SYARAH HADITS MENCEGAH DENGAN PENGUASA APA YANG TIDAK BISA DI CEGAH DENGAN AL-QUR’AN

SYARAH HADITS MENCEGAH DENGAN PENGUASA APA YANG TIDAK BISA DI CEGAH DENGAN AL-QUR’AN

Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz  رحمه الله

Pertanyaan: Apabila perkataan ini adalah hadits, maka jelaskan syarahnya kepada kami. “Sesungguhnya Allah mencegah dengan penguasa apa yang tidak bisa dicegah dengan Al-Quran.?”

Jawaban:

Ini adalah atsar yang terkenal dari Utsman radhiyallahu ‘anhu dan tsabit dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu Khalifah rasyid yang ketiga. Dan diriwayatkan dari Umar radhiyallahu’anhu juga :

“Sesungguhnya Allah mencegah dengan penguasa apa yang tidak bisa dicegah dengan Al-Quran.”

Maknanya, tercegah dengan Penguasa perbuatan-perbuatan haram lebih banyak daripada apa yang tercegah dengan Al-Quran. Karena sebagian manusia lemah imannya, tidak berpengaruh padanya ancaman-ancaman dan larangan-larangan Al-Quran, bahkan dia menerjang keharaman-keharaman dan tidak perduli.

Akan tetapi tatkala mengetahui kalau di sana ada hukuman dari penguasa, diapun tercegah (dari melakukan keharaman), takut hukuman dari penguasa. Maka Allah mencegah dengan penguasa, yakni dengan hukuman penguasa tercegah dengannya sebagian penjahat lebih banyak daripada apa yang tercegah dengan Al-Quran. Karena lemahnya iman mereka dan sedikitnya rasa takutnya mereka kepada Allah akan tetapi mereka takut kepada penguasa agar penguasa tidak menyakiti mereka, atau memudharatkan mereka atau merebut harta dari mereka atau mengusir mereka dari negerinya, maka mereka takut kepada penguasa dalam hal itu. Maka mereka tercegah dari melakukan berbagai perbuatan mungkar yang mereka takutkan akan sanksi yg dikenakan oleh penguasa padanya. Dalam keadaan iman mereka lemah, maka mereka tidak tercegah dengan ancaman-ancaman dan larangan-larangan Al-Quran, karena kelemahan iman mereka dan pandangan ilmu mereka. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.

Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan.

Sumber: http://www.binbaz.org.sa/node/19318

* Alih bahasa: Ustadz Abu Hafs Umar al Atsary hafizhahullah

—————————————

شرح حديث ( إن الله ليزع بالسلطان ما لا يزع بالقرآن

إذا كان هذا الكلام حديثاً فاشرحوه لنا، تقول: [[ إن الله ليزع بالسلطان ما لا يزع بالقرآن ]]؟

هذا أثر معروف عن عثمان -رضي الله عنه-، وثابت عن عثمان بن عفان الخليفة الراشد الثالث -رضي الله عنه-، ويروى عن عمر أيضاً -رضي الله عنه-: (إن الله يزع بالسلطان ما لا يزع بالقرآن)، معناه يمنع بالسلطان باقتراف المحارم، أكثر ما يمنع بالقرآن؛ لأن بعض الناس ضعيف الإيمان لا تؤثر فيه زواجر القرآن، ونهي القرآن، بل يقدم على المحارم ولا يبالي، لكن متى علم أن هناك عقوبة من السلطان، ارتدع، خاف من العقوبة السلطانية، فالله يزع بالسلطان يعني عقوبات السلطان، يزع بها بعض المجرمين أكثر مما يزعهم بالقرآن لضعف إيمانهم، وقلة خوفهم من الله -سبحانه وتعالى-، ولكنهم يخافون من السلطان لئلا يفتنهم، أو يضربهم، أو ينسَّلهم أموالاً، أو ينفيهم من البلاد، فهم يخافون ذلك، فينزجرون من بعض المنكرات التي يخشون عقوبة السلطان فيها، وإيمانهم ضعيف، فلا ينزجرون بزواجر القرآن ونواهي القرآن؛ لضعف الإيمان وقلة البصيرة، ولا حول ولا قوة إلا بالله. جزاكم الله خيراً

Download
Judul: SYARAH HADITS MENCEGAH DENGAN PENGUASA APA YANG TIDAK BISA DI CEGAH DENGAN AL-QUR'AN Pembicara: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz رحمه الله Tanggal: 20 Shawwal 1436
© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.