MELUPAKAN KETERGELINCIRAN SAUDARANYA
MELUPAKAN KETERGELINCIRAN SAUDARANYA
Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
“ما يزال التغافل عن الزلات من أرقى شيم الكرام، فإن الناس مجبولون على الزلات والأخطاء
Senantiasa melupakan ketergelinciran merupakan perangai tertinggi orang yang mulia. Karena manusia memang difitrahkan bisa tergelincir dan keliru.
فإن إهتم المرء بكل زلة وخطيئة
تعب وأتعب غيره
Maka jika seorang selalu menyibukan diri dengan ketergelinciran dan kekeliruan (orang lain), ia akan capek sendiri dan menyusahkan orang lain.
والعاقل الذكي من لا يدقق في كل صغيرة وكبيرة مع أهله وأحبابه وأصحابه وجيرانه
Maka seorang yang berakal dan cerdas adalah seorang yang tidak meneliti setiap (ketergelinciran) yang kecil dan yang besar pada keluarganya, orang-orang yang ia cintai, para sahabatnya dan tetangganya.
Oleh karena itu Imam Ahmad bin Hambal berkata:
تسعة أعشار حسن الخلق في التغافل “.
Sembilan persepuluh akhlak yang baik ada dalam melupakan ketergelinciran saudaranya.
? Tahdzib al-Kamal 19/370
Sumber : http://cutt.us/WRFgL
Artikel Terkait
ORANG YANG TERTIPU ADALAH YANG BERBUAT BURUK, NAMUN MERASA SEBAGAI ORANG YANG BAIK
11 Agustus 2025
PERINGATAN TAHUN BARU HIJRIYAH BUKAN TERMASUK SUNNAH NABI
26 Juni 2025
ANTARA BULAN RAMADHAN DAN NABI YUSUF
30 Maret 2023
DI ANTARA BENTUK IBADAH YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021
IBADAH HARTA YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021