{"id":5598,"date":"2014-08-16T20:09:36","date_gmt":"2014-08-16T12:09:36","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=5598"},"modified":"2014-08-16T20:09:36","modified_gmt":"2014-08-16T12:09:36","slug":"hukum-merendahkan-waliyyul-amri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=5598","title":{"rendered":"Hukum Merendahkan Waliyyul Amri"},"content":{"rendered":"<p style=\"color: #444444; text-align: left;\"><strong>HUKUM MERENDAHKAN WALIYYUL AMRI<\/strong><\/p>\n<p style=\"color: #444444; text-align: left;\"><em>Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf<\/em><\/p>\n<p style=\"color: #444444; text-align: left;\">Syariat yang lurus telah melarang dari tindakan merendahkan waliyyul amri karena hal itu akan menyebabkan hilangnya ketaatan yang semestinya diberikan kepada mereka. Melemahkan kewibawaan waliyyul amri dan sibuk mencelanya, mencari-cari kekurangannya, adalah satu kesalahan besar dan pelanggaran yang fatal serta pangkal terjadinya kerusakan agama dan dunia.<\/p>\n<p style=\"color: #444444; text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Hukum-Merendahkan-Waliyyul-Amri.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-5600\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Hukum-Merendahkan-Waliyyul-Amri-300x180.jpg\" alt=\"Hukum Merendahkan Waliyyul Amri\" width=\"300\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Hukum-Merendahkan-Waliyyul-Amri-300x180.jpg 300w, https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Hukum-Merendahkan-Waliyyul-Amri.jpg 500w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Anas bin Malik\u00a0<i>radhiyallahu \u2018anhu<\/i>\u00a0berkata, \u201cPara tokoh dan pembesar dari sahabat-sahabat Nabi\u00a0Shallallahu \u2018alaihi wasallam melarang kami dari merendahkan dan mencela umara.\u201d<\/p>\n<p style=\"color: #444444; text-align: left;\"><strong>Asy-Syaikh Abdurrahman as- Sa\u2019di<\/strong>\u00a0<i>rahimahumallah<\/i>\u00a0juga menegaskan bahwa kewajiban semua orang adalah menahan kesalahan-kesalahannya (waliyyul amri) dan tidak boleh menyibukkan diri dengan mencelanya, tetapi hendaknya berdoa memohon taufik kepada Allah\u00a0<i>Subhanahu wata\u2019ala<\/i>untuk waliyyul amri, sebab mencelanya justru akan menimbulkan kerusakan yang besar dan bahaya yang merata. <strong>(ad-Dur al-Mantsur)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Barang siapa merendahkan waliyyul amri atau pemerintah, berarti ia melepaskan ikatan Islam dari lehernya. Rasulullah\u00a0Shallallahu \u2018alaihi wasallam bersabda,<\/p>\n<p dir=\"rtl\" style=\"text-align: left;\">\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f \u0643\u064e\u0627\u0626\u0650\u0646\u064c \u0628\u064e\u0639\u0652\u062f\u0650\u064a \u0633\u064f\u0644\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u064c \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0630\u0650\u0644\u0651\u064f\u0648\u0647\u064f \u0641\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0631\u064e\u0627\u062f\u064e \u0623\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064f\u0630\u0650\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0641\u064e\u0642\u064e\u062f\u0652 \u062e\u064e\u0644\u064e\u0639\u064e \u0631\u0650\u0628\u0652\u0642\u064e\u0629\u064e \u0627\u0652\u0644\u0625\u0650\u0633\u0652\u0644\u064e\u0627\u0645\u0650 \u0645\u0650\u0646 \u0639\u0646\u064f\u0642\u0650\u0647\u0650<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u201cSesungguhnya akan ada setelahku penguasa, maka janganlah kalian merendahkannya. Siapa yang hendak merendahkannya, sungguh ia melepas ikatan Islam dari lehernya.\u201d (HR. Ahmad dari Abu Dzar\u00a0<i>radhiyallahu \u2018anhu<\/i>)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Segala hal yang mengandung unsur penghinaan dan merendahkan waliyyul amri adalah haram. Yang wajib adalah menghormatinya, karena menghormati waliyyul amri berarti menghormati Islam dan muslimin. Mereka layak dihormati karena kedudukannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan\u00a0<\/strong>hafizhahullah berkata: <em>\u201cPerkara ini (menghormati waliyyul amri) wajib mendapatkan perhatian serius, karena di sinilah letak kemaslahatan Islam dan muslimin. Kemaslahatan yang akan kembali kepada kaum muslimin dalam menghormati waliyyul amri jauh lebih banyak dibandingkan kemaslahatan yang kembali kepada waliyyul amri itu sendiri. Maka dari itu, mengetahui perkara ini dan mengamalkannya adalah hal yang dituntut. Sebab, kaum muslimin sangat membutuhkan persatuan dan kerja sama dengan waliyyul amr, terkhusus pada masa yang banyak keburukan seperti sekarang ini. Tidak sedikit dai yang justru mengajak kepada kesesatan. Mereka menyebarkan kejelekannya di tengah-tengah kaum muslimin dengan segala cara untuk merusak kewibawaan pemerintah dan melemahkan pemerintahan. Seluruh kaum muslimin hendaknya betul-betul memerhatikan hal ini. Apabila ada pihak yang ingin memecah belah urusan kaum muslimin dan menggunjing waliyyul amri, hendaknya dinasihati dan diberitahu bahwa hal ini tidak boleh, bukan jalan keluar dari problem.\u201d<\/em> <strong>(al-\u2018Ilam bi kaifiyyati Tanshibil Imam fil Islam)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sumber:<a href=\"http:\/\/asysyariah.com\/kajian-utama-hukum-merendahkan-waliyyul-amri\/\" target=\"_blank\"><strong> Majalah Asy Syariah<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUKUM MERENDAHKAN WALIYYUL AMRI Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Syariat yang lurus telah melarang dari tindakan merendahkan waliyyul amri karena hal itu akan menyebabkan hilangnya ketaatan yang semestinya diberikan kepada mereka. Melemahkan kewibawaan waliyyul amri dan sibuk mencelanya, mencari-cari kekurangannya, adalah satu kesalahan besar dan pelanggaran yang fatal serta pangkal terjadinya kerusakan agama dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5600,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[1431],"class_list":["post-5598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manhaj","tag-hukum-merendahkan-waliyyul-amri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5598"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5598\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}