{"id":1671,"date":"2014-02-27T05:49:08","date_gmt":"2014-02-26T21:49:08","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=1671"},"modified":"2014-09-06T07:34:27","modified_gmt":"2014-09-05T23:34:27","slug":"tak-kenal-maka-tak-sayang-bagian-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=1671","title":{"rendered":"Tak Kenal Maka Tak Sayang &#8211; Bagian 2"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/TAKKENAL2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1690 size-medium\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/TAKKENAL2-270x300.jpg\" alt=\"TAKKENAL2\" width=\"270\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/TAKKENAL2-270x300.jpg 270w, https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/TAKKENAL2.jpg 721w\" sizes=\"auto, (max-width: 270px) 100vw, 270px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Tak Kenal Maka Tak Sayang\u00a0 <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>(bagian ke 2)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\nAbu Mulaikah rahimahullahu berkata : Ada seorang arob badui di zaman khalifah Umar radhiyallahu `anhu datang ke kota madinah. Kemudian badui tersebut bertanya kepada orang-orang di madinah : \u201cSiapa yang mau membacakan kepada diriku dari apa-apa yang telah Allah turunkan kepada Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam? Maka ada seorang lelaki membacakan surat Baraah (surat At Taubah) sampai pada ayat \u2026. Annallaha bariiun minal musyrikiina wa rasulihi [di baca dengan kasroh] artinya : bahwa sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrikun dan RasulNya , (yang betul di baca rofa` yaitu wa rasuluhu ,maka artinya : bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikun\u00a0 _pen)\u00a0 Seketika badui tersebut kaget sambil berkata:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u201cSungguh Allah telah berlepas diri dari Rasulullah? Jika Allah telah berlepas dari RasulNya, maka akupun lebih berlepas diri dari Rasulullah , maka berita tentang kisah badui ini sampai kepada Amirul Mukminin Umar radhiyallahu `anhu, maka beliau pun memanggil badui tersebut dan berkata : Wahai badui, apakah engkau telah berlepas diri dari Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam ? kemudian badui tersebut menceritakan kisahnya, Wahai Amirul Mukminin, sungguh aku datang ke madinah dalam keadaan diriku tidak mengetahui tentang Alquran, maka aku pun bertanya kepada orang-orang madinah siapa yang bersedia mengajarkan diriku apa-apa yang Allah telah turunkan kepada RasulNya, maka ada lelaki yang mengajarkan surat Baraah <em>(seperti kisah di atas_pen).<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Umar radhiyallahu `anhu berkata kepada badui : \u201cWahai badui ,bukan seperti itu memahaminya \u201c. Badui pun berkata : \u201cbagaimana yang benar wahai Amirul Mukminin?<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Maka Umar radhiyallahu `anhu mengajari dan membacakan bacaan yang benar dari surat Baraah. Akhirnya badui tersebut berkata: \u00a0\u201cMaka aku demi Allah, berlepas diri dari apa-apa yang Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikun.\u201d Sejak saat itu Umar radhiyallahu `anhu membuat peraturan yaitu : Tidak boleh seorang pun membacakan Alquran kepada manusia kecuali orang yang menguasai ilmu balaghoh (ilmu nahwu_pen), maka setelah peristiwa itu Umar radhiyallahu `anhu memerintahkan Abul Aswad Ad Dualy untuk meletakkan dasar-dasar ilmu nahwu. <em>[Aljaami` Li Ahkaamil Quran 1\/30 cet. Daarul kutub ilmiah], <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Namun yang masyhur di kalangan ulama bahwasannya yang memerintahkan pertama kali kepada Abul Aswad Ad Dualy untuk meletakkan dasar-dasar ilmu nahwu, ialah Amirul Mukminin Ali radhiyallahu`anhu Wallohu a`lam.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Faedah yang bisa di ambil dari kisah di atas:<\/p>\n<ol style=\"text-align: left;\">\n<li><span style=\"font-size: 14px; line-height: 1.5em;\">Seorang muslim sepantasnya memiliki perhatian terhadap Alquran, dengan mempelajarinya,membacanya dan memahami makna-maknanya dan yang terpenting mengamalkan isi kandungan alquran dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14px; line-height: 1.5em;\">Seorang pemimpin senantiasa memiliki perhatian terhadap masyarakatnya,terkhusus ketika pemimpin tersebut melihat adanya kemungkaran untuk segera dirubah ke arah yang baik sesuai syariat islam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 14px; line-height: 1.5em;\">Pentingnya mempelajari ilmu nahwu (hukum akhir bacaan dalam kalimat).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: left;\">Akhirnya, kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta`ala agar senantiasa menjadikan diri kita mencintai Alquran dan ilmu Nahwu amin yaa mujibas saailin.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Akhukum fillah <strong>Abu Ibrahim Abdurrahman Alfasawy<\/strong> fi daarul hadits fiyusy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tak Kenal Maka Tak Sayang\u00a0 (bagian ke 2) Abu Mulaikah rahimahullahu berkata : Ada seorang arob badui di zaman khalifah Umar radhiyallahu `anhu datang ke kota madinah. Kemudian badui tersebut bertanya kepada orang-orang di madinah : \u201cSiapa yang mau membacakan kepada diriku dari apa-apa yang telah Allah turunkan kepada Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam? Maka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1690,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[149],"tags":[529,528],"class_list":["post-1671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fiqih","tag-ilmu-nahwu","tag-tak-kenal-maka-tak-sayang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1671"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1671\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}