Silsilah Bantahan Prinsip-prinsip Hadadiyyah – Bagian 1

Silsilah Bantahan Prinsip HadadiyyahSILSILAH BANTAHAN PRINSIP-PRINSIP HADADIYYAH

TERMASUK CIRI-CIRI AL HADADIYYAH :

  1. Kebencian dan pelecehan mereka terhadap para ulama salafiyyin zaman sekarang, terlebih lagi ulama Madinah. Bahkan sampai (membenci, mencelehkan) Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim dan Ibnu Abil Izz pensyarah (kitab Aqidah Thohawiyyah). Untuk menjatuhkan kedudukan mereka dan menolak ucapan-ucapan mereka.
  2. Ucapan mereka yang mentabdi’ (memvonis bid’ah) setiap orang yang terjatuh pada sebuah kebid’ahan. Dan Ibnu Hajar -Rahimahullohu- menurut mereka lebih keras dan lebih berbahaya (kebid’ahannya -pent) dibandingkan dengan Sayyid Qutub.
  3. Memvonis bid’ah, setiap orang yang tidak membid’ahkan orang yang terjatuh pada suatu kebid’ahan, memusuhinya dan memeranginya.

Tidak cukup bagi mereka (Hadadiyyah -pent), engkau mengatakan : “Fulan memiliki pemikiran Asy’ariyyah atau Asy’ariy”, bahkan wajib bagimu untuk mengatakan : ” Fullan mubtadi”.

Jika tidak, mereka akan memerangi, menghajr dan memvonis bid’ah orang tersebut.

  1. Haramnya “At Tarohhum” (mendo’akan “Rahimahullohu”) kepada Ahli bid’ah secara mutlak, tanpa membedakan apakah ia seorang Rofidhiy, Qodariy atau Jahmiy dengan seorang alim yang terjatuh pada suatu kebid’ahan.

Bersambung In Syaa Alloh…

Disusun oleh : Abu Juhhad Al Jazairiy
(Dari kitab “Khuturoh Al Hadadiyyah Al Jadiddah” dan “Manhajul Hadadiyyah” Syaikh Rabi’ -hafidhohulloh-)

Sumber artikel : http://www.tasfiatarbia.org/vb/showthread.php?t=12718

Alih bahasa : Ibrohim Abu Kaysa

© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.