SURAT AL-IKHLAS SEPERTIGA AL-QUR’AN

SURAT AL-IKHLAS SEPERTIGA AL-QUR’AN

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin رحمه الله

Pertanyaan: Pertanyaannya yang terakhir, ia mengatakan: Surat al-Ikhlas dikatakan sebanding dengan sepertiga al-Qur’an, apakah ini benar? Dan apakah yang membacanya tiga kali berarti seperti membaca al-Qur’an seluruhnya?  

Jawaban:

Benar bahwa surat Qul Huwallahu Ahad sebanding dengan sepertiga al-Qur’an.

Hal itu telah pasti dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam di dalam Shahih al-Bukhari dan selainnya. Akan tetapi perimbangan tersebut bukan berarti bahwa surat al-Ikhlas telah mencukupi (menggantikan) dari al-Qur’an, karena perimbangan itu terkadang tidak berarti mencukupi. Lihatlah apa yang telah pasti dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bahwa ucapan:

لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمدوهو على كل شيء قدير

Sepuluh kali sebanding dengan membebaskan empat orang budak dari anak keturunan Isma’il. Namun bersamaan dengan itu, andai ada seorang insan yang mengucapkan dzikir ini seratus kali, maka tetap tidak dapat mencukupi (menggantikan) dari membebaskan seorang budak di dalam menebus kafarah. Jadi perimbangan tersebut –perimbangan sesuatu dengan sesuatu –tidak mengharuskan tercukupinya sesuatu itu dari sesuatu yang lainnya.

Maka kita katakan sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam mengatakannya, “Sesungguhnya Qul Huwallahu Ahad sebanding (menyamai) dengan sepertiga al-Qur’an.” Akan tetapi kita juga mengatakan bahwa membacanya tidaklah mencukupi dari membaca al-Qur’an (seluruhnya), bahkan harus ada yang ini dan yang itu. Oleh karena itu, andai ada seorang insan membaca surat ini dalam shalat tiga kali sedang ia tidak membaca al-Fatihah, maka tidaklah sah shalatnya. Seandainya bacaan surat tersebut sudah mencukupi dari al-Qur’an, niscaya kami katakan bahwa bila engkau membacanya tiga kali di dalam shalat, maka sudah mencukupimu dari al-Fatihah. Namun tidak ada seorang ‘ulama pun yang mengatakan demikian.

Sumber: Silsilah Fatawa Nurun ‘alad Darb> kaset no. 83

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

——————————————-

تطبيق فتاوى بن عثيمين رحمه الله – فضل قراءة سورة الإخلاص

السؤال:

سؤاله الآخر يقول فيه: سورة الإخلاص يقال أنها تعدل ثلث القرآن، فهل صحيح هذا؟ وأن من يقرؤها ثلاث مرات كأنه قرأ القرآن كله؟

الجواب:

الشيخ: صحيح أن قل هو الله أحد تعدل ثلث القرآن، ثبت ذلك عن النبي صلى الله عليه وسلم في صحيح البخاري وغيره، ولكن ليس معنى المعادلة أنها تجزئ عن القرآن، فإن المعادلة قد لا تكون مجزئة. وانظر إلى ما ثبت به الحديث عن النبي صلى الله عليه وسلم من أن قول لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير عشر مرات تعدل عتق أربعة أنفس من ولد إسماعيل، ومع ذلك لو قال الإنسان هذا الذكر مائة مرة لم يجزئه عن العتق رقبة في كفارة. فالمعادلة -معادلة الشيء بالشيء- لا تقتضي إجزاء الشيء عن الشيء، فنحن نقول كما قال النبي صلى الله عليه وسلم: «إن قل هو الله أحد تعدل ثلث القرآن». لكننا نقول: إن قراءتها لا تجزئ عن قراءة القرآن، بل لا بد من هذا وهذا. ولذلك لو أن الإنسان قرأها في صلاته ثلاث مرات ولم يقرأ الفاتحة ما صحت صلاته، ولو كانت تجزئ عن القرآن لقلنا أنك إذا قرأتها ثلاث مرات في الصلاة أجزأتك عن الفاتحة، ولا قائل بذلك من أهل العلم.

المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [83]

Download
Judul: SURAT AL-IKHLAS SEPERTIGA AL-QUR'AN Pembicara: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin رحمه الله Tanggal: 29 Muharram 1437
© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.