MENIKAH “LAGI” DENGAN BEKAL TAKWA DAN TAWAKKAL, ALLAH YANG AKAN MENANGGUNG REJEKI MEREKA

MENIKAH “LAGI” DENGAN BEKAL TAKWA DAN TAWAKKAL, ALLAH YANG AKAN MENANGGUNG REJEKI MEREKA Al-Fadhl bin Ziyad berkata: ※ Saya mendengar Abu Abdillah (Ahmad bin Hanbal) ditanya: “Apa pendapat Anda tentang menikah di zaman ini?” Maka beliau menjawab: مثل هذا الزمان ينبغي للرجل أن يتزوج، ليت أن الرجل إذا تزوج اليوم ثنتين يفلت، ما يأمن أحدكم أن ينظر النظرة فيحبط عمله. “Di zaman seperti ini sepantasnyalah bagi seorang pria untuk menikah, duhai kiranya jika seorang pria menikahi dua orang wanita ...

MENIKAHLAH DAN PERBANYAKLAH KETURUNAN

MENIKAHLAH DAN PERBANYAKLAH KETURUNAN* (ANAK) ✒️  Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah ? (Faedah Pertama) Banyak menikah, banyak keturunan. Dan ini merupakan perkara yang dikehendaki oleh syariat. Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi was salam bersabda: ( تزوجوا الودود الولود ) “Nikahilah al-wadud (wanita yang penyayang) dan al-walud (wanita yang subur).” Al-Wadud ialah wanita yang banyak rasa sayangnya, karena bila terjalin rasa sayang dan cinta antara sepasang suami isteri, maka akan banyak pertemuan antara keduanya. Apabila banyak ...

NASEHAT UNTUK YANG TIDAK MAU MENIKAH

NASEHAT UNTUK YANG TIDAK MAU MENIKAH Apa nasihat anda kepada orang yang tidak ingin menikah? Jawaban: Perkawinan atau menikah itu memiliki beberapa hukum : Diantara hukumnya adalah wajib bagi orang yang sudah mampu dan dikawatirkan dirinya akan terjerumus kedalam perzinaan. Maka menikah itu wajib atasnya untuk menjaga kehormatan dirinya. Diantara hukum (lain) nya adalah sunnah, yakni dianjurkan bagi orang yang sudah mampu yang tidak mengkawatirkan dirinya terjatuh ke dalam perzinaan. Maka orang ini dinasihatkan untuk menikah karena alasan yan ...

FAEDAH UNTUK YANG SUDAH MENIKAH DAN HENDAK MENIKAH

FAEDAH UNTUK YANG SUDAH MENIKAH DAN HENDAK MENIKAH Ucapan beliau rahimahullah: (” Dan seorang wanita menolak suaminya di tempat tidur”), yakni tidak boleh bagi seorang wanita jika suaminya memanggilnya ke tempat tidurnya untuk menolak, kecuali jika ia memiliki udzur syar’i ini dikecualikan. Adapun jika tidak ada udzur syar’i maka tidak boleh baginya menolak mendatangi ranjang suaminya jika suaminya memanggil ke sana. Telah datang dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, muttafaq ‘alaih, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Jika seorang ...

© 1441 / 2019 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.