dilakukan dengan cara yang bersih dari kebatilan pula.
? Sumber || https://twitter.com/amri3232/status/1011622283306258433?s=08
Artikel Terkait
Benarkah Ucapan Selamat Natal Tidak Mempengaruhi Akidah?
24 Desember 2019
KARENA DOSA
8 Oktober 2018
MEMBANTAH KEBATILAN BUKAN DENGAN CARA YANG BATIL PULA
27 Juni 2018
MENGENAL SOSOK RUZAIQ AL-QURASYI
26 April 2018
MELAPORKAN KESALAHAN ULAMA KEPADA PEMERINTAH JIKA TIDAK BERTAUBAT ADA CONTOHNYA DARI SALAF!
9 Maret 2018