ORANG YANG IKHLASH MENYAMBUT NASEHAT DENGAN SENANG DAN TIDAK TAKUT KRITIKAN

ORANG YANG IKHLASH MENYAMBUT NASEHAT DENGAN SENANG DAN TIDAK TAKUT KRITIKAN

Ibnul Wazir rahimahullah berkata:

والقاصد لوجه الله لا يخاف أن يُنقد عليه خَلَلٌ في كلامه، ولا يَهاب أن يُدَلَّ على بطلان قوله، بل يحب الحق من حيث أتاه، ويقبل الهدى ممَّن أهداه.
بل المخاشنة بالحق والنصيحة أحبُّ إليه مِن المُداهنة على الأقوال القبيحة، وصديقك مَن أَصْدَقَكَ لا من صدّقَك.
وفي نوابغ الكلم وبدائع الحِكم:
(عليك بمَن يُنذر الإبسال والإبلاس، وإيّاك ومَن يقول: لا بأس ولا تأس)

“Orang yang ikhlash semata-mata mengharapkan wajah Allah, dia tidak takut dikritik kesalahan pada ucapannya, dan tidak khawatir ditunjukkan kebatilan ucapannya, bahkan dia selalu mencintai kebenaran dari manapun datangnya dan menerima petunjuk dari siapapun yang menghadiahkan kepadanya. Bahkan sikap keras yang dilandasi kebenaran dan nasehat lebih dia cintai dibandingkan sikap basa-basi demi mempertahankan ucapan-ucapan yang buruk. Dan temanmu yang sebenarnya adalah yang bersikap jujur kepadamu, bukan yang selalu membenarkan ucapanmu.

Dan disebutkan pada sebuah ucapan hikmah, “Hendaknya engkau bersama orang yang suka mengingatkan agar tidak terjerumus kepada kebinasaan dan menyesal lagi putus asa, jangan bersama orang yang suka mengatakan “Tidak apa-apa dan jangan bersedih!”

***

? Al-Awashim wal Qawashim, karya Ibnul Wazir, jilid 1 hal. 224.

? Saluran Telegram “Rudud Manhajiyyah”

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.