{"id":4038,"date":"2014-06-27T05:13:16","date_gmt":"2014-06-26T21:13:16","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=4038"},"modified":"2014-07-04T13:41:45","modified_gmt":"2014-07-04T05:41:45","slug":"sifat-sifat-penghuni-neraka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=4038","title":{"rendered":"Sifat-Sifat Penghuni Neraka"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Sifat-sifat-penghuni-neraka1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4060\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Sifat-sifat-penghuni-neraka1-300x195.jpg\" alt=\"Sifat-sifat penghuni neraka1\" width=\"300\" height=\"195\" \/><\/a>SIFAT-SIFAT PENGHUNI NERAKA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dalam surat Qaf, Allah subhanahu wa ta\u2019ala menerangkan beberapa sifat penghuni neraka. Allah \u00a0subhanahu wa ta\u2019ala berfirman:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dan yang menyertai dia berkata: <em>\u201cInilah yang tersedia pada sisiku telah siap.\u201d<\/em>Allah berfirman: <em>\u201cLemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, yang menyembah sesembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat.\u201d (Qaf: 23-26)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dalam ayat-ayat tersebut, Allah subhanahu wa ta\u2019ala menerangkan bahwa qarin yang menyertai manusia, yakni malaikat yang ditugasi untuk mencacat amal bani Adam, mengatakan kepada Allah subhanahu wa ta\u2019ala: \u201cInilah yang tersedia pada sisiku telah siap.\u201d Yakni orang tersebut dihadapkan kepada Allah subhanahu wa ta\u2019ala oleh malaikat beserta catatan amalnya yang lengkap, tanpa ditambah dan dikurangi, serta siap untuk diberi balasan. Allah subhanahu wa ta\u2019ala pun memerintahkan kepada kedua malaikat-Nya yaitu malaikat yang sebagai saksi dan malaikat yang menggiringnya ke hadapan Allah subhanahu wa ta\u2019ala: <em>\u201cLemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dalam firman Allah subhanahu wa ta\u2019ala tersebut terdapat enam sifat orang yang bakal dilemparkan ke dalam Jahannam.<\/p>\n<ol style=\"text-align: left;\">\n<li><strong>Orang yang sangat ingkar:<\/strong> yakni mereka yang sangat kafir, di mana berbagai macam kekafiran mereka lakukan baik berupa perbuatan maupun ucapan. Atau mereka yang kekafiran itu telah menguat dalam qalbunya.<\/li>\n<li><strong>Keras kepala:<\/strong> yakni membangkang terhadap kebenaran, menghadapinya dengan kebatilan sementara ia tahu kebenaran itu. Kalaupun kebenaran itu ditawarkan kepadanya, dia tidak mau menerimanya walaupun kebenaran itu begitu jelas. Akibatnya, ia akan banyak berbuat maksiat, berani menerjang larangan-larangan Allah subhanahu wa ta\u2019ala.<\/li>\n<li><strong>Sangat menghalangi kebajikan:<\/strong> kebajikan di sini berarti segala macam kebajikan. Seolah-olah dia mencari-cari segala macam kebajikan untuk dia halangi sehingga dia menghalangi segala macam amal baik, dan yang terbesar adalah iman kepada Allah subhanahu wa ta\u2019ala, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan para rasul-Nya, serta menghalangi seseorang untuk berdakwah kepadanya. Ia juga tidak menunaikan apa yang menjadi kewajibannya, tidak mau berbuat baik, bersilaturahmi, dan bershadaqah. Ia menghalangi dirinya sendiri untuk berjuang dengan harta dan badannya dalam perkara yang diridhai Allah subhanahu wa ta\u2019ala.<\/li>\n<li><strong>Melanggar batas:<\/strong> yakni melanggar batas-batas hukum Allah l dan melanggar hak-hak makhluk, sehingga ia berbuat jahat kepada mereka. Yakni, bukan saja dia menghalangi seseorang untuk berbuat kebajikan, namun ia juga berbuat jahat kepadanya. Ini semacam perlakuan orang Quraisy terhadap Nabi <span style=\"color: #444444;\">shalallahu &#8216;alaihi wa sallam<\/span>. Mereka melarang beliau <span style=\"color: #444444;\">shalallahu &#8216;alaihi wa sallam<\/span>\u00a0berbuat baik sekaligus mereka berbuat jahat kepada beliau n. Sebagaimana ia juga melampaui batas dalam membelanjakan hartanya. Qatadah menafsirkan: \u201cYakni melampaui batas dalam bicara, jalan dan segala urusannya.