KEBENARAN LEBIH BERHAK DIIKUTI

KEBENARAN LEBIH BERHAK DI IKUTIA l-Imam Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata: “طالب الحق لا يصرفه الإعجاب والإكبار للشخصيات الكبيرة عن اتباع الحق والإنصاف والعدل، فإن الحق أحق أن يتبع Kagum dan takjub terhadap individu-individu tertentu yang agung tidaklah memalingkan seorang pencari kebenaran dari mengikuti kebenaran dan tetap bersikap inshaf lagi adil. Karena kebenaran itu lebih berhak untuk diikuti. والحجة لا يجوز إسقاطها من أجل هذا الرجل العظيم أو ذاك، Dan hujjah tidaklah boleh digugurkan hanya karena seorang yang ...

KEBENARAN BUKAN DIUKUR DENGAN MANUSIA, TAPI MANUSIA YANG DIUKUR DENGAN KEBENARAN

KEBENARAN BUKAN DIUKUR DENGAN MANUSIA, TAPI MANUSIA YANG DIUKUR DENGAN KEBENARAN Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: وكثير من الناس يزن الأقوال بالرجال، فإذا اعتقد في الرجل أنه معَظَّم قَبِل أقوالَه وإن كانت باطلةً مخالفةً للكتاب والسنة، بل لا يصغي حينئذ إلى مَنْ يردّ ذلك القول بالكتاب والسنة، بل يجعل صاحبه كأنه معصوم. وإذا ما اعتقد في الرجل أنه غير معَظَّم ردَّ أقوالَه وإن كانت حقاً، فيجعل قائل القول سبباً للقبول والرد من غير وزن بالكتاب والسنة. “Banyak orang ...

JANGAN TAKUT MENYUARAKAN KEBENARAN

JANGAN TAKUT MENYUARAKAN KEBENARAN Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda: *لا يَمنَعَنَّ رَجُلاً هَيبَةُ النَّاسِ أن يقول بحقٍّ إذا عَلِمَهُ [أو شَهِدَهُ أو سمِعَهُ].* “Janganlah sekali-kali ketakutan kepada manusia menghalangi seseorang untuk mengatakan kebenaran jika dia mengetahuinya atau menyaksikannya atau mendengarnya.” Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albany rahimahullah berkata: وفي الحديث: النهي المؤكد عن كتمان الحق خوفاً من الناس، أو طمعاً في المعاش، فكل من كتمه مخافة إيذائهم إياه بنوع من أنواع الإيذاء؛ كالضرب والشتم وقطع الرزق، أو مخافة عدم احترامهم ...

NASEHAT BAGI ORANG YANG GENGSI UNTUK MENERIMA KEBENARAN DARI ORANG YANG DI BAWAHNYA

NASEHAT BAGI ORANG YANG GENGSI UNTUK MENERIMA KEBENARAN DARI ORANG YANG DI BAWAHNYA Asy-Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhay hafizhahullah berkata: “Ini merupakan kalimat yang bermanfaat bagi siapa saja yang disusupi penyakit oleh syaithan dengan merasa dirinya telah menjadi seorang yang besar, atau merada telah menjadi menjadi seorang syaikh dan diberi pakaian kebesaran serta manusia berkumpul mengitarinya, atau dia telah memegang jabatan atau semisalnya, sehingga hal itu menyebabkan dirinya merasa gengsi untuk bertanya kepada murid-muridnya. Jadi ilmu itu akan menjadi ...

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.