Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 8

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Kedelapan ~ Ujub Ujub atau merasa kagum dan bangga dengan diri sendiri menjadikan pelakunya memuliakan dirinya sendiri, sehingga dia merasa senang dan cukup dengan apa yang dia miliki, akibatnya dia menganggap bahwa kebenaran tidak muncul kecuali dari dirinya, seakan-akan dia memang diberi tugas khusus untuk membawanya. […]

Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 7

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Ketujuh ~ Taqlid Orang yang taqlid (membebek) dinamakan oleh para Salaf sebagai imma’ah (ikut apa kata orang –pent), dan orang yang taqlid selalu mengikuti pendapat seorang ulama secara mutlak pada semua masalah. Semacam ini tidak diragukan lagi berarti dia telah memberi makna ma’shum kepada ulama tersebut […]

Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 6

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Keenam ~ Cinta Kedudukan Dan Kepemimpinan Tidak diragukan lagi bahwa bahwa jiwa memiliki keinginan-keinginan yang tercela berupa cinta dunia, ingin mendapatkan kemuliaan, berlomba-lomba mendapatkan harta, ingin memiliki kedudukan, dan hal-hal lainnya yang tercela menurut syari’at. Tabiat dasar manusia adalah zhalim dan suka melanggar hak orang lain, […]

Hal-Hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 3

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Kelima: RASA TAKUT Tidak diragukan lagi bahwa penindasan dan kekalahan menyebabkan orang-orang yang lemah jiwanya tunduk kepada kebathilan dan terus menetapinya karena ingin selamat dan menyerah kepada orang-orang yang memiliki kekuatan. Karena inilah para ulama menjelaskan besarnya perkara yang memalingkan dari kebenaran yang satu ini. […]

Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 3

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN Asy-Syaikh Hamad bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah KEEMPAT ~ MEREMEHKAN UPAYA MENCARI KEBENARAN Sebagian manusia ada yang meyakini kebathilan dan menganggapnya sebagai agama Allah, tetapi sebenaranya dia mengetahui ada pihak yang menyelisihi apa yang dia yakini dan dia anggap sebagai agama Allah itu, bahkan terkadang sampai kepadanya vonis sesat yang dilontarkan oleh orang […]

Hal-Hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 3

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN ” MEYAKINI ORANG YANG DI ATAS KEBATHILAN SEBAGAI ORANG-ORANG YANG DI ATAS KEBENARAN ”  [ Bagian Ketiga ] Asy-Syaikh Hamd bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Termasuk sebab terbesar yang memalingkan dari kebenaran adalah menganggap bahwa orang yang berada di atas kebathilan sebagai orang yang berada di atas kebenaran, dan orang yang menyelisihinya […]

Hal-Hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 2

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN ” MEYAKINI KEBENARAN SEBAGAI SESUATU YANG RUMIT DAN SUSAH DIPAHAMI ”  [ Bagian Kedua ] Asy-Syaikh Hamd bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah | | | Banyak orang-orang yang tidak memiliki ketelitian, tidak memiliki pengalaman, dan tidak memiliki pengetahuan terhadap nash-nash Al-Qur’an dan As-Sunnah serta maknanya, mereka meyakini bahwa kebenaran adalah sesuatu sesuatu […]

Hal-Hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Bagian 1

  HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN ” KEBODOHAN ”  [ Bagian Pertama ] Asy-Syaikh Hamd bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Kebenaran terang dan jelas, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ. “Dan sesungguhnya Kami telah memudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran.” (QS. Al-Qamar: 17) Jadi Allah memudahkan […]

Hal-hal Yang Memalingkan Dari Kebenaran – Muqaddimah

HAL-HAL YANG MEMALINGKAN DARI KEBENARAN [ MUQADDIMAH ] Asy-Syaikh Hamd bin Ibrahim Al-Utsman hafizhahullah Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menciptakan hamba-hamba-Nya di atas fithrah, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: فِطْرَتَ اللهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا. “Itu adalah fithrah yang Allah tetapkan manusia di atasnya.” (QS. Ar-Ruum: 30) Diantara fithrah manusia adalah mencintai kebenaran dan menginginkannya. Syaikhul […]