Penjelasan Dan Pelurusan Kisah Abdurrahman Mar’i Ditolak Bertemu Asy Syaikh Ubaid Al-Jabiry حفظه الله

PENJELASAN DAN PELURUSAN KISAH ABDURRAHMAN MAR’I DITOLAK BERTEMU ASY-SYAIKH UBAID AL-JABIRY HAFIZHAHULLAH

بِسْم الله الرحمن الرحيم

ففي ليلة الأحد 12/رمضان/1436 وفي غرفة مسجد الرضوان استأذن عبد الله بن مرعي على شيخنا عبيد، وشاء الله فسبق لساني وقلت: عبدالرحمن بن مرعي.
-مع معرفتي بعبدالله بن مرعي- فامتنع الشيخ من استقباله؛ لظنه أنه عبدالرحمن صاحب الفيوش.
ومضی الأمر علی ذلك دون انتباه مني؛ لانشغالي بترتيب الأمور مع كثرة الطلبة، والله الموفق.

كتبه:عبدالواحد بن هادي المدخلي.

ليلة الأربعاء 15/رمضان/1436.

Pada malam Ahad, 12 Ramadhan 1436 H di sebuah ruangan masjid Ar-Ridhwan, Abdullah bin Mar’i meminta izin untuk menemui guru kami Asy-Syaikh Ubaid. Namun Allah menghendaki lisan saya salah menyebut dengan mengatakan ‘Abdurrahman bin Mar’i’, padahal saya mengenal Abdullah bin Mar’i. Maka Asy-Syaikh pun tidak mau menemuinya karena beliau menyangka yang datang tersebut adalah Abdurrahman pemilik markiz Fiyusy. Perkaranya berlalu begitu saja tanpa saya sadari, karena kesibukan saya mengurusi berbagai urusan disamping banyak murid. Allah saja yang memberi taufiq.

Ditulis oleh: Abdul Wahid bin Hady Al-Madkhaly
Malam Rabu, 15 Ramadhan 1436 H

Sumber: Majmu’ah al-Barokah Ma’a Akaabirikum

***************************

Catatan dan Faedah penting:

  1. Menunjukan sikap ilmiyah dan kejujuran Ahlussunnah wal Jama’ah, ketika terjadi kesalahan langsung rujuk dari kesalahan tersebut dan menjelaskan atau menyampaikan klarifikasi.
  2. Ketegasan sikap Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiry terhadap Abdurrahman bin Mar’i, bahwa beliau tidak mau menemuinya ketika disampaikan kepada beliau bahwa Abdurrahman bin Mar’i ingin bertemu dengan beliau.
© 1439 / 2017 Forum Salafy Indonesia. All Rights Reserved.