KAMI ADALAH SALAFIYYIN BUKAN GOLONGAN SEMPALAN

KAMI ADALAH SALAFIYYIN BUKAN GOLONGAN SEMPALAN Sebagian ahlul bid’ah pada hari ini memberi julukan kepada Salafiyun sebagai Al-Madakhilah (pengikut Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, pen.), semoga Allah menjelekkan mereka atas apa yang mereka tetapkan. Sebelumnya mereka menjuluki kita dengan Al-Albaniyyin (pengikut Asy-Syaikh Al-Albani, pen.) dan Al-Jamiyah (pengikut Syaikh Muhammad Aman Al-Jami, pen.). Demikianlah keadaan ahlul ahwa wal bida’ dalam mencela muhaddits dunia Al-Imam Al-Albani rahimahullah dan Asy-Syaikh Al-‘Allamah Muhammad Aman Al-Jami rahimahullah. Demikian juga (ketika mencela) mawar masa ini ...

MEMBANTAH ORANG YANG MENYIMPANG ADALAH BAGIAN DARI NASEHAT BAGI ISLAM

MEMBANTAH ORANG YANG MENYIMPANG ADALAH BAGIAN DARI NASEHAT BAGI ISLAM As Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan hafizhahullah Soal: Apakah membantah orang yang menyimpang akan mengeraskan hati ? Jawab: Membantah orang-orang yang menyimpang, jika bantahan itu datang dari seorang ‘Alim yang indah dalam membantah, dan orang yang menyimpang tersebut terjatuh dalam kesalahan yang wajib untuk dibantah, maka ini merupakan nasehat bagi Islam dan muslimin. Naam. Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14249 ====================== الرد على المخالف من النصيحة للإسلام . السؤال : هل ...

SIAPAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN KELOMPOK NASHIRIYAH DAN ALAWIYYAH ?

SIAPAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN KELOMPOK NASHIRIYAH DAN ALAWIYYAH ? As Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan hafizhahullah Soal: “Sering kami mendengar adanya kelompok yang disebut Nashiriyyah dan Alawiyyah, siapakah yang dimaksud ? Dan mengapa mereka disebut dengan penamaan itu ? Jawab: Dikarenakan mereka adalah kelompok ekstrim dari kalangan Syi’ah. Mereka meyakini ketuhanan Ali radhiyallahu anhu. Mereka meyakini bahwa Ali adalah Tuhan lalu mereka mengibadahinya. Kita memohon kepada Allah keselamatan. Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14770 =========================== ما المقصود بالنصيرية والعلوية؟ السؤال: كثيرا ...

DIANTARA SEBAB POLIGAMI

DIANTARA SEBAB POLIGAMI Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Soal: “Ini merupakan perkara penting yang banyak terjadi di masyarakat. Yaitu, banyaknya wanita yang mengidap kemandulan. Hal itu mungkin disebabkan karena penyakit bawaan. Tapi mungkin juga karena sebab lainnya. Diantara sebabnya adalah, 1) Penggunaan obat-obatan pencegah kehamilan di masa awal pernikahan, 2) Penggunaan obat pencegah haidh, 3) Perkara yang termasuk dalam tipu daya musuh-musuh islam yang tidak kita ketahui. Pertanyaanku wahai Syaikh mulia adalah, bolehkah seorang suami menikah dengan wanita ...

TIDAK MENIKAH KARENA KHAWATIR TIDAK BISA BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA

TIDAK MENIKAH KARENA KHAWATIR TIDAK BISA BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA ? Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah Soal: “Wahai Syaikh yang mulia, aku ingin menikah, akan tetapi aku urung melakukannya karena khawatir tidak bisa berbakti kepada kedua orang tuaku. Apa sebaiknya yang aku lakukan ? Jawab: ” Keliru, saya tegaskan, menikahlah. Mungkin justru dengan menikah akan memudahkan bagimu berbakti kepada kedua orang tua. Karena jika engkau menikah, maka engkau telah menikah sesuai perintah Allah. Sedangkan ketaatan ...

APAKAH ORANG YANG MENDUKUNG TINDAKAN IKHWANUL MUSLIMIN DAN MEMAAFKANNYA IA TERGOLONG BERSAMANYA ?

