PEREKAT CINTA

PEREKAT CINTA Suaranya lirih membawakan rona kesedihan bercampur kecemasan. Dalam lirihnya (Sirah Umar bin Abdul Aziz hal.164), Umar bin Abdul Aziz bertutur dalam kata-kata qur’ani, “Sungguh! Aku amat takut terhadap adzab nan pedih, pabila aku durhaka kepada Rabb-ku”. Di hadapan Umar bin Abdul Aziz, seorang wanita shalehah figur kaum istri khusyuk mendengarkan. Setiap huruf yang diucapkan suaminya tidak ada yang ia lewatkan. Menusuk, mengarah dan tepat mengena di pusat hati. Fathimah istri Umar bin Abdul Aziz menangis. Tapi bukan ...

© 1440 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.