{"id":1166,"date":"2014-02-04T06:09:04","date_gmt":"2014-02-03T22:09:04","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=1166"},"modified":"2014-02-04T06:09:04","modified_gmt":"2014-02-03T22:09:04","slug":"waspadalah-terhadap-perusak-bernama-sumah-dan-riya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=1166","title":{"rendered":"Waspadalah Terhadap Perusak Bernama Sum\u2019ah dan Riya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/waspadalah1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1195\" alt=\"waspadalah1\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/waspadalah1.jpg\" width=\"460\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/waspadalah1.jpg 460w, https:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/waspadalah1-300x196.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>Ditulis oleh: Al Ustadz Idral Harits Hafizhahullah<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<p>Salah satu syarat diterimanya amalan ialah ikhlas karena Allah.Arti ikhlas ialah kita mengerjakan amalan itu hanya demi mengharap Wajah Allah dan kampung akhirat.\u00a0Sebab itulah amalan yang di kerjakan bukan karena Allah adalah sangat berbahaya bagi seseorang. Tampilannya elok, isinya busuk, na\u2019uzubillah min dzalik<\/p>\n<p>Lisannya berdzikir, tapi hatinya entah ke mana..dia\u00a0tampilkan apa yang\u00a0 Dia tampilkan apa yang berbeda dengan yang ada di hatinya\u2026kalau memberi nasehat, membuat hadirin terpukau dan menangis\u2026tapi hanya itu yang dituju, orang banyak menjulukinya qari, wa\u2019izh dan sebagainya<\/p>\n<p>Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam mengingatkan:<\/p>\n<p>\u0645\u0646 \u0633\u0645\u0639 \u0633\u0645\u0639 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0628\u0647 \u0648\u0645\u0646 \u064a\u0631\u0627\u0626\u064a \u064a\u0631\u0627\u0626\u064a \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0628\u0647<\/p>\n<p>Siapa yang menampakkan amalannya agar di dengar orang lain, niscaya Allah beberkan aibnya pada hari kiamat, dan siapa yang menamapakkan amalannya agar di lihat (lalu dipuji) orang, niscaya Allah mempermalukannya pada hari kiamat.<\/p>\n<p>Sum\u2019ah artinya seseorng menyembunyikan amalannya lalu menceritakannya kepada orang lain.\u00a0Al Khaththabi menerangkan:Siapa yg mengerjakan amalan tanpa keikhlasan,hanya ingin di lihat dan di dengar orang lain,Allah beri ganjaran dengan membuatnya terkenal dan membeberkan aibnya serta menampakkan apa yang ada dalam batinnya..\u201d<\/p>\n<p>Syaikh \u2018Utsaimin rahimahullah menerangkan makna hadits:<\/p>\n<p>\u0645\u0646 \u0633\u0645\u0639 \u0633\u0645\u0639 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0628\u0647<\/p>\n<p>Yakni siapa yang mengucapkan satu perkataan yang digunaknnya untuk beribadah kepada Allah,dia keraskan suaranya, agar didengar orang lain, lalu mengatakan si Fulan\u00a0ini\u00a0banyak zikirnya, banyak membaca Al Quran dan sebagainya.\u00a0Orang seperti ini, berarti memperdengarkna dan menampakkan ibadah itu,maka Allah akan membongkar urusannya dan menerangkan aibnya kepada orang lain, sehingga jelas bagi mereka bahwa dia hanya seorang yang riya atau sum\u2019ah.<br \/>\nBeliau melanjutkan, dalam hadits ini tidak ada batasan apakah di dunia atau akhirat saja. Karena itu, bisa jadi Allah akan membeberkannya di dunia, sehingga orang banyak mengetahui aibnya, bisa pula di akhirat, dan inilah yang lebih berat. Wal\u2019iyaadzubillahi.<\/p>\n<p>Termasuk dalam hadits ini ialah orang yang memfasihkan lidahnya ketika berpidato, memperindah suaranya ketika membaca Al Quran, agar dikatakan suaranya bagus,fasih dan sebagainya. Atau dalam tulisan, sehingga menuai pujian, \u00a0tetapi sebatas itulah yang diterimanya, sayangnya tidak ada yang menembus ke dalam hati.<\/p>\n<p>Sabda Rasulullah shallallahu \u2018alaihi wa sallam:<\/p>\n<p>\u0645\u0646 \u064a\u0631\u0627\u0626\u064a \u064a\u0631\u0627\u0626\u064a \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0628\u0647<\/p>\n<p>Riya diambil dari \u0631\u0623\u0649 Yg menunjukkan kata kerja melihat.