{"id":10,"date":"2013-09-06T09:00:32","date_gmt":"2013-09-06T01:00:32","guid":{"rendered":"http:\/\/forumsalafy.net\/?p=10"},"modified":"2013-12-31T10:49:25","modified_gmt":"2013-12-31T02:49:25","slug":"10","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/forumsalafy.net\/?p=10","title":{"rendered":"Hakikat Hidup Manusia"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/WSI-2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11 alignleft\" alt=\"WSI-2\" src=\"http:\/\/forumsalafy.net\/wp-content\/uploads\/2013\/12\/WSI-2.jpg\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a>Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,<\/p>\n<p>\u201cWaktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak. Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.\u201d (Al Jawabul Kafi, 109)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, \u201cWaktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4,5,6,7,8],"class_list":["post-10","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasehat","tag-akhirhidup","tag-dzikir","tag-lalai","tag-manusiaterbaik","tag-umurmanusia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/forumsalafy.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}