Hikmah Di Balik Penyebutan Kenikmatan & Azab Akhirat

HIKMAH DI BALIK PENYEBUTAN KENIKMATAN & AZAB AKHIRAT

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,

أن عذاب الآخرة أعظم من عذاب الدنيا، كما أن نعيم الآخرة أكمل من نعيم الدنيا

Azab akhirat lebih berat daripada azab dunia, sebagaimana kenikmatan akhirat juga lebih sempurna daripada kenikmatan dunia.

ولكن الله سبحانه وتعالى يري عباده نموذجا من هذا، ومن هذا، لأنه لا يستقيم فهم الوعيد، ولا فهم الوعد، إلا بمشاهدة نموذج من ذلك

Akan tetapi, Allah subhanahu wa ta’ala memperlihatkan beberapa contoh tentang (azab) ini dan (kenikmatan) ini. Sebab, janji dan ancaman tersebut tidak akan dipahami dengan baik kalau tidak ada contoh yang bisa disaksikan.

لو كان الله توعد بالنار، ونحن لا ندري ما هي النار، فلا نخاف إلا خوفا إجماليا عاما

Kalau Allah memberi ancaman dengan api neraka, dalam keadaan kita tidak tahu apa itu api neraka, kita tidak menjadi takut kecuali takut secara global dan umum.

وكذ لك لو وعد بالنعيم والجنة، ولا نعرف نموذجا من هذا النعيم، لم يكن الوعد به حافزا للعمل

Demikian pula ketika Allah menjanjikan kenikmatan dan surga, sedangkan kita tidak mengetahui contoh kenikmatan tersebut, janji tersebut tidak mendorong seseorang untuk beramal.

Tafsir Al-Baqarah, karya Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin (2/11)

© 1441 / 2020 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.