KAMI ADALAH SALAFIYYIN BUKAN GOLONGAN SEMPALAN

KAMI ADALAH SALAFIYYIN BUKAN GOLONGAN SEMPALAN

Sebagian ahlul bid’ah pada hari ini memberi julukan kepada Salafiyun sebagai Al-Madakhilah (pengikut Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, pen.), semoga Allah menjelekkan mereka atas apa yang mereka tetapkan. Sebelumnya mereka menjuluki kita dengan Al-Albaniyyin (pengikut Asy-Syaikh Al-Albani, pen.) dan Al-Jamiyah (pengikut Syaikh Muhammad Aman Al-Jami, pen.).

Demikianlah keadaan ahlul ahwa wal bida’ dalam mencela muhaddits dunia Al-Imam Al-Albani rahimahullah dan Asy-Syaikh Al-‘Allamah Muhammad Aman Al-Jami rahimahullah. Demikian juga (ketika mencela) mawar masa ini yakni Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah kemudian ulama-ulama kita, syaikh-syaikh kita, dan para penuntut ilmu yang berjalan di jalan mereka.

Dan sungguh (ahlul bid’ah) telah memberi julukan ahlus sunnah dari salafush shalih kita dengan Al-Hasyawiyah, An-Nashibah, Al-Musyabbihah, Zawamilul Asfar, dan selain dari itu dari julukan-julukan yang menunjukkan isi hati mereka (ahlul bid’ah). Dan salafush shalih kita tidaklah memilih julukan-julukan ini dan juga tidak meridhainya.

و تلك شكاة ظاهر عنك عارها

“Dan itu adalah aib yang kamu tuduhkan, padahal sangat jelas bagimu bahwa itu adalah kebanggaan yang nyata”

Demikian pula para pengikut Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah dijuluki dengan Al-Wahhabiyyah.

Berkata penulis tulisan “Al-Wahhabiyyah dan pemimpinnya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab”:

“Sesungguhnya julukan Al-Wahhabiyyah bukanlah julukan yang dipilih oleh para pengikut dakwah tersebut untuk diri mereka, juga tidak diterima penetapan julukan tersebut atas mereka, akan tetapi yang menetapkan itu sebelumnya adalah musuh-musuh mereka -dalam keadaan penyelisihan mereka- dalam rangka membuat orang lari dari mereka. Dan demikian pula bagi yang mendengar (dituduhkan kepada mereka) bahwa mereka datang dengan madzhab kelima yang menyelisihi madzhab-madzhab Islam yang empat yang besar. Adapun julukan yang mereka ridhai dan mereka menamakan diri dengannya adalah “As-Salafiyun” (Salafy) dan dakwah mereka adalah “dakwah As-Salafiyah”.”

Dan ini semua termasuk ke dalam perbuatan menghalangi dakwah Salafiyah dan membuat (manusia) lari darinya, serta masuk ke dalam perbuatan memanggil dengan julukan/gelaran (yang mengandung ejekan).

Allah Ta’ala berfirman, “Dan jangan memanggil dengan julukan/gelaran (yang mengandung ejekan). Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk setelah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat maka mereka itulah orang-orang yang zhalim”.

Dan demikianlah keadaan ahlul bid’ah wal ahwa` di setiap masa dan tempat.

Dan kita As-Salafiyyun adalah orang-orang yang muttabi’un/ittiba’ (mengikuti Nabi) dan bukan orang-orang yang mubtadi’un/ibtida’ (mengada-adakan bid’ah). Jika sekiranya kita harus taqlid maka niscaya kita akan bertaqlid kepada imam yang empat atau kepada yang lebih utama dari mereka dari kalangan para shahabat yang mulia radhiyallahu ‘anhum.

Dan sang pencerah abad ini (yakni Asy-Syaikh Rabi’, pen.) hafizhahullah melarang dan memerangi taqlid dan ta’ashub (fanatisme golongan) dan beliau memiliki tulisan/buku dengan judul “At-Ta’shshub Adz-Dzamim” (Ta’ashub yang Buruk), demikian juga sebelum beliau, Al-Imam Al-Albani dan Al-‘Allamah Muhammad Aman Al-Jami semoga Allah merahmati keduanya. Dan upaya mereka berdua memerangi taqlid dan ta’ashub juga telah masyhur dan diketahui.

Dan sebagai penutup, saya katakan kepada mereka-mereka:

Jika (julukan) Madkhali adalah penolong dien kita, maka saksikanlah wahai bangsa jin dan manusia bahwa saya adalah seorang Madkhali.

Ditulis oleh: ‘Izzuddin bin Salim bin Ash-Shadiq

Sumber: http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=60444

Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

***

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.