{"id":13039,"date":"2015-09-29T08:02:13","date_gmt":"2015-09-29T00:02:13","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=13039"},"modified":"2015-09-29T08:02:13","modified_gmt":"2015-09-29T00:02:13","slug":"tidak-menyadari-ada-najis-pada-pakaian-saat-shalat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=13039","title":{"rendered":"TIDAK MENYADARI ADA NAJIS PADA PAKAIAN SAAT SHALAT"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">TIDAK MENYADARI ADA NAJIS PADA PAKAIAN SAAT SHALAT<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ada seseorang shalat lima waktu dari shalat Subuh sampai shalat Isya dalam keadaan pada pakaiannya ada najis sementara dia tidak menyadarinya. Apakah dia harus mengulang shalatnya? Atau apa yang harus dilakukannya?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Jawab:<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Fadhilatusy Syaikh al-Muhaddits Rabi\u2019 bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah menjawab sebagai berikut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cOrang yang telah mengerjakan shalat lima waktu dalam keadaan pada pakaiannya ada najis tanpa diketahuinya, maka shalatnya sah, tidak perlu diulangi. Argumennya di antaranya adalah saat Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam shalat bersama para sahabat beliau dalam keadaan memakai sendal, tiba-tiba Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam melepas sendal beliau. Para sahabat pun mengikuti beliau, melepas sendal mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah salam, Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam menanyai mereka, \u201cMengapa kalian melepas sendal kalian?\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mereka menjawab, \u201cKami melihat Anda melepas sendal anda, maka kami pun melepas sendal-sendal kami.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam bersabda,<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: right;\">\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u062c\u0650\u0628\u0652\u0631\u064e\u0627\u0626\u0650\u064a\u0652\u0644\u064e \u0623\u064e\u062a\u064e\u0627\u0646\u0650\u064a \u0641\u064e\u0623\u064e\u062e\u0652\u0628\u064e\u0631\u064e\u0646\u0650\u064a \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650\u0645\u064e\u0627 \u0642\u064e\u0630\u064e\u0631\u064b\u0627<\/p>\n<p dir=\"rtl\" style=\"text-align: left;\">\u201cSesungguhnya Jibril datang kepadaku lalu mengabariku bahwa pada kedua sendalku ada kotoran\/najis.\u201d[1]<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam dikabarkan oleh Jibril tentang adanya kotoran pada kedua sendal beliau. Beliau kemudian melepaskan keduanya di tengah shalat tanpa mengulang shalat yang telah dikerjakan saat masih memakai dua sendal yang terdapat najis tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Perbuatan Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam ini menunjukkan bahwa ketika seorang muslim shalat dalam keadaan tidak menyadari pada pakaiannya ada najis dan baru mengetahuinya setelah selesai shalat, tidak diharuskan baginya mengulang shalat. Sebab, dia dalam posisi beruzur, dan shalatnya saat itu sah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dari sini ulama membedakan antara najis dan janabah atau hadats kecil atau hadats besar. Jika seseorang shalat dalam keadaan junub (berhadats besar, \u2013pen.), ia wajib mengulangi shalatnya (setelah mandi janabah, \u2013pen.).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Demikian pula seseorang yang shalat dalam keadaan berhadats kecil (seperti buang angin, buang air kecil, atau besar, \u2013pen.), kemudian ingat bahwa dia telah mengerjakan satu shalat fardhu atau lebih dalam keadaan berhadats kecil atau besar, ia wajib mengulang shalatnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pernah terjadi, Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam telah siap memimpin shalat setelah diserukannya iqamah. Tatkala shaf telah lurus, beliau berkata, \u201cTetaplah kalian di tempat kalian!\u201d Kemudian beliau pergi, lalu mandi (karena janabah) dan kembali lagi. Setelah itu, beliau mengimami mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ulama memandang bahwa hadats besar dan kecil membatalkan shalat. Apabila seseorang shalat lalu ingat bahwa dia sedang berhadats besar atau kecil, shalatnya dia batalkan[2]. Setelah (bersuci), dia mengulangi shalatnya dari awal.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adapun najis, hukumnya sebagaimana yang telah kami sebutkan.\u201d<br \/>\n&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br \/>\n[1] HR. Abu Dawud no. 650 dari hadits Abu Said al-Khudri radhiallahu \u2018anhu; dinyatakan sahih oleh al-Hakim dalam al-Mustadrak dan disepakati oleh adz-Dzahabi; dinyatakan sahih sanadnya oleh Ibnu Katsir dalam Tuhfah ath-Thalib hlm. 135 dan penulis Fathul Bari (1\/348) menukilkan pensahihan Ibnu Khuzaimah terhadap hadits ini. tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">[2] Untuk menghilangkan hadatsnya dengan mandi kalau berhadats besar atau wudhu apabila berhadats kecil.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">(Pertanyaan dalam kitab \u2018Aun al-Bari bi Bayan Ma Tadhammanahu Syarhus Sunnah lil Imam al-Barbahari, 2\/650\u2014651)<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><a href=\"http:\/\/asysyariah.com\/fatwa-seputar-shalatnya-wanita-2\/\" target=\"_blank\">http:\/\/asysyariah.com\/fatwa-<wbr \/>seputar-shalatnya-wanita-2\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TIDAK MENYADARI ADA NAJIS PADA PAKAIAN SAAT SHALAT Ada seseorang shalat lima waktu dari shalat Subuh sampai shalat Isya dalam keadaan pada pakaiannya ada najis sementara dia tidak menyadarinya. Apakah dia harus mengulang shalatnya? Atau apa yang harus dilakukannya? Jawab: Fadhilatusy Syaikh al-Muhaddits Rabi\u2019 bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah menjawab sebagai berikut. \u201cOrang yang telah mengerjakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[3171],"class_list":["post-13039","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fatwa","tag-tidakmenyadarinajissaatsholat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13039"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13039\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}