SILSILAH ALLAMANI IMAM JARH WAT TA’DIL (bagian ke 2) – Asy-Syaikh Ahmad Bazmul Hafizhahullah-

SILSILAH ALLAMANI IMAM JARH WAT TA’DIL
Asy-Syaikh Ahmad Bazmul -hafizhahullah-

WSI-1111. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: semangat untuk bersatu di atas kebenaran dan menghilangkan perpecahan dan perselisihan dari kebenaran.”

WSI-1212. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: semangat menunjukkan kebenaran kepadanya manusia selama mampu.”

WSI-1313. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau: agar aku mencintai Salafiyun yang jujur di mana saja, menolong mereka dengan segenap kemampuanku, dan tidak menelantarkan mereka.”

WSI-1414. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: seorang salafy yang jujur akan bersama saudara-saudaranya Salafiyun yang lain, tidak meninggalkan majelis mereka dan tidak membuat manusia lari menjauh dari mereka.”

WSI-1515. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: seorang penuntut ilmu yang tidak memuliakan ulama dan tidak menghormati mereka, jika dia tidak bertaubat maka dia tidak akan beruntung.”

WSI-1616. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: Seorang penuntut ilmu sepantasnya untuk tidak berhenti belajar, dan kapan saja dia mengatakan: ‘saya berilmu’, maka hakekatnya dia adalah orang jahil.”

WSI-1717. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: salafiyyah bukan sekedar pengakuan saja, tetapi perkataan harus dibuktikan dengan perbuatan.”

WSI-1818. “Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: salafiyyah bukan tirai penutup untuk bersembunyi bagi orang-orang yang suka bermain-main, tetapi salafiyyah merupakan batas yang memisahkan kebenaran dan kebathilan.”

WSI-1919. “”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: Agar saya tidak memasuki hal-hal yang berat, tetapi menyerahkan penanganannya kepada para ulama’ besar, karena keberkahan bersama mereka.”

Allamani 20“Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: semangat untuk melakukan hal-hal yang menimbulkan kecintaan dan persatuan di atas kebenaran, serta berusaha menutup mata terhadap keburukan saudaranya yang sifatnya pribadi,
ini semua dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah.”
Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=138702

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.