Wanita Berpuasa Disaat Haidh Karena Tidak Tahu Hukumnya

WANITA BERPUASA DISAAT HAIDH KARENA TIDAK TAHU HUKUMNYA

Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz رحمه الله

Pertanyaan: Seorang wanita bertanya; Sesungguhnya wanita ini pertama kali mengalami haidh di bulan Ramadhan. Ketika itu ia baru berusia tiga belas tahun. (Dalam keadaan haidh) Ia shalat dan juga puasa. Dan ia tidak mengqadha hari-hari yang ia berhaidh padanya di bulan Ramadhan.

Perlu diketahui bahwa wanita ini tidak mengetahui haramnya berpuasa di saat haidh maupun kewajiban qadha puasa setelah Ramadhan. Dan sungguh hal ini telah luput beberapa tahun lamanya. Maka apakah ia harus mengqadhanya saat ini? Berilah kami faedah, semoga Allah membalas anda.

Jawaban:

Pertama: Wanita haidh tidak boleh berpuasa di tengah-tengah masa haidhnya. Tidak juga ia menunaikan shalat. Apa yang dilakukan wanita tersebut dengan berpuasa dan shalat di saat masa haidhnya teranggap sebagai suatu kesalahan. Wajib baginya bertaubat dan mohon ampun kepada Allah. Maka ia tidaklah mendapatkan udzur dengan ketidaktahuannya tentang hukum pada semisal perkara ini, karena yang wajib adalah bertanya.

Kedua: Ia wajib mengqadha seluruh hari yang kebiasaan haidhnya datang padanya di bulan Ramadhan, sama saja apakah itu dari satu Ramadhan atau beberapa Ramadhan. Sedangkan puasanya di saat haidh itu tidaklah sah. Dan bersamaan dengan qadha, Jwajib baginya memberi makan seorang miskin dari setiap hari (yang ia berhaidh padanya) sebesar setengah sha’ dari makanan pokok penduduk negeri setempat.

Sumber: http://www.binbaz.org.sa/node/440

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

من صامت في حيضتها جاهلة بالحكم

امرأة تقول : إنها عندما جاءتها الحيضة أول مرة في رمضان وكانت تبلغ الثالثة عشرة من عمرها ، وكانت تصلي وتصوم ولم تقض الأيام التي حاضت فيها علماً أنها لم تكن تعلم أنه حرام الصوم في وقت الحيضة وقضائها بعد رمضان ، وقد فات على هذا سنوات كثيرة ، هل تقضيها الآن ، أفيدونا جزاكم الله .

أولاً : الحائض لا يجوز أن تصوم أثناء مدة الحيض ، ولا أن تصلي ، وما فعلته المرأة المذكورة من صوم وصلاة أثناء الحيض يعتبر خطأ ، وعليها أن تتوب إلى الله وتستغفره ، فليست معذورة بالجهل بالحكم في مثل هذا الأمر لأن الواجب عليها السؤال .

ثانياً : عليها أن تقضي جميع الأيام التي جاءتها العادة فيها في رمضان ، سواء كان ذلك من رمضان واحد أو عدة رمضانات ، ولا يجزئها الصوم أثناء الحيض ، وعليها أن تطعم عن كل يوم مسكيناً مع القضاء نصف صاع من قوت البلد .

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.