Hakikat Hidup Manusia
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak. Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.” (Al Jawabul Kafi, 109)
Artikel Terkait
INILAH GAMBARAN DUNIA KALIAN
25 Oktober 2025
MENCARI SAHABAT YANG MEMBANTUMU TAAT KEPADA ALLAH
22 Oktober 2025
NASIHAT SYAIKH ABDULLAH AL-BUKHARI UNTUK BERHATI-HATI DARI ORANG-ORANG JAHIL YANG MENDAHULUI AHLUL ILMI
29 Agustus 2021
KHUTBAH IDUL FITRI 1442 H/2021 M ANJURAN MEMPERBANYAK DOA
12 Mei 2021
Di Antara Sebab Lapangnya Dada
21 Juni 2020