{"id":1586,"date":"2014-02-23T15:37:05","date_gmt":"2014-02-23T07:37:05","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=1586"},"modified":"2014-09-06T07:38:35","modified_gmt":"2014-09-05T23:38:35","slug":"apa-salah-saya-jawaban-untuk-dzulqarnain-al-makassari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=1586","title":{"rendered":"Apa Salah Saya? ~ JAWABAN UNTUK DZULQARNAIN AL MAKASSARI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Apasalahku1a.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1576 size-medium\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Apasalahku1a-300x195.jpg\" alt=\"Apasalahku1a\" width=\"300\" height=\"195\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"MainContent\">\n<div id=\"mainContentContainer\">\n<div id=\"msgListMainContainer\">\n<div id=\"readingPaneSplitPane\">\n<div id=\"readingPaneContainer0\">\n<div id=\"readingPaneContentContainer\">\n<div id=\"msgParts\">\n<div id=\"mp0_ctr\">\n<div id=\"mp0_msgPartBody\">\n<div id=\"mpf0_readMsgBodyContainer\">\n<div id=\"mpf0_MsgContainer\">\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>APA SALAH SAYA???? JAWABAN UNTUK DZULQARNAIN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Al Ustadz Muhammad Umar As Seweed Hafizhahullah<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>[Tanya]<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>&#8220;Terkait penjelasan Dzulqarnain kemarin di AMWA, bagaimana menyikapi syubhat bahwa Syaikh Rabi\u2019 harus merinci point-point kesalahan Dzulqarnain?&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">[Jawab]<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ya\u2026 Ngomong sama Syaikh Rabi\u2019\u2026 Suruh datang ke Syaikh Rabi\u2019. Kemarin datang ke Syaikh Rabi\u2019 kenapa gak ngomong? &#8220;Syaikh, engkau harus merinci semua yang engkau katakan tentang aku!!&#8221; Kenapa nggak ngomong begitu? Kenapa sekarang ngomongnya? Ketika ketemu, dia nggak ngomong, sekarang baru ngomong\u2026 Ini \u201cKEANEHAN\u201d yang terjadi pada dia (Dzulqarnain). Na\u2018am.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2018azzakumullah, seseorang itu harus punya kaca\/cermin di rumahnya\u2026 Sehingga dia bisa bercermin, &#8220;Saya ini coreng-moreng nggak mukanya\u2026 Jadi gimana&#8230;??\u201d Kalau orang nggak punya cermin, nggak pernah tahu siapa dirinya, nggak pernah, merasa sama sekali\u2026 Sedangkan, &#8216;Seorang mu`min itu adalah cermin bagi saudaranya.&#8217; Maka, kalau dikritik dengan berbagai macam kritikan-kritikan, maka perhatikan. Apakah iya? Atau tidak? \u2026 Sehingga nggak perlu kemudian berpura-pura bodoh mengatakan, &#8220;Saya nggak tahu apa-apa? APA SALAH SAYA???&#8221; Kasihan, terzhalimi!!! &#8220;Aku dikatakan begini, SALAH APA???&#8221; Ajiib!!!<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Perkara yang harus diberitahu, yang pertama adalah;<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Penggembosannya terhadap MANHAJ TAHDZIR \u2013 yang dia harus taubat. Kalau mau diulang rincian rekamannya, banyak rekamannya. Seakan-akan perkara tahdzir tidak penting, perkara remeh, perkara yang sedikit aja cukup. Padahal ketika ditanyakan kepada Syaikh Muhammad bin Hadi ~hafidzahullah~, beliau menyatakan bahwa RUDUD (bantahan-bantahan) itu seimbang dengan Al-\u2018ARD (penyampaian).<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">*<strong>Al-\u2018ARD<\/strong> (PENYAMPAIAN KEBENARAN) \u2014\u2014\u00bb diiringi dengan \u2014\u2014\u00bb <strong>RAAD<\/strong> (PENJELASAN KEBATILAN)* \u2026 (Jadi) jangan diremehkan!!! Harus seimbang diantara dua perkara.