{"id":4694,"date":"2014-07-16T10:22:06","date_gmt":"2014-07-16T02:22:06","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=4694"},"modified":"2014-07-16T10:22:06","modified_gmt":"2014-07-16T02:22:06","slug":"apakah-membantah-ahli-bidah-adalah-hak-para-ulama-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=4694","title":{"rendered":"Apakah Membantah Ahli Bid&#8217;ah Adalah Hak Para Ulama Saja"},"content":{"rendered":"<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/hak-ulama.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4695\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/hak-ulama-300x206.jpg\" alt=\"hak ulama'\" width=\"300\" height=\"206\" \/><\/a><strong>APAKAH MEMBANTAH AHLI BID&#8217;AH ADALAH HAK PARA ULAMA SAJA<\/strong><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><em>Asy-Syaikh Ahmad Bazmul hafizhahullah<\/em><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><strong>Pertanyaan:<\/strong> <em>Membantah ahli bid\u2019ah apakah termasuk kekhususan para ulama atau semua orang memiliki hak untuk membantah ahli bid\u2019ah?<\/em><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><strong>Jawaban:<\/strong><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Sesungguhnya termasuk yang sepantasnya untuk diketahui adalah bahwasanya para ulama dahulu mereka tidak menyibukkan diri untuk membantah ahli bid\u2019ah, karena mereka mencukupkan dengan cara menghajr (menjauhi dan meninggalkan) mereka serta tidak bergaul dengan mereka dengan tujuan memadamkan kejahatan mereka dan bid\u2019ah mereka serta agar tidak menyebar.<\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Hanya saja ketika manusia mulai bergaul dengan ahli bid\u2019ah, maka tersebarlah berbagai bid\u2019ah di tengah-tengah kaum Muslimin yang awam, sehingga bangkitlah para ulama untuk membantah bid\u2019ah dan menghancurkannya dalam rangka menjaga agama dan melindungi akal kaum Muslimin dari berbagai syubhat (kerancuan pemahaman) dan kebathilan bid\u2019ah.<\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Masalah-masalah bid\u2019ah dan hal-hal yang berkaitan dengannya membutuhkan ilmu, perhatian, dan pemahaman agama yang mendalam. Oleh karena itulah tidak menyibukkan diri untuk membantah ahli bid\u2019ah kecuali para ulama yang berkompeten untuk membantah ahli bid\u2019ah.<\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Adapun para penuntut ilmu maka cukup bagi mereka untuk mengambil perkataan para ulama dan menjelaskannya kepada manusia lalu memperingatkan mereka dari bahaya bid\u2019ah dan para pengusungnya. Dan yang wajib atas para penuntut ilmu adalah dengan merujuk kepada para ulama dan mengambil pendapat mereka. Dan jika seorang penuntut ilmu ingin membantah seorang mubtadi\u2019 maka hal itu wajib di bawah arahan dan sepengetahuan seorang ulama yang akan membimbingnya dan menunjukkannya kepada cara yang tepat di dalam membantah ahli bid\u2019ah.<\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Upaya para penuntut ilmu untuk menyebarkan perkataan para ulama dan mentahdzir bid\u2019ah dan para pengusungnya yang telah ditahdzir oleh para ulama tidaklah teranggap bahwa para penuntut ilmu itulah yang telah membantah ahli bid\u2019ah, tetapi mereka hanya semata-mata menyebarkan perkataan para ulama. Dan ini merupakan perkara yang sangat baik sekali jika dilakukan dengan metode yang tepat dan cara yang baik.<br \/>\nNamun perlu diperhatikan bahwa sebuah bid\u2019ah jika nampak dan jelas maka mungkin bagi seorang penuntut ilmu untuk mengingkarinya secara langsung dan membantah bid\u2019ah yang dilakukan oleh seorang mubtadi\u2019. Misalnya jika ada seseorang datang membawa bid\u2019ah maulid (memperinghati kelahiran Rasulullah shallallahu alaihi was sallam \u2013pent) dan orang tersebut mengatakan kepada manusia: \u201cLakukanlah maulid!\u201d Lalu ada salah seorang penuntut ilmu yang bangkit membantah bid\u2019ah ini tanpa merujuk kepada para ulama.<\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Maka yang semacam ini tidak terlarang karena dua perkara:<\/span><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><strong>Pertama:<\/strong><em> Bid\u2019ah tersebut nampak jelas sehingga tidak membutuhkan untuk merujuk kepada para ulama.<\/em><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\"><strong>Kedua:<\/strong> <em>Bid\u2019ah semacam ini nampak jelas karena adanya penjelasan para ulama tentangnya, jadi seorang penuntut ilmu sifatnya hanyalah mengikuti ulama dan tidak mendahului mereka.<\/em><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Sumber artikel:<br \/>\n<a style=\"color: #1155cc;\" href=\"http:\/\/ksa-tawheed.com\/vb\/showthread.php?t=2820\" target=\"_blank\">http:\/\/ksa-tawheed.com\/vb\/<wbr \/>showthread.php?t=2820<\/a><\/p>\n<p style=\"color: #222222; text-align: left;\">Alih bahasa: Abu Almass<br \/>\nSelasa, 17 Ramadhan 1435 H<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>APAKAH MEMBANTAH AHLI BID&#8217;AH ADALAH HAK PARA ULAMA SAJA Asy-Syaikh Ahmad Bazmul hafizhahullah Pertanyaan: Membantah ahli bid\u2019ah apakah termasuk kekhususan para ulama atau semua orang memiliki hak untuk membantah ahli bid\u2019ah? Jawaban: Sesungguhnya termasuk yang sepantasnya untuk diketahui adalah bahwasanya para ulama dahulu mereka tidak menyibukkan diri untuk membantah ahli bid\u2019ah, karena mereka mencukupkan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4695,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[1229,1228],"class_list":["post-4694","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manhaj","tag-apakahmembantahahlibidahhakulama","tag-apakahtahdzirhakulama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4694"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4694\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}