SILSILAH ALLAMANI IMAM JARH WAT TA’DIL (bagian ke 1) – Asy-Syaikh Ahmad Bazmul Hafizhahullah-

SILSILAH ALLAMANI IMAM JARH WAT TA’DIL

Asy-Syaikh Ahmad Bazmul -hafizhahullah-

ALLAMANI 1

1.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau: agar aku tunduk kepada kebenaran dan meninggalkan kebathilan tanpa rasa berat sama sekali”

ALLAMANI 2

2.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau: agar tegar di atas As-Sunnah dan Manhaj Salaf, serta tidak goncang atau sempoyongan secara umum, dan di zaman fitnah secara khusus”

ALLAMANI 3

3.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau: agar aku menjauhi dari sikap senang terhadap popularitas, karena hal itu akan menghancurkan punggung (membinasakan -pent)”

ALLAMANI 4

4.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: orang yang menyelisihi kebenaran jika dia tidak bertaubat dan tidak rujuk, maka dia akan menjatuhkan dirinya

ALLAMANI 5

5.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: kebenaran pasti akan menang dan tidak mungkin akan dikalahkan, dan sesungguhnya pertolongan akan datang setelah kesabaran.”

ALLAMANI 6

6.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: yang mentazkiyah seseorang adalah perbuatan dan perkataannya sendiri, maka siapa yang baik amal dan dakwahnya, akan tersebar berita tentang kebaikannya tersebut.”

ALLAMANI 7

7.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: memuliakan ulama kibar dan tidak mendahului mereka, walaupun (menyikapi -pent) orang yang menyelisihi kebenaran benar-benar jelas penyelisihannya.”

ALLAMANI 8

8.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau bahwa: orang yang menyelisihi kebenaran seandainya dia menampakkan sikap untuk mengikuti kebenaran dan meminta nasehat, maka bersabar terhadapnya bukan karena menerimanya kembali secara mutlak begitu saja, tetapi dalam rangka memberinya kesempatan untuk benar-benar bertaubat.

ALLAMANI 9

9.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: tidak mengandalkan pendapat, tetapi berusaha mencari dalil dari As-Sunnah dan atsar

ALLAMANI 10

10.”Imamul Jarh wat Ta’dil Rabi’ Al-Madkhaly mengajarkan kepadaku dengan perkataan dan perbuatan beliau agar: tidak bersandar kepada diri sendiri, tetapi memohon pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla.”

Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=138702

© 1438 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.