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Bahkan beliau (Syaikh Muhammad bin Hadi) berkata :<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">*Kebanyakan kitab-kitab ushul daripada ulama, itu (asalnya) dari bantahan-bantahan* \u2026 Prinsip-prinsip Ahlussunnah, kenapa muncul buku-buku itu&#8230;?? Sebab membantah&#8230;!! \u2026 Sedang membantah ahlul bid\u2019ah!!! \u201cMereka bukan Ahlussunnah!!! Nih prinsipnya ini nih, bukan yang itu!!! Ini!!! Yang kedua, bukan seperti mereka\u2026 Ini!!!, bukan seperti mereka.\u201d \u2026 Sehingga ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, \u201cKalau setiap kajian membantah ahlul bid\u2019ah, itu ngomong apa? Nggak salah? Emang nggak ada kajian lain selain TAHDZIR&#8230;!!!???\u201d \u2014\u2014\u00bb itu nggak merasa salah dia (Dzulqarnain, pen). Nggak merasa kalau itu adalah RACUN YANG TELAH DIMAKAN oleh sekian banyak Salafiyyin di Jakarta, dan dari seluruh Indonesia. Mau bukti???<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Tanyakan kepada sebagian besar mereka, khususnya di Jakarta, <strong>&#8220;KAJIAN FITNAH ITU APA&#8230;???<\/strong>\u201d, coba tanyakan.!!!!! \u201cSaya tidak suka KAJIAN FITNAH!!!\u201d. Tanyakan&#8230;!! Tanyakan mereka yang mengaji di AMWA??? \u201cAPA ITU KAJIAN FITNAH&#8230;???\u201d Tanyakan&#8230;!! Kira-kira apa jawabnya&#8230;???<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>\u00bb \u201cKajian mentahdzir dari yayasan Ihyaut Turats&#8230;!!\u201d<\/strong><br \/>\n<strong>\u00bb \u201cKajian mentahdzir dari (Radio\/TV) Rodja&#8230;!!\u201d<\/strong><br \/>\n<strong>\u00bb \u201cKajian mentahdzir dari &#8230;!!<\/strong> (dst., pen)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u2014\u2014\u00bb itu \u201c<strong>KAJIAN FITNAH<\/strong>\u201d namanya menurut mereka. Apakah itu <strong>BUKAN RACUN<\/strong>..!!?? Wallohi, itu RACUN yang MEMATIKAN..!! <strong>RACUN yang SANGAT MEMATIKAN<\/strong>..!! Nggak terasa, \u201cMasukan kapan ya??? Masukannya entah kapan ya..???\u201d Setiap kajian, satu kajian, dua kajian, tiga kajian\u2026 Lama-lama sudah menjadi makhluk yang berbeda dengan apa yang dibimbingkan oleh para &#8216;ulama.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, kadang-kadang demikian, apa yang JAUH, seberang lautan KELIHATAN&#8230;!! Apa yang di pelupuk matanya, nggak KELIHATAN&#8230;!! (yang ada pada DIRINYA, NGGAK KELIHATAN&#8230;!!). Selalu menyatakan LASKAR JIHAD harus taubat&#8230;!! LJ harus taubat&#8230;!! \u2026 Dia itu, memang BUTA, TULI, BISU..!!?? Nggak pernah tahu kalau LASKAR JIHAD telah bertaubat, TERTULIS, TERBACAKAN, bahkan sampai masuk media elektronik, media segala media masuk&#8230;!! Wartawan ngeliput TAUBATNYA&#8230;!! Masa dia nggak tahu..!!?? &#8220;TANGAN mereka BERDARAH&#8230;&#8221;, astaghfirullah, &#8220;Siapa PIMPINAN FATWA nya ketika itu \u2014\u2014\u00bb <strong>komisi FATWA nya ketika itu adalah DZULQARNAIN IBNU SUNUSI&#8230;!!\u201d<\/strong> <em><strong>Dia nggak TERLIBAT&#8230;??<\/strong> <\/em>Nggak BERDARAH tangannya&#8230;?? AJIIIB&#8230;!! ALLAHU YAHDIH\u2026 ALLAHU YAHDIH NA WAIYYAH.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah. Apa yang sudah diperintahkan oleh para &#8216;ulama, dengarkan&#8230;!! Alhamdulillah, para &#8216;ulama itu jangan dianggap sebagai orang yang BODOH, yang gampang DITIPU oleh seorang fulan wa fulan&#8230;!! Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah. Masyayikh, kenal sama Dzulqarnain, termasuk kenal JELEKNYA&#8230;!! Jangan dikira nggak kenal&#8230;!! Berapa kali dia ke SAUDI&#8230;?? SERING&#8230;!! Dan sering ketemu mereka&#8230;!! Sehingga tidak heran kemudian mereka menyatakan <strong>\u201cAku tahu modelnya Dzulqarnain sejak dulu&#8230;!!\u201d<\/strong> <em><strong>Syaikh Hani<\/strong> pernah berkata seperti itu<\/em>. <em><strong>Syaikh Muhammad bin Hadi<\/strong><\/em> menyatakan, <strong>\u201cDia (Dzulqarnain) sudah patah tanduknya sekian zaman (sudah lama).