PERKARA BERBAHAYA YANG TERKADANG DILAKUKAN SEORANG SUAMI TERHADAP ISTRINYA Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alus Syaikh hafizhahullah {Mufti Kerajaan Arab Saudi} Pertanyaan: Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan, salah seorang ikhwah dari Aljazair menanyakan apa makna: “Tiga perkara yang seriusnya dianggap serius dan bercanda pun tetap dianggap serius” dan apa makna: “Tidak sah thalaq ketika […]
Kumpulan Fatwa Ulama Seputar Hukum: “Perayaan Dan Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyyah”
KUMPULAN FATWA ULAMA SEPUTAR HUKUM “PERAYAAN DAN UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYYAH” Berkata Al ‘Alamah Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin -Rahimahullohu- : “Bukan termasuk sunnah kita menjadikan ‘ied (acara rutin) dengan masuknya tahun baru hijriyyah atau (menjadikan kebiasaan) saling mengucapkan selamat.” [Adh dhiyaul lami’ 702] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Al ‘Alamah Sholih Al Fauzan -hafidhohulloh- ditanya : Penanya […]
Batasan Toleransi
BATASAN TOLERANSI Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari Toleransi selama ini terbukti cukup ‘sakti’ dan banyak memakan korban dari umat Islam yang memang hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Toleransi kerap kali dijadikan sebagai pembenar untuk melegalkan perbedaan dan perselisihan meskipun hal tersebut sudah menyentuh prinsip-prinsip agama. Bagaimana sesungguhnya konsep toleransi dalam Islam? Perbedaan […]
Ketika Untaian Kalamullah Sekedar Jadi Hiasan
KETIKA UNTAIAN KALAMULLAH SEKEDAR JADI HIASAN Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Ishaq & Al-Ustadzah Ummu Ishaq Allah menurunkan Al Qur’an adalah sebagai petunjuk bagi manusia. Agar tujuan ini bisa terealisasi, Al Qur’an tidak bisa hanya sekedar dijadikan pajangan. Sayangnya justru perbuatan ini yang banyak dilakukan manusia. Salah satunya melalui apa yang dinamakan seni kaligrafi. Bila kita […]
Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 3
SILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH Termasuk Ciri-ciri Al Hadadiyyah: 9. Taqiyyah (sikap berdusta) yang melampaui batas. 10. Mereka menulis, menggambil ilmu dari nama-nama yang majhul (yang tidak dikenal) dan para plagiat, yang apabila salah seorang mereka meninggal tidak diketahui siapa orangnya tidak pula jejaknya. Dengan sikap ini, mereka melebihi dari pada (syi’ah rafidhoh). Dikarenakan mereka dikenal dan ditulis […]
AUDIO Kajian Salafiyyah Indonesia Sabtu-Ahad 23-24 Dzulhijjah 1435H
Berikut ini Rekaman Kajian yang di adakan di beberapa tempat di Indonesia, pada Hari Sabtu-Ahad 1435H/18-19 Oktober 2014M 1. Tegal *Al Ustadz Muhammad as Seweed -Melepas Belenggu-Belenggu Hizbiyyah 1. Sesi 1 Download 2. Sesi 2 Download 3. Sesi 3 Download 4. Sesi 4 Download 5. Sesi 5+ TJ Download Sumber : Panitia Kajian Tegal Jazaahumullahu […]
Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 6
HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Keenam ~ Cinta Kedudukan Dan Kepemimpinan Tidak diragukan lagi bahwa bahwa jiwa memiliki keinginan-keinginan yang tercela berupa cinta dunia, ingin mendapatkan kemuliaan, berlomba-lomba mendapatkan harta, ingin memiliki kedudukan, dan hal-hal lainnya yang tercela menurut syari’at. Tabiat dasar manusia adalah zhalim dan suka melanggar hak orang lain, […]
Amalan Penduduk Surga Dan Penduduk Neraka
AMALAN PENDUDUK SURGA DAN PENDUDUK NERAKA Pertanyaan: Apa saja amalan ahlul jannah dan apa pula perbuatan yang menyebabkan seseorang menjadi penghuni neraka? Jawab: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjawab, “Alhamdulillah. Secara ringkas, amalan ahlul jannah (penghuni surga) adalah iman, takwa, dan amal saleh yang lain. Adapun perbuatan penghuni neraka ketika di dunia adalah kekufuran, kefasikan, […]
Nasehat Nan Penuh Kenangan
NASEHAT NAN PENUH KENANGAN Ditulis oleh: Al-Ustadz Muslim Abu Ishaq Al-Atsari Al-Imam Abu Dawud meriwayatkan dari shahabat yang mulia Al-‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia berkata: Rasulullah shalallahu‘alaihi wa sallam menasihatkan kepada kami dengan satu nasihat yang menggetarkan hati-hati kami dan air mata pun berlinang karenanya. Maka ketika itu kami mengatakan: “Duhai Rasulullah, nasihat ini […]
Hukum Membatasi Jumlah Keturunan Dengan Alasan Supaya Lebih Fokus Dalam Beribadah
HUKUM MEMBATASI JUMLAH KETURUNAN DENGAN ALASAN SUPAYA LEBIH FOKUS DALAM BERIBADAH Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -Rahimahullohu- Pertanyaan : Ada seorang memiliki 4 anak dia mengatakan : Sesungguhnya dia menginginkan membatasi jumlah keturunan, dan sudah merasa cukup dengan anak yang ada, dengan alasan supaya bisa lebih fokus dalam beribadah kepada Rabbnya. Dikarenakan banyak anak […]