Adab Penerus Jejak Sahabat
ADAB PARA PENERUS JEJAK SAHABAT
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيم
ٌ (الحشر: ١٠)
“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, ‘Ya Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau biarkan kebencian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang’.” (Surah Al-Hasyr : 10)
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin menjelaskan, “Mereka adalah orang-orang yang mengikuti para sahabat (Muhajirin dan Anshar) dengan baik, serta yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.
Mereka memuji para sahabat dengan ikatan persaudaraan dan bahwa para sahabat telah mendahului dalam keimanan, dan mereka memohon kepada Allah agar tidak menjadikan kebencian dalam kalbu mereka kepada para sahabat.
Oleh karena itu, siapa saja yang menyelisihi prinsip ini dan mencaci para sahabat, serta tidak mengakui hak-hak (keutamaan) mereka, maka tidak termasuk golongan (yang Allah puji) dalam ayat ini.
(Syarh al-‘Aqidah al-Washitiyah hlm. 459)
Artikel Terkait
ORANG YANG TERTIPU ADALAH YANG BERBUAT BURUK, NAMUN MERASA SEBAGAI ORANG YANG BAIK
11 Agustus 2025
PERINGATAN TAHUN BARU HIJRIYAH BUKAN TERMASUK SUNNAH NABI
26 Juni 2025
ANTARA BULAN RAMADHAN DAN NABI YUSUF
30 Maret 2023
DI ANTARA BENTUK IBADAH YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021
IBADAH HARTA YANG PALING AFDAL
25 Mei 2021