\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah. Dianya (Dzulqarnain) berlagak seperti nggak tahu apa-apa, \u201cNggak tahu SALAH SAYA APA&#8230;?? \u2026 Coba dirincikan salahnya apa&#8230;??\u201d Di vilanya Syaikh Rabi\u2019 kenapa ndak nanya&#8230;?? Kenapa nggak bilang, \u201cSyaikh rincikan kepada kami kesalahannya apa&#8230;??\u201d Dari sini (Indonesia) semangatnya menulis, \u201cSaya akan bertanya dan saya akan siap rujuk kalau saya salah&#8230;!!\u201d Sampai ke sana (Saudi), mana hasilnya&#8230;?? Nanya&#8230;?? Kok sekarang (malam kemarin di AMWA), \u201cOh Syaikh Rabi\u2019 harus merinci&#8230;!!\u201d Loh kemarin (di Saudi) ngapain&#8230;??<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kemarin, tujuannya (nanyakan kesalahannya, pen) bukan itu tujuan intinya&#8230;!! Tujuannya cari rekomendasi dari Syaikh Shalih Fauzan, dan itu \u201cPOLITIKNYA\u201d dia (Dzulqarnain)\u2026 Dan saya katakan kembali yang tadi (pertanyaan tadi), ngapain sekian ribu TAZKIYAH, kalau ada JARH MUFASSAR&#8230;!!?? Apa untungnya pembelaan dari FULAN wa FULAN, masyaikh, kalau sudah ada JARH MUFASSAR&#8230;?? JARH MUFASSAR, MUQADDAM \u2018ALA TA\u2019DIL&#8230;!! Ini sudah diketahui bersama oleh sekian thulabul &#8216;ilm, apalagi ulamanya&#8230;!! Apalagi masyayikh&#8230;!! Cuma apa yang dihadapi oleh dia orang awam, JUHALA = orang bodoh, maka cukup dengan itu, tergiur semua.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Satu saja saya ingatkan, saya dengarkan ucapan Syaikh Hani ketika teleconference, saya dengarkan bolak-balik bolak-balik\u2026 Mana point yang dipraktekkan oleh dia (Dzulqarnain)&#8230;?? Husnuzhonnya Syaikh Hani kalau dia (Dzulqarnain) taubat, mana dibuktikan&#8230;?? Kalau syaikh sudah berbaik sangka kalau Dzulqarnain sudah bertaubat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Yang kedua, ini sama-sama didengar oleh kalian di tempat ini (AMWA)\u2026 di Jakarta sini, di Depok sini, \u2026 tentang JA&#8217;FAR SALIH\u2026 Apa yang dia (Dzulqarnain) sikapi&#8230;?? Apa yang dilakukan kepada Ja&#8217;far Salih sama dia&#8230;?? Apakah kemudian berbicara di mimbar&#8230; \u201cHati-hati dari Jafar Salih\u201d&#8230;?? Ada&#8230;?? Ada nggak&#8230;?? Belum&#8230;!! Atau ada TAUBATnya, \u201cTernyata saya salah kemarin, saya membela-bela Ja&#8217;far Salih ternyata saya salah&#8230;\u201d Ada&#8230;?? Nggak ada&#8230;!! Terus padahal dia dengarkan sama-sama&#8230;!! Semua bersama kalian \u2026 ucapan Syikah Hani tadii&#8230;!! Yang ini diterima, yang itu nggak dipedulikan&#8230;!! Pokoknya saya dapat DUKUNGAN \u2026 selesai&#8230;!! Yang penting untuk dirinya&#8230;!! Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, ini PENYAKIT&#8230;!! Ini penyakit yang sudah dikenal sekian para &#8216;ulama..!!<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Itu mengandung tuduhan dari beberapa sisi,<\/strong><br \/>\n\u2014\u2014\u00bb tuduhan kepada yang menyampaikan beritanya ke syaikh dianggap pendusta,<br \/>\n\u2014\u2014\u00bb dan tuduhan kepada Syaikh Rabi\u2019 sendiri menyatakan <strong>LA\u2019AAB<\/strong>, menyatakan <strong>MUTALAWWIN<\/strong>, (dianggap, pen) dalam keadaan salah&#8230;!! Dalam keadaan tidak punya bukti&#8230;!! = ini tuduhan yang mengerikan sekali kepada Syaikh Rabi\u2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>[Tanya] (Menit 9:25)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Fatwa Syaikh Rabi\u2019 bisa berubah tergantung siapa yang memberi laporan. Kemarin ditahdzir, kemudian diterima ruju\u2019nya, kemudian ditahdzir kembali, apakah tidak niat tentang sama-sama kembali ketemu dengan Syaikh Rabi\u2019&#8230;??