Menghadiri Shalat Berjama’ah Di Masjid yang Iqomahnya Sebelum Masuk Waktu ataukah Shalat Di Rumah

MENGHADIRI SHALAT JAMAAH DI MASJID YANG IQOMATNYA SEBELUM MASUK WAKTU ATAUKAH SHALAT DI RUMAH

Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله

Pertanyaan: Pertanyaan dari situs Mitrosul Anbiya. Penanya dari Maroko:

Di tempatku muadzinnya adzan sebelum masuknya waktu shalat. Apakah saya harus tetap shalat jamaah di masjid walaupun iqomatnya sebelum masuk waktu, ataukah saya shalat di rumah pada keadaan seperti ini?

Jawaban:

Jawaban untuk Anda, wahai penanya, semoga Allah memberkahi Anda. Dan yang semisal dengan Anda, ada dua keadaan:

1. Kalian berada di luar daerah kalian di sebuah padang atau tempat yang luas, maka kalian bisa melihat waktu masuknya shalat, dan shalatlah ketika kalian telah yakin akan masuknya waktu baik shalat Magrib, Subuh atau selainnya.

2. Kalian berada di desa kalian, maka shalatlah bersama jamaah, jangan kalian menyendiri. Kalau dia yakin belum masuknya waktu, maka dia tetap shalat jamaah di masjid dengan niat shalat Sunnah kemudian dia shalat di rumah ketika waktu telah masuk.

Akan tetapi, sesuai pengalaman yang aku temukan dari beberapa pertanyaan semisal yang sampai kepadaku dan dari sedikit ilmu yang saya miliki dikarenakan saya bukan alim yang layak dimintai pendapatnya, akan tetapi, alhamdulillah, saya memiliki kemampuan untuk membedakan sesuatu yang valid dan tidak, dan perkara ini (keraguan masuknya waktu) dibangun di atas praduga yang kuat ketika aku menganalisis dari sebagian penanya mereka berkata: “ketika kami berada di tanah lapang, kami melihat waktu memang belum masuk”, dan perkara ini sudah aku jelaskan pada jawabanku yang pertama terkait permasalahan ini.
Na’am.

Sumber:http://ar.miraath.net/fatwah/2415

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy

***   ***   ***

السؤال:
هذه أسئله وردت عبر موقع ميراث الأنبياء: سائل من ليبيا يقول :يؤذن عندنا للصلوات قبل دخول وقتها، فهل نصلي مع الجماعه في المسجد ولو أقيمت الصلاه قبل دخول الوقت ؟ أم الأفضل أن نصلي بالبيت في هذه الحال؟

الجواب:

أقول أولاً أنت ياهذا السائل بارك الله فيك ,ومن ماثلك في الحال، لكم حالتان:

إحداهما: أن تكونوا موجودين خارج قريتكم في البريه، فأنتم لكم رؤيتكم ,ونظرتكم ,تصلون إذا تيقنتم دخول الوقت، سواء المغرب أو الفجر أو غيرهما.

الحال الثانيه: أن تكونوا في قريتكم فأرى أن لاتشذوا عن جماعتكم، ومن استيقن يقيناً لاشك فيه صلى مع جماعته فتكون له نافله، ويصلي في بيته إذا دخل الوقت الذي كان لاشك عنده فيه، مستيقن، لأني بإستقرأ مايرد إليّ من أسئله وما أقل علمي ولستُ بالعالم الذي يصدر عن رأيه لكن ولله الحمد عندي أهليه أميز بها, الصحيح من السقيم   استبان لي أن هذا مبني علي غالب الظن, فحينما أحقق مع السائلين يقول كنا في البريه فرأينا أن الوقت لم يدخل, وقد بينتُ التفصيل في هذه المسأله في أول جوابي علي هذا السؤال ,نعم.

Download
Judul: MENGHADIRI SHALAT JAMAAH DI MASJID YANG IQOMATNYA SEBELUM MASUK WAKTU ATAUKAH SHALAT DI RUMAH Pembicara: Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله Tanggal: 29 Rajab 1436
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.