MAKNA HADITS KEDUA TANGANNYA ADALAH KANAN

MAKNA HADITS KEDUA TANGANNYA ADALAH KANAN

Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan: Apa sikap kita terhadap hadits Ibnu ‘Umar yang mauquf dalam [Shahih] Muslim bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kemudian Dia melipat dua bumi dengan tangan kiri-Nya kemudian Dia berfirman, ‘Aku adalah Allah, di manakah orang-orang yang bertindak lalim, di manakah orang-orang yang sombong?’.” Bagaimana memadukan hadits ini dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya kedua tangan-Nya adalah kanan”?

Jawab:

Semua hadits tersebut adalah hadits yang shahih menurut para ulama sunnah. Dan hadits Ibnu ‘Umar adalah hadits marfu’ yang shahih, bukan mauquf, dan tidak ada perselisihan tentang ini dengan segala puji bagi Allah.

Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sifat kedua tangannya dengan tangan kanan dan tangan kiri dalam tinjauan penamaan/kata benda sebagaimana dalam hadits Ibnu ‘Umar; dan kedua tangan Allah tersebut adalah kanan yang berkah dalam tinjauan kehormatan dan keutamaan sebagaimana dalam hadits-hadits shahih yang lainnya. Dan hal ini sebagaimana yang ditunjukkan dalam firman Allah Ta’ala, “Dan langit-langit dilipat dengan tangan kanan-Nya” dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tangan kanan Allah terisi penuh, tidak kekurangan padanya nafaqah (nafkah/pencukupan kebutuhan kehidupan, pent.)” Al-Hadits. Dan lawan dari kanan adalah kiri dengan nash hadits.

Dan yang dimaksud di dalam ayat-ayat dan hadits-hadits tersebut adalah penjelasan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki tangan kanan dan tangan kiri dari sisi penamaan/kata benda.

Adapun dari sisi keutamaan maka keduanya adalah kanan yang berkah. Tidak ada padanya kekurangan dari sisi manapun, bahkan bagi-Nya Subhanahu wa Ta’ala kesempurnaan yang mutlak dalam segala sesuatu dengan kesepakatan ahlus sunnah wal jama’ah, dan mereka adalah para shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan yang mengikuti mereka dengan kebaikan. Hal ini sebagaimana firman Allah ‘Azza wa Jalla, “Bahkan kedua tangan-Nya terbuka, Dia menafkahkan sebagaimana yang Dia kehendaki”.

Sumber: http://tiny.cc/binbaz

Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

—————
س: ما موقفنا من حديث ابن عمر موقوفاً عند مسلم أن رسول الله – صلى الله عليه وسلم- قال: ((ثم يطوى الأرضين بشماله ثم يقول: أنا الله أين الجبارون، أين المتكبرون)) وكيف يجمع بينه وبين قوله – صلى الله عليه وسلم-: ((إن كلتا يديه يمين))؟
——————————
ج: كلها أحاديث صحيحة عند علماء السنة، وحديث ابن عمرو مرفوع صحيح، وليس موقوفاً وليس بينها اختلاف بحمد الله. فالله سبحانه توصف يداه باليمين والشمال من حيث الاسم كما في حديث ابن عمر وكلتاهما  يمين مباركة من حيث الشرف والفضل كما في الأحاديث الصحيحة الأخرى.
وكما دل على ذلك قوله تعالى: ﴿وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ﴾(1) وقوله – صلى الله عليه وسلم-: ((يمين الله ملآى لا تغيضها نفقة)) الحديث، واليمين ضدها الشمال بنص الحديث.
والمقصود من الآيات والأحاديث بيان أن الله سبحانه وتعالى له يمين وشماله من جهة الاسم، أما من جهة الفضل فكلتاهما يمين مباركة. ليس فيها نقص بوجه من الوجوه، بل له سبحانه الكمال المطلق، في كل شيء بإجماع أهل السنة والجماعة، وهم أصحاب النبي – صلى الله عليه وسلم- وأتباعهم بإحسان، كما قال الله – عز وجل-: ﴿بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَاء﴾(2).

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.