<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>[Jawab]<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, sudah pernah datang bersama-sama, baarakallahu fiikum. Pernah atau nggak pernah&#8230;?? Pernah&#8230;!! Mau diulang berapa kali lagi&#8230;?? Sudah pernah datang bersama-sama dan Syaikh Rabi&#8217; sudah tahu ketika dia membela-bela Radio Rodja, ketika dia membela-bela hizbiyyin \u2026 diketahui oleh Syaikh Rabi\u2019&#8230;!! Jadi, dibantah, ditegur sama beliau&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>(Menit 10:05)<\/strong><br \/>\nIkhwani fiddien a\u2019azzakumullah, kita bertaubat apa yang telah kita lakukan di LASKAR JIHAD dengan berbagai penyimpangan di dalamnya dan kemudian kita memperbaiki dengan mengulang kembali prinsip-prinsip Ahlussunnah dari awal&#8230;!! Dan kita kaji kitab-kitab yang menunjukkan kebobrokan khawarij, dan itu langsung setelah (LJ) bubar&#8230;!! Dan terus sampai hari ini, sehingga kalau bisa dikatakan perbaikan setelah taubat dari LJ \u2026 bagaimana ashlahunya (memperbaikinya)&#8230;??<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u2014\u2014\u00bb Memperbaikinya dengan kita mengingatkan dari bahaya khawarij, dengan TAHZDIR&#8230;!! yang tahdzir ini digembosi sama Dzulqarnain&#8230;!! Paham maksud saya&#8230;?? \u201cIni tahdzir tahdzir terus&#8230;!!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u2014\u2014\u00bb Ini dalam rangka taubat kita kepada Allah, untuk memperbaiki apa yang pernah dianggap bahwa kita ini seperti khawarij dulu, ternyata tidak&#8230;!! Kita bertaubat kepada Allah, dan kita memperingatkan manusia, kaum muslimin ini dari khawarij dan termasuk khawarij adalah Al-&#8216;Arifi yang berbicara di radio dan TV Rodja&#8230; rutin&#8230;!! Dan kita peringatkan pula (Radio\/TV) Rodjanya, dari pemikiran-pemikiran irja\u2019nya Ali Hassan dan juga pemikiran-pemikiran lainnya yang ada di dalamnya (Radio\/TV Rodja), dari hizbiyyah\u2026 Kenapa kok kita sedang berupaya untuk ashlahu (memperbaiki), kok digembosi&#8230;?? oleh tokoh-tokoh baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, Kaum Muslimin yang saya hormati&#8230; mudah-mudahan dia paham, bahwa kita sudah bayyanu \u2026 kita sudah menjelaskan dengan rinci Alhamdulillah dan saya sendiri sudah menulis secara pribadi tetapi mengatas namakan asatidzah juga&#8230; Saya memuatkan dalam tarjamahan saya tentang apa yang terjadi di LJ bahwa itu bukan dari prinsip Sunnah&#8230;!! Alhamdulillah. Kita mau, dia (Dzulqarnain) juga seperti itu&#8230;!! Nggak usah menjaga kehormatan dirinya kemudian sampai menolak untuk taubat&#8230;!! Katakan, &#8220;Saya salah kemarin\u201d \u2026 \u201cTerima kasih, jazaakallahu khair atas kritikannya, atas tegurannya&#8230; atas laporannya kepada Syaikh Rabi\u2019&#8230;\u201d \u2026 \u201cSaya mulai hari ini, saya akan menyikapi Jafar Shalih&#8230; dan saya akan menyikapi Rodja&#8230; dan <strong>SAYA AKAN MENDUKUNG PRINSIP TAHDZIR DAN MANHAJ TAHDZIR DAN KAJIAN-KAJIAN TAHDZIR&#8230;!!\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ikhwani fiddien a\u2019azzakumullah, kalau kajian satu jam dibagi separuh untuk TAHDZIR dan separuh untuk ushul, nggak apa-apa&#8230;!! Itu belum kelebihan&#8230;!! Ya&#8230; Masih seimbang&#8230; Baarakallahu fiikum. Alhamdulillah, kalian tau sendiri kita lebih mementingkan untuk menyampaikan ushul karena mengharapkan kalian paham, dan mereka juga paham tentang apa ushul Ahlussunnah dan kemudian baru diperingatkan dari berbagai macam bahaya-bahaya yang mengancam\u2026 Baarakallahu fiikum wa jazaakumullah khaira&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<div class=\"textwidget\" style=\"text-align: left;\"><object id=\"ply\" width=\"320\" height=\"41\" classid=\"clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000\" codebase=\"http:\/\/download.macromedia.com\/pub\/shockwave\/cabs\/flash\/swflash.cab#version=6,0,40,0\"><param name=\"src\" value=\"http:\/\/www.shoutcheap.com\/flashplayer\/player.swf\" \/><param name=\"quality\" value=\"high\" \/><param name=\"allowfullscreen\" value=\"false\" \/><param name=\"allowscriptaccess\" value=\"always\" \/><param