APAKAH ORANG YANG MENDUKUNG TINDAKAN IKHWANUL MUSLIMIN DAN MEMAAFKANNYA IA TERGOLONG BERSAMANYA ? Syaikh Ubaid bin Abdillah bin Sulaiman al-Jabiry  حفظه الله تعالى Soal: “Apakah orang yang mendukung tindakan ikhwanul muslimin dan memaafkan mereka ia tergolong bersamanya ?” Jawab: “Saya tegaskan bahwa tidak ada kemuliaan baginya. Dikarenakan ikhwanul muslimin adalah kelompok ahlul bid’ah lagi sesat. Barangsiapa mendukung tindakan mereka padahal ia mengetahui kondisi mereka ini, maka ia tergolong bersamanya dan tidak ada baginya kemuliaan. Ia adalah seorang pengikut ikhwanul ...

BAGAIMANAKAH KRITERIA DALAM MEREALISASIKAN KAEDAH “SETIAP UCAPAN ORANG BISA DITERIMA DAN BISA DITOLAK” ?

BAGAIMANAKAH KRITERIA DALAM MEREALISASIKAN KAEDAH “SETIAP UCAPAN ORANG BISA DITERIMA DAN BISA DITOLAK” ? Syaikh Ubaid bin Abdillah bin Sulaiman al-Jabiry  حفظه الله تعالى Soal: “Bagaimanakah kriteria dalam mengamalkan kaedah [setiap ucapan orang bisa diterima dan bisa ditolak] ? Karena sebagian orang-orang yang menyimpang menjadikannya sebagai dalil untuk membantah nasehat para Ulama dan sekaligus untuk menerima argumentasinya tokoh-tokoh yang menyimpang ! Jawab: “Ini merupakan kaedah yang umum, dan terkhususkan dengan kaedah yang diterangakan oleh para Ulama terdahulu. Diantaranya adalah ...

TANGGAPAN RINGKAS TERHADAP UCAPAN ABDURRAHMAN BIN MAR’I

TANGGAPAN RINGKAS TERHADAP UCAPAN ABDURRAHMAN BIN MAR’I Asy-Syaikh Abul Mundzir Munir as-Sa’dy hafizhahullah Hendaklah Abul Hasan dan al-Hajury bergembira, dan sebelum mereka hizbiyun yang telah ditahdzir oleh asy-Syaikh Muqbil rahimahullah. Al-Halaby, Ar’ur, Abdurrahman Abdul Khaliq, dan al-Maghrawy hendaklah juga bergembira dengan kembalinya mereka kepada lingkup Ahlus Sunnah. Hal itu karena Ibnu Mar’i telah meletakkan sebuah kaedah yang sangat berbahaya dengan ucapannya: “Jika mengambil perkataan seorang ulama –walaupun selevel Rabi’ dan Ubaid dalam memvonis seseorang sebagai mubtadi’ dan mengeluarkannya dari ...

BOLEHKAH BERMUSYAWARAH DENGAN AHLI BID’AH DALAM PERKARA DUNIA

BOLEHKAH BERMUSYAWARAH DENGAN AHLI BID’AH DALAM PERKARA DUNIA Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad al-Madkhaly rahimahullah Pertanyaan: Bolehkah bermusyawarah dengan ahli bid’ah pada urusan-urusan dunia? Jawab: Ahli bid’ah bukanlah orang-orang yang bisa dipercaya, jadi mereka tidak boleh dimintai pendapat, dan mereka juga tidak boleh dimuliakan, karena mengajak bermusyarah mengandung pemuliaan dan penghormatan terhadap pihak yang diajak musyawarah. Padahal termasuk syarat yang harus pada pihak yang diajak musyawarah adalah dia harus orang yang terpercaya. Sementara ahli bid’ah bukanlah orang yang bisa dipercaya. ...

SEORANG SUAMI YANG BEPERGIAN JAUH TANPA KEPENTINGAN DAN MENINGGALKAN ISTRI DAN ANAK-ANAKNYA TAK TERURUSI

SEORANG SUAMI YANG BEPERGIAN JAUH TANPA KEPENTINGAN DAN MENINGGALKAN ISTRI DAN ANAK-ANAKNYA TAK TERURUSI Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Soal: “ Wahai Syaikh, akhir-akhir ini sebagian orang yang kami kenal keshalihannya bepergian jauh dari Saudi ke luar negeri sendirian. Mereka meninggalkan istri dan anak-anaknya. Sedangkan safarnya mereka ini tanpa kepentingan. Terlebih dengan sebab ini anak-anak mereka terlantar tak terurusi. Mohon bimbingan darimu wahai Syaikh. Jazakumullahu khairan. Jawab: “Demi Allah ini termasuk perkara yang menyedihkan. Seseorang safar (tanpa ...

© 1447 / 2026 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.