Shalat tarawih termasuk ibadah utama di bulan Ramadhan. Sering kita jumpai kaum muslimin memiliki perbedaan dalam praktik shalat tarawih ini, utamanya dalam jumlah rakaat. Uraian berikut insya Allah akan memperjelas mana di antara perbedaan tersebut yang lebih kuat. “Tarawih” dalam bahasa Arab adalah bentuk jamak dari تَرْوِيحَةٌ, yang berarti waktu sesaat untuk istirahat. [Lisanul ‘Arab, […]
Bolehkah Berpuasa Ketika Safar?
BOLEHKAH BERPUASA KETIKA SAFAR Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda: أَمَا يَكْفِيْكَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، وَمَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، حَتَّى تَصُوْمَ. “Tidakkah cukup bagimu dengan engkau berada di jalan Allah bersama Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, sampai-sampai engkau harus berpuasa.” Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (III/327): “Telah menceritakan kepada […]
Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 4
MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-6: HAL-HAL YANG DIPERBOLEHKAN KETIKA BERPUASA Hal-hal yang diperbolehkan ketika berpuasa: 1. Mencium (istri atau budak wanita –pent) bagi orang yang mampu menguasai dirinya. 2. Bersenang-senang (dengan istri atau budak wanita –pent) selain berhubungan badan bagi orang yang mampu menguasai dirinya 3. […]
Melepas Sandal Ketika Masuk Kuburan
Pertanyaan: Apakah melepas sandal waktu di kuburan itu sunnah atau bid’ah? Jawab: Disyariatkan bagi yang masuk kuburan untuk melepas kedua sandalnya, berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Basyir bin Al-Khashashiyyah radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: Ketika aku berjalan mengiringi Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, ternyata ada seseorang berjalan di kuburan dengan mengenakan kedua sandalnya. Maka Nabi shallallahu alaihi […]
Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 3
MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-5: HAL-HAL YANG DIANJURKAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERPUASA DAN SELAIN MEREKA Hal-hal yang dianjurkan bagi orang-orang yang berpuasa dan selain mereka: 1. Berusaha melihat hilal. 2. Berdoa ketika melihat hilal. 3. Memperbanyak doa. 4. Mendoakan kebaikan bagi kaum Muslimin. 5. Selalu menyebarkan […]
Asuransi Hakikat dan Pembagiannya
ASURANSI HAKIKAT DAN PEMBAGIANNYA ### Definisi Asuransi: Asuransi atau dlm bahasa fiqihnya dikenal dengan التأمين (at-ta’min) ialah sebuah akad atau aturan yang memberikan konsekuensi pada salah satu pihak, yaitu pihak penjamin (المُؤَمِّنُ) kepada pihak lain, yaitu pihak yang meminta jaminan (المُسْتَأْمَنُ) untuk menunaikan suatu kesepakatan ketika terpenuhinya persyaratan atau jatuh tempo dalam bentuk penggantian tunai […]
Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 2
MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### BAB KE-3: KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PUASA Kewajiban-kewajiban puasa Ramadhan: 1. Wajib berhenti atau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa jika telah terbit fajar shadiq. 2. Wajib berhenti atau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sampai dipastikan matahari telah terbenam. 3. Wajib terus berniat […]
Mengingat Kembali Hukum-hukum Puasa ~ Bagian 1
MENGINGAT KEMBALI HUKUM-HUKUM PUASA Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushaby hafizhahullah ### MUQADDIMAH الحمد لله رب العالمين والعاقية للمتقين ولا عدوان إلا على الظالمين والصلاة والسلام الأتمان الأكملان على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. وأشهد أن لا إله إلا الله، وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. بلغ الرسالة وأدى الأمانة ونصح […]
Menghitung Tasbih Dengan Jari Ataukah Dengan Ruas Jari
MENGHITUNG TASBIH DENGAN JARI ATAUKAH DENGAN RUAS JARI Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah | | | Pertanyaan: Apa hukum menghitung tasbih dengan menggunakan jari dan bukan dengan ruas jari? Jawaban: Yang saya ketahui bahwasanya Nabi shallallahu alaihi was sallam menghitung tasbih dengan tangan kanan beliau. [1] Adapun hadits yang berbunyi: سَبِّحْنَ وَاعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ، فَإِنَّهُنَّ مُسْتَنْطَقَاتٌ. […]
Kapankah Wanita Haid Diwajibkan Mengqadha’ Shalat
KAPANKAH WANITA HAIDH DIWAJIBKAN MENGQADHA’ SHALAT Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Penanya: Fadhilatus Syaikh yang semoga diberi taufik oleh Allah, jika seorang wanita mengalami haidh pada awal waktu Zhuhur, apakah dia harus menqadha’ shalat? Asy-Syaikh: Tidak, dia hanya wajib mengqadha’ jika mengalami haidh di akhir waktu shalat. Jika dia mengalami haidh di akhir waktu shalat sementara […]