Tahdzir Asy Syaikh Ubaid: Antara Al Imam dan Syaikh Ahmad Bazmul

Tahdzir Asy Syaikh Ubaid_Antara Al Imam dan Syaikh Ahmad Bazmul

TAHDZIR ASY SYAIKH UBAID: Antara Al Imam dan Syaikh Ahmad Bazmul

Pertanyaan: Afwan ustadz saya telah mendengar adanya tahdzir asy syaikh Ubaid terhadap Syaikh Ahmad Bazmul, naam. Lalu bagaimana?

Jawaban:

Alhamdulillah syaikh Rabi’ menasihati permasalahan ini untuk dikembalikan kepada ulama.

Syaikh Ubaid adalah ulama kita, ayah kita dan ketika beliau mentahdzir syaikh Ahmad Bazmul bukan mentahdzir manhajnya, hanya beberapa sikap yang dipandang oleh syaikh Ubaid salah. Na’am… dari beliau dan mungkin beliau sudah sebelumnya mengambil langkah-langkah namun masih tetap muncul kesalahan sikap tersebut dan syaikh Ahmad sendiri menyadari hal itu….walhamdulillah, segera mengucapkan terimakasih bersyukur dengan adanya tahdzir syaikh ubaid, tetapi tahdzir itu bukan terhadap manhajnya, adapun kesalahan bisa terjadi kepada seseorang. Ketika muadz bin jabbal radhiyallahuanhu faqihu shahabat, faqih min fuqaha ush shahabah muadz bin jabbal mengimami suatu kaum dengan menyebabkan akhirnya terfitnahnya seseorang. Apa kata Rasulullah terhadap muadz bin jabbal, “a fattan anta ya muadz?”  kalimat yang cukup keras, pernah mengucapkan kepada Abu dzar “sesungguhnya engkau sekarang ada sifat-sifat jahiliyah padamu”, apa? Manhajnya? Bukan manhajnya, ada beberapa hal yang Rasulullah memandang penting untuk diperingatkan dengan keras, naam, barakallahufiikum, tetapi siapa Abu dzar? Shahabi jalil, muadz bin jabbal salah satu ulama shahabah, naam…barakallahufiikum.

Tetapi hizbiyyun, pengikut ali halabi, al mutalawwinun, al laabun, al makirun atau disingkat MLM dalam bahasa indonesia, ya. Juga memanfaatkan kesempatan ini, kenapa antum kalian ketika ada tahdzir syaikh Ubaid terhadap Muhammad Al Imam segera menyebarkannya sementara ketika tahdzir beliau dari Syaikh Ahmad Bazmul kalian tidak berbicara, kalian sembunyikan?

Subhanallah, maka kita menjawab berbeda dua hal ini: syaikh Ubaid mentahdzir Muhammad Al imam terkait dengan manhajnya dan bidah yang dia lakukan. Sementara syaikh Ubaid berfatwa tentang syaikh Ahmad Bazmul bukan tentang manhajnya, dan syaikh Ahmad menerima hal itu, barakallahufiikum.. menyadari. Muhammad Al Imam mempertahankan diri, dengan gaya dan ciri khas dia, mempertahankan diri, seolah tidak berbuat kalah, ketika sebagian muridnya mengatakan bahwa syaikh kami menandatangani perjanjian itu karena terpaksa. Wah…ketika itu karena mukroh karena terpaksa, dan ini ada contohnya ini itu. Subhanallah dalam khutbah idul fitri Muhammad al imam berkhutbah bahwa menunjukkan menyampaikan dengan tegas bahwa dirinya tidak terpaksa, mungkin bingung itu murid-muridnya. Ya apa sih syaikh ini, masa syaikh ini, sudah dibersihkan ya dikotori lagi. Musykilah.

Barakallahufiikum ikhwana fiddin aazza niyallah wa iyyakum, demikian.jawaban terkait dengan permasalahan ini dan berbeda juga dari sisi 2 jenis tahdzir itu, tahdzir syaikh Ubaid terhadap Muhammad Al imam dan tahdzir beliau terhadap syaikh ahmad bazmul hafidzahullah dari sisi bahwa tahdzir syaikh ubaid terhadap muhammad al imam.

Didukung oleh ulama, tidak ada ulama yang mengingkarinya dari ulama besar naam barakallahufiikum sementara terkait syaikh ahmad bazmul beberapa ulama menasihatkan sudahlah para thalabul ilmi diam InsyaAllah ini sedang ditangani oleh para ulama. Oleh karena itu asatidzah diam asatidzah mengeluarkan tahdzir karena diijinkan oleh ulama, para asatidzah diam tidak menyebarkan atas dasar nasihat ulama.

Di Sampaiakan Oleh : Al Ustadz Luqman Ba’abduh hafizhahullah pada Daurah Mengambil Pelajaran Penting dari Kitab Asy Syariah al Imam Al Ajurry [Balik Papan 30 Muharram 1436H]

Download Audio Di Sini

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.