Mengapa Kebaikan itu Berat Dilakukan Seorang Hamba, dan Kejelekan itu Ringan Dilakukan?

Al-Imam al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata: وقـد سـئل بعـض السّـلف عـن سـبب ثقـل الحسـنة وخـفّة السّـيّئة Sebagian salaf ditanya; Apa sebabnya mengapa kebaikan itu berat dan kejelekan itu ringan dilakukan? Dia menjawab: لأنّ الحسـنة حضـرت مـرارتها وغـابت حـلاوتها فـثقلت فـلا يحمـلنّك ثقـلها عـلى تركـها Karena kebaikan itu telah hadir pahitnya dan belum terlihat manisnya (nikmat surga), maka berat (dilakukan). Maka janganlah beratnya itu membawamu untuk meninggalkannya. والسّـيّئة حضـرت حـلاوتها وغـابت مـرارتها فلـذلك خفّـت فـلا يحمـلنّك خـفّتها علـى ارتكابـها Sementara ...

MERANGKUM BANYAK PAHALA DENGAN NIAT

MERANGKUM BANYAK PAHALA DENGAN NIAT Dalam satu shalat sunnah engkau bisa mengumpulkan empat niat: shalat tahiyatul masjid, shalat sunnah (sebelum) Zhuhur, shalat sunnah antara adzan dan iqamat dan shalat sunnah wudhu. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy rahimahullah berkata: Diantara nikmat Allah adalah sesungguhnya amalan yang satu itu bisa menduduki kedudukan beberapa amalan. Maka jika seorang itu masuk masjid di waktu datangnya shalat rawatib dan ia shalat dua rakaat, ia meniatkan kalau itu adalah shalat rawatib dan shalat tahiyatul masjid, ...

© 1440 / 2018 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.