Berprasangka Buruk Terhadap Orang Yang Mumayyi’ Dalam Menghadapi Ahli Bid’ah
BERPRASANGKA BURUK TERHADAP ORANG YANG MUMAYYI’ (LEMBEK DALAM MEMBELA MANHAJ AHLUS SUNNAH) DALAM MENGHADAPI AHLI BID’AH
Berkata Al ‘allamah as-Syaikh Zaid Al Madkhali -rahimahullahu Ta’ala- :
“Boleh berprasangka buruk (su’udzhon) terhadap seseorang yang melakukan sebab-sebab tamyi’ (lembek dalam membela Sunnah).
Seperti orang yang engkau lihat dia MARAH apabila disebut (kerusakan) ahli bid’ah, disebutkan kritikan-kritikan tehadap mereka, dan manusia diperingatkan (ditahdzir) dari mereka dengan peringatan secara terang-terangan.
Atau engkau mendengarnya membela mereka (ahlul bid’ah) secara umum atau individu. Atau ada tanda-tanda yang menunjukkan, yang menjadi jelas dari tanda-tanda tersebut, bahwa orang tersebut bersifat mumayyi’ dalam manhaj Ahlus sunnah.
Maka jangan engkau turut melariskan peredarannya, dan jangan engkau mengarahkan (orang-orang) untuk mengambil (ilmu) darinya.
Hingga menjadi jelas bagimu keselamatannya, barulah engkau arahkan para penuntut ilmu untuk mengambil ilmu darinya.
Atau hingga jelas bagimu dukungannya kepada ahli bid’ah. Walaupun (hanya) dengan penyebaran milik mereka (ahlul bid’ah) dan tidak adanya pengingkaran terhadap mereka (ahlul bid’ah). Maka peringatkan dia dan peringatkanlah (orang-orang) darinya”.
Referensi: al-Ajwibah al-Atsariyah (halaman 93)
Alih Bahasa: Syabab Forum Salafy Indonesia
Artikel Terkait
ORANG YANG TERTIPU ADALAH YANG BERBUAT BURUK, NAMUN MERASA SEBAGAI ORANG YANG BAIK
11 Agustus 2025
PERINGATAN TAHUN BARU HIJRIYAH BUKAN TERMASUK SUNNAH NABI
26 Juni 2025
ANTARA BULAN RAMADHAN DAN NABI YUSUF
30 Maret 2023
DI ANTARA BENTUK IBADAH YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021
IBADAH HARTA YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021