\u201d<\/li>\n<li><strong>Lagi ragu-ragu:<\/strong> yakni tertanam dalam dirinya keraguan dan kebimbangan. Demikian juga, ia membuat keraguan pada diri orang lain, baik keraguan dalam hal janji Allah subhanahu wa ta\u2019ala ataupun ancaman-Nya, sehingga tiada iman dan kebaikan dalam dirinya.<\/li>\n<li><strong>Yang menyembah sesembahan yang lain beserta Allah subhanahu wa ta\u2019ala:<\/strong> mencakup semua orang yang menghambakan diri dan menghinakan diri kepada selain Allah subhanahu wa ta\u2019ala<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: left;\">Untuk orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut, Allah \u00a0subhanahu wa ta\u2019ala katakan:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>\u201cMaka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dari Abu Sa\u2019id Al-Khudri, Rasulullah bersabda:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u064a\u064e\u062e\u0652\u0631\u064f\u062c\u064f \u0639\u064f\u0646\u064f\u0642\u064c \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0631\u0650 \u064a\u064e\u062a\u064e\u0643\u064e\u0644\u0651\u064e\u0645\u064f \u064a\u064e\u0642\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f: \u0648\u064f\u0643\u0650\u0644\u0652\u062a\u064f \u0627\u0644\u0652\u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0628\u0650\u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064e\u0629\u064d\u061b \u0628\u0650\u0643\u064f\u0644\u0650\u0651 \u062c\u064e\u0628\u0651\u064e\u0627\u0631\u064d \u0639\u064e\u0646\u0650\u064a\u0652\u062f\u064d\u060c \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u062c\u064e\u0639\u064e\u0644\u064e \u0645\u064e\u0639\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0647\u064b\u0627 \u0622\u062e\u064e\u0631\u064e\u060c \u0648\u064e\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0642\u064e\u062a\u064e\u0644\u064e \u0646\u064e\u0641\u0652\u0633\u0627\u064b \u0628\u0650\u063a\u064e\u064a\u0652\u0631\u0650 \u0646\u064e\u0641\u0652\u0633\u064d \u0641\u064e\u062a\u064e\u0646\u0652\u0637\u064e\u0648\u0650\u064a \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0641\u064e\u062a\u064e\u0642\u0652\u0630\u0650\u0641\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652 \u063a\u064e\u0645\u064e\u0631\u064e\u0627\u062a\u0650 \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u0650<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sebuah leher keluar dari neraka, ia bisa berbicara. Ia pun mengatakan: <em>\u201cPada hari ini aku dipasrahi (menyiksa) tiga golongan manusia: setiap orang yang sombong lagi membangkang, orang yang menjadikan sesembahan selain Allah \u00a0subhanahu wa ta\u2019ala bersama-Nya, dan setiap orang yang membunuh sebuah jiwa bukan karena qishash.\u201d<\/em> Sehingga leher tersebut melilit mereka dan melemparkan mereka ke dalam dahsyatnya azab jahannam. (HR. Ahmad)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #444444;\">Ditulis oleh: <strong>Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Suber: \u00a0<a href=\"http:\/\/asysyariah.com\/sifat-sifat-penghuni-neraka\/\" target=\"_blank\"><strong>Majalah Asy Syariah Online<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIFAT-SIFAT PENGHUNI NERAKA Dalam surat Qaf, Allah subhanahu wa ta\u2019ala menerangkan beberapa sifat penghuni neraka. Allah \u00a0subhanahu wa ta\u2019ala berfirman: Dan yang menyertai dia berkata: \u201cInilah yang tersedia pada sisiku telah siap.\u201dAllah berfirman: \u201cLemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4060,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[1095],"class_list":["post-4038","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akidah","tag-sifat-sifat-penghuni-neraka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4038","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4038"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4038\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}