{"id":6106,"date":"2014-09-04T18:21:37","date_gmt":"2014-09-04T10:21:37","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=6106"},"modified":"2014-09-04T18:21:37","modified_gmt":"2014-09-04T10:21:37","slug":"bolehkah-mengambil-upah-dari-menghajikan-orang-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=6106","title":{"rendered":"Bolehkah mengambil upah dari menghajikan orang lain?"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Mengambil-Upah-Dari-Menghajikan-Orang-Lain.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-6104\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Mengambil-Upah-Dari-Menghajikan-Orang-Lain-300x168.jpg\" alt=\"Mengambil Upah Dari Menghajikan Orang Lain\" width=\"300\" height=\"168\" srcset=\"https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Mengambil-Upah-Dari-Menghajikan-Orang-Lain-300x168.jpg 300w, https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Mengambil-Upah-Dari-Menghajikan-Orang-Lain.jpg 500w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><strong>BOLEHKAH MENGAMBIL UPAH DARI MENGHAJIKAN ORANG LAIN?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\"><em>Pertanyaan pertama dari fatwa no 5228 :<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\"><strong>Soal :<\/strong> <em>Suami saya -semoga Allah merahmatinya- telah meninggal. Dan saya ingin (dengan ijin Allah) mewakilkan seseorang agar dia menghajikannya tahun ini. Apakah sah-sah saja, bagi orang yang menghajikannya untuk mengambil upah (harta) atas rasa letihnya, selain harta yang dia ambil, seperti biaya transportasi, biaya makan dan minum, atau tidak? Berikan saya faidah, jazakumullahu khairaljaza.<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\"><strong>Jawaban :<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\">Diperbolahkan bagi yang diserahi tugas untuk mnghajikan orang lain untuk mengambil apa yang ditetapkan berupa upah dalam menunaikan haji tersebut, walaupun upahnya lebih banyak dari pada biaya yang dipakai untuk transportasi, makan dan minum dan yang lainnya yang dibutuhkan untuk menunaikan ibadah haji.<br \/>\nDan disyariatkan baginya untuk meniatkan hal itu untuk tolong-menolong dalam kebaikan dan menunaikan apa yang Allah mudahkan baginya untuk beribadah di tanah haram yang mulia. Dan janganlah tujuannya adalah mencari harta semata. (juz No 11 hal no : 61)<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\">Hanya kepada Allah kita memohon Taufiq. Semoga shalawat dan salam itu terlimpah atas Nabi kita, keluarganya dan para shahabatnya.<br \/>\nKomite Tatap untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\">Ketua :\u00a0 Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz<br \/>\nWakil ketua : Abdurrozzaq Afifi<br \/>\nAnggota :\u00a0 Abdullah bin Qu&#8217;uud, Abdullah bin Ghudaiyyan<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\">Sumber :\u00a0<a style=\"font-weight: inherit; color: #0068cf;\" href=\"http:\/\/tinyurl.com\/m56am63\" target=\"_blank\">http:\/\/tinyurl.com\/m56am63<\/a><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"color: #444444; text-align: left;\">Alih Bahasa: Ustadz Abu Hafs Umar al atsary<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOLEHKAH MENGAMBIL UPAH DARI MENGHAJIKAN ORANG LAIN? Pertanyaan pertama dari fatwa no 5228 : Soal : Suami saya -semoga Allah merahmatinya- telah meninggal. Dan saya ingin (dengan ijin Allah) mewakilkan seseorang agar dia menghajikannya tahun ini. Apakah sah-sah saja, bagi orang yang menghajikannya untuk mengambil upah (harta) atas rasa letihnya, selain harta yang dia ambil, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6104,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[1555,1556],"class_list":["post-6106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fatwa","tag-bolehkah-mengambil-upah-dari-menghajikan-orang-lain","tag-mengambil-upah-dari-menghajikan-orang-lain"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}