APAKAH MEMBATALKAN PUASA TATKALA SEORANG YANG BERPUASA MENGATAKAN : SAYA LAPAR ATAU MERASA HAUS?

APAKAH MEMBATALKAN PUASA TATKALA SEORANG YANG BERPUASA MENGATAKAN : SAYA LAPAR ATAU MERASA HAUS?

Fatwa Ramadhan-fsiSyaikh kami Al-Allamah Al-Faqih Ahmad an-Najmi rahimahullah ditanya:

Pertanyaan: Apa hukumnya kalau seandainya ada seorang insan mengatakan tatkala berpuasa ucapan yang menampakkan kepada orang lain beratnya puasa baginya, seperti mengatakan: Saya lapar, saya merasa lapar dan haus. Apakah ini membatalkan pahala puasa, karena hal itu banyak terdengar dari sebagian orang yang berpuasa?

Jawaban: Telah berlalu bahwasanya saya telah katakan: Sesungguhnya puasa itu tidak batal kecuali dengan berbuka. Dan yang nampak sesungguhnya itu akan mengurangi pahala puasa, jika dia bermaksud dalam ucapannya mengomel terhadap puasanya dan tidak ridha dengannya. Hanya Allah lah tempat meminta taufiq.

***

Lihat Fath Ar-Rabbi Al-Wadud fil Fatawa war-Rasaail war-Rudud. 1/326.

Sumber: Qanaat al-Iman wal-Istiqamah.

—————————————————–
? هل يبطل أجر الصائم أثناء صومه بقوله أنا جائع وأحس بعطش
?سئل شيخنا العلاّمة الفقيه أحمد النجمي – رحمه الله تعالى –

(السؤال) : ما الحكم لو تكلم الإنسان أثناء صومه بما يظهر لغيره ثقل الصوم عليه كقوله أنا جائع وأحس بجوع وعطش هل يبطل أجر الصيام لأن ذلك كثيرا ما يُسمع من بعض الصائمين ؟

(الجواب) : ” سبق أن قلت أن الصوم لا يبطل إلا بالفطر ، والظاهر أنه ينقص الأجر إذا قصد بذلك التذمر من الصيام وعدم الرضا به ، وبالله التوفيق ” اﻫـ

? انظر : (فتح الرّب الودود في الفتاوى والرّسائل والرّدود) (٣٢٦/١) .‏

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
?قناة الإيمان والإستقامة?
https://telegrm.me/iman_istikam

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.