<\/p>\n<p>Riya ialah melakukan sesuatu agar dilihat orang lain.<\/p>\n<p>Ibnu Hajar Al Haitsami menyebutkan:<br \/>\nRiya ialah keinginan orang yang beramal bukan karena Wajah Allah Ta\u2019ala, misalnya: agar dilihat orang ibadahnya bagus, lalu dia pun memperoleh kedudukan, harta atau sanjungan dari mereka.\u00a0Semua amalan yang di dalamnya terdapat riya terhitung amalan yang buruk. Bagaimana tidak?<\/p>\n<p>Karena riya dan sum\u2019ah adalah salah satu bentuk kesyirikan, yakni syirik kecil. Amalan yang bercampur dengan keduanya tidak akan diterima.<\/p>\n<p>Allah berfirman dalam hadits qudsi:<\/p>\n<p>\u0623\u0646\u0627 \u0623\u063a\u0646\u0649 \u0627\u0644\u0634\u0631\u0643\u0627\u0621 \u0639\u0646 \u0627\u0644\u0634\u0631\u0643. \u0645\u0646 \u0639\u0645\u0644 \u0639\u0645\u0644\u0627 \u0623\u0634\u0631\u0643 \u0645\u0639\u064a \u0641\u064a\u0647 \u063a\u064a\u0631\u064a \u062a\u0631\u0643\u062a\u0647 \u0648 \u0634\u0631\u0643\u0647.<\/p>\n<p>Aku sekutu yang paling tidak memerlukan sekutu. Siapa yang mengerjakan amalan yang dia sekutukan bersama-Ku sekutu selain Aku dalam amalan itu, Aku biarkan dia dengan sekutunya.<\/p>\n<p>Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa neraka justru dikobarkan untuk orang-orang yang beramal, seperti membaca al qur\u2019an, yang ingin digelar qari, mujahid yang ingin dijuluki pahlawan dan hartawan yang ingin dipanggil sebagai muhsinin. \u00a0wal\u2019iyaadzubillah.<\/p>\n<p><strong>Bentuk-Bentuk Riya<\/strong><\/p>\n<p>Ada membagi riya menjadi lima, bisa melalui <strong>bentuk tubuh, pakaian, ucapan, tindakan atau amal<\/strong> dan teman yang berkunjung.<\/p>\n<p><strong>Tanda-Tanda Riya<\/strong><\/p>\n<p>\u2018Ali bin Abi Thalib mengatakn:<br \/>\nAda Tiga tanda-tanda Riya pada seseorang,malas kalau berada sendirian,semangat kalau di tengah orang banyak, semakin giat jika dipuji,berkurang kalau dicela.<\/p>\n<p><strong>Terapi Riya<\/strong><\/p>\n<p>Menghilangkan riya sangat sulit, memerlukan usaha keras,sungguh-sungguh dan terus menerus,dengan memerhatikan dua hal:\u00a0Menghilangkan Rasa senang akan pujian, dan sakitnya celaan, serta memutus semua keinginan terhadap apa yang ada pada orang lain.<\/p>\n<p>Yang kedua, berusaha keras menepis riya ketika dia datang. Tiga hal yang menjadi pendorongnya, harus disingkirkan, \u00a0yaitu tahu kalau ada orang yang melihat gerak geriknya, ada keinginan dilihat oleh mereka dan ada keinginan hati akan pujian mereka dan mendapat kedudukan baik di sisi mereka.<\/p>\n<p><strong>Terakhir<\/strong><\/p>\n<p>Riya adalah salah satu dosa besar, yang menampakkan kebodohan seorang manusia.<br \/>\nRiya mendatangkan murka Allah kepada pelakunya.<br \/>\nRiya menyebabkan kehinaan bagi pelakunya,di dunia dan bisa pula di akhirat.<br \/>\nSemoga Allah melindungi dan membersihkan hati kita dari riya, sesungguhnya Allah Maha Mengabulkan doa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis oleh: Al Ustadz Idral Harits Hafizhahullah Salah satu syarat diterimanya amalan ialah ikhlas karena Allah.Arti ikhlas ialah kita mengerjakan amalan itu hanya demi mengharap Wajah Allah dan kampung akhirat.\u00a0Sebab itulah amalan yang di kerjakan bukan karena Allah adalah sangat berbahaya bagi seseorang. Tampilannya elok, isinya busuk, na\u2019uzubillah min dzalik Lisannya berdzikir, tapi hatinya entah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1195,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[412,413,402],"class_list":["post-1166","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasehat","tag-riya","tag-sumah","tag-waspadalah-terhadap-perusak-bernama-sumah-dan-riya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1166","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1166"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1166\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}