Tips Menuai Ilmu

Tipsmenuaiilmu1

TIPS MENUAI ILMU

Asy Syaikh Abdus Salam bin Barjas Rahimahullah

Seseorang berkata kepada seorang lainnya : “Bagaimanakah tips engkau bisa menuai Ilmu?”

Dia menjawab:   “Aku memburunya, ternyata aku temukan bahwa dia berada ditempat yang sangat jauh untuk dituju. Tak bisa diburu dengan bidikan anak panah. Tak bisa diraih dalam mimpi. Tak diwariskan dari Ayah ataupun Paman.

Aku berusaha untuk bisa menuju kesana dengan beralaskan waktu. Bersandarkan batu. Selalu begadang lagi banyak memandang.

Berjuang dengan pikiran. Menempuh jauhnya perjalanan, dan melintasi bahaya.

Lalu aku menemukannya berupa benih, yang tidaklah layak disia-siakan kecuali harus ditanam. Tidak layak ditanam kecuali hanya dalam sanubari. Tidak pula layak disiram kecuali hanya dengan belajar.

Beritahukan padaku. Apakah seseorang yang menghabiskan waktu siangnya untuk mengumpulkan harta, lalu dimalam harinya untuk mengumpuli istrinya. Akankah dia bisa menjadi seorang yang Faqih ?
Tentulah tidak mungkin, Demi Allah.

Ilmu tidaklah bisa dituai kecuali harus dengan memeluk buku catatan, memikul tinta, berbekal potongan roti, dan tanpa terputus, terus memburunya di malam dan siang harinya”.

Awaiq At Thalab Karya As Syaikh Abdus Salam bin Barjas -Rahimahullahu Ta’ala-

Faidah dari: Ustadz Hamzah Rifai La Firlaz Hafizhahullah

#################################################################################

قال رجل لآخر: بم أدركت العلم ؟
قال: طلبته فوجدته بعيد المراد، لا يصاد بالسهام، ولا يرى في المنام، ولا يورث عن الآباء والأعمام .
فتوسلت إليه بافتراش المدارِ، واستناد الحجر، وإدمان السهر وكثرة النظر، وإعمال الفكر ومتابعة السفر، وركوب الخطر، فوجدته شيئاً لا يصلح إلا للغرس ولا يغرس إلا في النفس، ولا يسقي إلا بالدرس .
أرأيت من يشغل نهاره بالجمع، وليله بالجماع هل يخرج من ذلك فقيهاً؟ كلا والله.
إن العلم لا يحصل إلا لمن اعتضد الدفاتر، وحمل المحابر، وقطع القفار، وواصل في الطلب الليل والنهار.
——
عوائق الطلب للشيخ
عبد السلام بن برجس-رحمه الله تعالي.

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.