name=\"flashvars\" value=\"file=https:\/\/archive.org\/download\/MenyingkapiDzulqarnainAlUstadzMuhammadUmarAsSeweed\/Menyingkapi%20Dzulqarnain%20-%20%20Al%20Ustadz%20Muhammad%20Umar%20As%20Seweed.mp3&amp;type=mp3&amp;volume=50&amp;\" \/><embed id=\"ply\" width=\"320\" height=\"41\" type=\"application\/x-shockwave-flash\" src=\"http:\/\/www.shoutcheap.com\/flashplayer\/player.swf\" quality=\"high\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\" allowscriptaccess=\"always\" flashvars=\"file=https:\/\/archive.org\/download\/MenyingkapiDzulqarnainAlUstadzMuhammadUmarAsSeweed\/Menyingkapi%20Dzulqarnain%20-%20%20Al%20Ustadz%20Muhammad%20Umar%20As%20Seweed.mp3&amp;type=mp3&amp;volume=50&amp;\" bgcolor=\"#FFFFFF\" \/><\/object><\/div>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\">Atau \u00a0Download <a href=\"https:\/\/archive.org\/download\/MenyingkapiDzulqarnainAlUstadzMuhammadUmarAsSeweed\/Menyingkapi%20Dzulqarnain%20-%20%20Al%20Ustadz%20Muhammad%20Umar%20As%20Seweed.mp3\" target=\"_blank\"><strong>Disini<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\">##############################################<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Terbukti sudah apa yang telah dijelaskan para masyaikh dan &#8216;ulama kita, Syaikh Abullah Al-Bukhari atau pun Syaikh Muhammad bin Hadi dan yang lainnya hafidzahumullah. Dan pernyataan Dzulqarnain ini menunjukkan bahwa ia tetap bertahan di atas kesalahannya bahkan kini berusaha untuk berkelit dan mendebat.<br \/>\nSungguh benar firman Allah Ta&#8217;ala &#8220;Dan di antara manusia ada yang pembicaraannya tentang kehidupan dunia mengagumkan engkau (Muhammad), dan dia bersaksi kepada Allah mengenai isi hatinya, padahal dia adalah penentang yang paling keras&#8221;. (Q.S. Al-Baqarah:204)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Dari Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">##############################################<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Adapun fatwa Syaikh Shalih Fauzan itu tentang arahan meninggalkan mencela orang &#8216;fulan hizbi&#8217; adalah nasihat umum. Lagi pula Dzulqarnain\u00a0 dan kawan-kawannya sudah dinasihati langsung oleh Syaikh Rabi&#8217; tentang Radio Rodja dan lainnya. Tetap hasilnya seperti kita telah ketahui sendiri. Seperti kata Syaikh Abdullah Al-Bukhari, &#8220;Qadhiyah Dzul Qarnain tidak ada habisnya karena orang itu tanduknya dua&#8221;. Lihat saja sekarang tanduknya mulai mengarah ke Syaikh Rabi&#8217;. Bukankah dia sudah tahu beberapa point muakhadzat tentang dia. Tetap mana pernah merasa bersalah. Allahu yahdihi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Dari Ustadz Abu &#8216;Abdillah Muhammad Sarbini<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">##############################################<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>APA SALAH SAYA???? JAWABAN UNTUK DZULQARNAIN Al Ustadz Muhammad Umar As Seweed Hafizhahullah [Tanya] &#8220;Terkait penjelasan Dzulqarnain kemarin di AMWA, bagaimana menyikapi syubhat bahwa Syaikh Rabi\u2019 harus merinci point-point kesalahan Dzulqarnain?&#8221; [Jawab] Ya\u2026 Ngomong sama Syaikh Rabi\u2019\u2026 Suruh datang ke Syaikh Rabi\u2019. Kemarin datang ke Syaikh Rabi\u2019 kenapa gak ngomong? &#8220;Syaikh, engkau harus merinci semua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1576,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[522,521,146],"class_list":["post-1586","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasehat","tag-apa-salah-saya","tag-apa-salahku","tag-dzulqarnain-bin-sunusi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1586"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1586\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1576"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}