{"id":3583,"date":"2014-06-10T06:12:08","date_gmt":"2014-06-09T22:12:08","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=3583"},"modified":"2014-06-10T06:12:08","modified_gmt":"2014-06-09T22:12:08","slug":"kalbu-mengeras-karena-jauh-dari-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=3583","title":{"rendered":"Kalbu Mengeras Karena Jauh dari Allah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Kalbu-Mengeras-Karena-Jauh-dari-Allah1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3687\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Kalbu-Mengeras-Karena-Jauh-dari-Allah1.jpg\" alt=\"Kalbu Mengeras Karena Jauh dari Allah1\" width=\"460\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Kalbu-Mengeras-Karena-Jauh-dari-Allah1.jpg 460w, https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/Kalbu-Mengeras-Karena-Jauh-dari-Allah1-300x196.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>KALBU MENGERAS KARENA JAUH DARI ALLAH<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0| | |<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">.<\/p>\n<p>Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0berfirman,<\/p>\n<p><em>\u201cMaka celakalah bagi mereka yang keras qalbunya dari berzikir kepada Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata.\u201d<\/em>\u00a0<strong>(az-Zumar: 22)<\/strong><\/p>\n<p>Tidaklah Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0memberikan hukuman yang lebih besar kepada seorang hamba selain dari kerasnya kalbu dan jauhnya dari Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>.\u00a0<em>An-Naar<\/em>\u00a0(neraka) diciptakan untuk melunakkan kalbu yang keras. Qalbu yang paling jauh dari Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0adalah kalbu yang keras. Jika kalbu sudah keras, mata pun terasa gersang. Qalbu yang keras ditimbulkan oleh empat hal yang dilakukan melebihi kebutuhan: makan, tidur, bicara, dan pergaulan.<br \/>\nSebagaimana halnya jasmani jika dalam keadaan sakit tidak akan bermanfaat baginya makanan dan minuman, demikian pula kalbu jika terjangkiti penyakit-penyakit hawa nafsu dan keinginan-keinginan jiwa, maka tidak akan mempan dengan nasihat.<\/p>\n<p>Barang siapa hendak menyucikan kalbunya, ia harus mengutamakan Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>dibanding dengan keinginan dan nafsu jiwanya. Sebab, kalbu yang tergantung dengan hawa nafsu akan tertutup dari Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>, sesuai kadar tergantungnya jiwa dengan hawa nafsunya.<br \/>\nBanyak orang menyibukkan kalbu dengan gemerlapnya dunia. Seandainya mereka sibukkan dengan mengingat Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0dan negeri akhirat, tentu kalbunya akan berkelana mengarungi makna-makna Kalamullah dan ayat-ayat-Nya yang tampak ini. Ia pun akan menuai hikmah-hikmah yang langka dan faedah-faedah yang indah.<\/p>\n<p>Jika kalbu disuapi dengan berzikir dan disirami dengan berpikir serta dibersihkan dari kerusakan, ia pasti akan melihat keajaiban dan diilhami hikmah.<\/p>\n<p>Tidak setiap orang yang berhias dengan ilmu dan hikmah serta memeganginya akan masuk dalam golongannya. Kecuali jika mereka menghidupkan kalbu dan mematikan hawa nafsunya.<\/p>\n<p>Adapun mereka yang membunuh kalbunya dengan menghidupkan hawa nafsunya, tidak akan muncul hikmah dari lisannya.<\/p>\n<p>Rapuhnya kalbu adalah karena lalai dan merasa aman. Adapun makmurnya kalbu adalah karena takut kepada Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0dan zikir. Maka dari itu, jika sebuah kalbu merasa zuhud dari hidangan-hidangan dunia, dia akan duduk menghadap hidangan-hidangan akhirat. Sebaliknya, jika ia ridha dengan hidangan-hidangan dunia, ia akan terlewatkan dari hidangan akhirat.<\/p>\n<p>Kerinduan bertemu Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0adalah angin semilir yang menerpa kalbu. Membuatnya sejuk dengan menjauhi gemerlapnya dunia. Siapa pun yang menempatkan kalbunya di sisi Rabb-nya, ia akan merasa tenang dan tenteram. Siapa pun yang melepaskan kalbunya di antara manusia, ia akan semakin gundah gulana.<\/p>\n<p>Ingatlah! Kecintaan terhadap Allah\u00a0\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0tidaklah akan masuk ke dalam kalbu yang mencintai dunia, melainkan seperti masuknya unta ke lubang jarum (sesuatu yang sangat mustahil).<\/p>\n<p>Jika Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0cinta kepada seorang hamba, Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>\u00a0akan memilih dia untuk diri-Nya sebagai tempat pemberian nikmat-nikmat-Nya. Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>juga akan memilihnya di antara hamba-hamba-Nya, sehingga hamba itu pun akan menyibukkan harapannya hanya kepada Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>. Lisannya senantiasa basah dengan berzikir kepada-Nya, anggota badannya selalu dipakai untuk berkhidmat kepada-Nya.<\/p>\n<p>Kalbu bisa sakit sebagaimana sakitnya jasmani dan kesembuhannya adalah dengan bertaubat.<\/p>\n<p>Kalbu pun bisa berkarat sebagaimana cermin, dan cemerlangnya adalah dengan berzikir.<\/p>\n<p>Kalbu bisa pula telanjang sebagaimana badan, dan pakaian keindahannya adalah takwa.<\/p>\n<p>Kalbu pun bisa lapar dan dahaga sebagaimana badan, maka makanan dan minumannya adalah mengenal Allah\u00a0<em>subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>, cinta, tawakal, bertaubat, dan berkhidmat untuk-Nya.<\/p>\n<p>[Diterjemahkan dan diringkas dari <strong>kitab\u00a0<em>al-Fawa\u2019id<\/em>\u00a0karya Ibnul Qayyim t hlm. 111\u201411<\/strong>2]<\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"http:\/\/asysyariah.com\/kalbu-mengeras-karena-jauh-dari-allah\/\" target=\"_blank\"><strong>Majalah Asy Syariah Online<\/strong><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KALBU MENGERAS KARENA JAUH DARI ALLAH Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc \u00a0| | | . Allah\u00a0subhanahu wa ta\u2019ala\u00a0berfirman, \u201cMaka celakalah bagi mereka yang keras qalbunya dari berzikir kepada Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata.\u201d\u00a0(az-Zumar: 22) Tidaklah Allah\u00a0subhanahu wa ta\u2019ala\u00a0memberikan hukuman yang lebih besar kepada seorang hamba selain dari kerasnya kalbu dan jauhnya dari Allah\u00a0subhanahu wa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3687,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[1025],"class_list":["post-3583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akidah","tag-kalbu-mengeras-karena-jauh-dari-allah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3583"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3583\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}